Prabowo kecam TNI Lebanon, 3 Prajurit Gugur di Misi UNIFIL
- account_circle adrian moita
- calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
- visibility 69
- comment 0 komentar
- print Cetak

prabowo kecam gugurnya prajurit TNI di Lebanon saat memberi penghormatan terakhir
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta (duasatunews.com) – Prabowo kecam TNI Lebanon setelah tiga prajurit Indonesia gugur saat menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) di wilayah konflik tersebut. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kecaman keras atas aksi kekerasan yang merenggut nyawa prajurit terbaik bangsa.
Dalam pernyataan resminya, Prabowo menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan karena merusak upaya menjaga perdamaian dunia. Ia juga menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban dan seluruh jajaran TNI.
“Kami mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya prajurit terbaik bangsa,” ujar Prabowo.
Prabowo kecam TNI Lebanon dan sikap tegas Indonesia
Pernyataan Prabowo kecam TNI Lebanon menegaskan posisi Indonesia yang konsisten dalam mendukung stabilitas global. Indonesia selama ini aktif mengirim pasukan perdamaian ke berbagai wilayah konflik di bawah naungan PBB.
Tiga prajurit yang gugur adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon. Mereka tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang bertugas menjaga keamanan di Lebanon.
Sebagai bentuk penghormatan, pemerintah memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada ketiga prajurit tersebut atas jasa dan pengabdian mereka.
Penghormatan terakhir bagi prajurit TNI
Presiden Prabowo Subianto menghadiri langsung prosesi penghormatan terakhir di Bandara Soekarno-Hatta. Jenazah para prajurit dibungkus bendera Merah Putih dan disambut dengan upacara militer penuh khidmat.
Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut, terutama saat keluarga, termasuk para istri prajurit, memberikan penghormatan terakhir. Negara memastikan bahwa jasa para prajurit akan selalu dikenang.
Komitmen menjaga perdamaian dunia
Melalui pernyataan Prabowo kecam TNI Lebanon, Presiden juga mengajak masyarakat untuk memperkuat persatuan nasional dan tidak memberi ruang bagi pihak yang ingin memecah belah bangsa.
Indonesia menegaskan akan terus berperan aktif dalam misi perdamaian dunia meskipun menghadapi berbagai risiko. Keikutsertaan dalam misi seperti UNIFIL menjadi bukti nyata kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas global.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tugas menjaga perdamaian bukan tanpa risiko. Namun demikian, semangat pengabdian prajurit Indonesia tetap menjadi kebanggaan bangsa.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
