Latihan Militer IRGC di Iran Selatan,Tengah Ketegangan AS
- account_circle adrian moita
- calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
- visibility 67
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kapal cepat milik IRGC meluncurkan rudal dalam latihan militer di perairan selatan Iran, sebagai bagian dari uji kemampuan tempur laut di tengah ketegangan regional.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Teheran, Iran, (duasatunews.com) – Latihan militer IRGC berlangsung di sepanjang pantai selatan Iran pada Selasa (24/2), seiring meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Dalam latihan skala besar ini, pasukan Garda Revolusi Iran menampilkan uji rudal balistik, pengerahan drone tempur, serta simulasi pertahanan pantai. Rangkaian kegiatan ini menguji kesiapan pasukan menghadapi berbagai skenario ancaman.
Latihan Gabungan 1404 Perkuat Kesiapan Tempur
Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyelenggarakan Latihan Gabungan 1404 untuk memperkuat kesiapan tempur dan koordinasi lintas unit. Kantor berita semi-resmi Fars melaporkan bahwa berbagai unit Pasukan Darat IRGC terlibat langsung dalam latihan ini. Para komandan kemudian menguji respons cepat pasukan serta integrasi sistem senjata darat dan laut melalui skenario latihan yang mereka susun.
Aktivitas Militer Berlanjut di Selat Hormuz
Sebelumnya, Angkatan Laut IRGC menggelar latihan besar di Selat Hormuz. Wilayah ini memiliki nilai strategis tinggi bagi jalur energi global. Karena itu, Mayor Jenderal Mohammad Pakpour memantau langsung jalannya latihan. Rangkaian latihan darat dan laut tersebut memperkuat pertahanan wilayah selatan Iran secara terpadu.
Ketegangan Iran–AS Masih Membayangi
Di sisi lain, Amerika Serikat meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Teluk Persia dengan mengerahkan kapal induk dan pesawat pengebom dalam beberapa pekan terakhir. Presiden AS Donald Trump menyatakan Washington akan mempertimbangkan opsi militer jika perundingan nuklir gagal mencapai kesepakatan. Meski demikian, Iran dan Amerika Serikat tetap melanjutkan perundingan nuklir tidak langsung setelah Oman memediasi proses tersebut di Jenewa.
Uji Rudal dan Drone Tempur
Dalam fase latihan di Iran selatan, latihan militer IRGC mencakup pengerahan drone tempur dan amunisi jelajah. Pasukan juga menguji rudal balistik Rezvan yang terintegrasi dengan drone bunuh diri Shahed-136. Integrasi sistem ini memungkinkan pasukan melancarkan serangan presisi terhadap target yang telah mereka tentukan sebelumnya.
Simulasi Pertahanan Pantai dan Peperangan Elektronik
Pada tahap berikutnya, pasukan khusus IRGC menjalankan simulasi untuk mencegah musuh mendekati garis pantai. Unit artileri serta sistem serangan pantai-ke-laut mendukung skenario tersebut. Komandan Pasukan Darat IRGC Brigadir Jenderal Mohammad Karami menegaskan bahwa seluruh unit menjalankan rencana latihan yang mencakup rudal, artileri, drone, lapis baja, dan unit mekanis. Pada saat yang sama, IRGC memperkuat pertahanan pasif di bidang peperangan elektronik untuk menghadapi potensi konflik modern.
Ketegangan tetap membayangi kawasan meski jalur diplomasi masih terbuka.
Sumber: Anadolu
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: DUASATUNEWS.COM
