Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah BWF Junior 2026
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
- visibility 149
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Ilustrasi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com – BWF Junior 2026 batal digelar di Indonesia setelah Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengembalikan hak tuan rumah kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).
Rencana awal menempatkan Kejuaraan Dunia Junior 2026 di Solo, Jawa Tengah, pada 12–18 Oktober. Namun, hasil evaluasi internal mendorong PBSI menilai kondisi saat ini belum memungkinkan untuk melanjutkan persiapan.
Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PBSI Bambang Roedyanto menyampaikan bahwa pengurus mengambil keputusan tersebut melalui pembahasan yang matang dan menyeluruh.
“Keputusan ini tidak mudah. Meski demikian, PBSI memilih langkah ini demi kepentingan terbaik semua pihak dan kelancaran penyelenggaraan,” ujar Bambang dalam keterangan tertulis, Sabtu.
Sebagai ajang pembinaan, BWF Junior 2026 memiliki peran penting bagi atlet muda dunia. Turnamen ini selama ini menjadi tolok ukur prestasi bulu tangkis junior di tingkat internasional. Banyak negara memanfaatkannya untuk menilai hasil pembinaan jangka panjang.
Meski Indonesia batal menjadi tuan rumah, PBSI menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung pengembangan bulu tangkis global. Kerja sama dengan BWF, menurut PBSI, akan terus berjalan dengan baik.
“Ke depan, kami tetap mendukung seluruh program dan kejuaraan internasional BWF. PBSI berkomitmen menjaga hubungan yang telah terjalin,” kata Bambang.
Selain itu, PBSI menyampaikan permohonan maaf kepada BWF dan para pemangku kepentingan. Organisasi ini memahami keputusan tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan.
Terkait pembinaan nasional, PBSI memastikan keputusan soal BWF Junior 2026 tidak mengganggu program yang sedang berjalan. Program pembinaan atlet junior tetap berlanjut. PBSI juga terus menyiapkan atlet muda agar siap bersaing di level internasional.
