Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » CoC Laut China Selatan Masuki Tahap Krusial

CoC Laut China Selatan Masuki Tahap Krusial

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 214
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Beijing, (duasatunews.com) – Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyatakan negosiasi pedoman tata perilaku atau CoC Laut China Selatan telah memasuki tahap krusial. Menurutnya, seluruh pihak berharap dapat mencapai kesepakatan mengenai aturan bersama di kawasan tersebut dalam waktu dekat.

“Dengan terus melaksanakan Deklarasi Perilaku Para Pihak (DoC), perundingan kini berada pada fase penting. Karena itu, semua pihak berharap dapat menyelesaikannya tahun ini,” kata Wang Yi dalam konferensi pers di Beijing, Minggu.

Sengketa Wilayah di Laut China Selatan

China mengklaim sejumlah pulau karang di Laut China Selatan sebagai bagian dari yurisdiksinya. Wilayah yang diklaim meliputi Kepulauan Spratly (Nansha), Paracel (Xisha), Pratas (Dongsha), serta Macclesfield Bank (Zhongsha).

Namun, beberapa negara Asia Tenggara juga mengklaim wilayah tersebut. Negara-negara anggota ASEAN seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Vietnam, dan Filipina mengajukan klaim atas sebagian kawasan yang sama.

Karena itu, ASEAN dan China menandatangani Declaration of Conduct (DoC) pada 2002. Kesepakatan tersebut bertujuan menjaga stabilitas kawasan dan mendorong penyelesaian konflik secara damai melalui dialog.

Upaya Mencapai Aturan Bersama

Meski demikian, negara-negara terkait masih belum mencapai kesepakatan final mengenai CoC Laut China Selatan. Padahal banyak pihak berharap aturan tersebut dapat menjadi pedoman yang lebih mengikat dalam mengelola sengketa.

Sementara itu, Filipina sering mengalami insiden dengan Penjaga Pantai China di wilayah sengketa. Oleh karena itu, pemerintah Filipina menjadikan percepatan penyelesaian pedoman tersebut sebagai prioritas saat memimpin ASEAN pada 2026.

Wang Yi menilai kawasan tersebut memerlukan mekanisme kelembagaan yang lebih kuat. Dengan mekanisme itu, negara-negara terkait dapat menjaga stabilitas dan mencegah konflik jangka panjang.

Selain itu, ia menegaskan China siap bekerja sama dengan semua pihak. Menurutnya, dialog dapat membantu negara-negara terkait menemukan titik persamaan sekaligus mengelola perbedaan.

Peran Strategis Kawasan

Di sisi lain, Laut China Selatan merupakan salah satu jalur perdagangan paling sibuk di dunia. Setiap tahun, kapal-kapal dari berbagai negara melintasi kawasan ini untuk mengangkut energi dan barang dagangan.

Meski terjadi sengketa wilayah, aktivitas pelayaran internasional tetap berjalan lancar. Selain itu, negara-negara di kawasan masih menjaga kebebasan navigasi di perairan tersebut.

Sengketa di Jalur Hukum Internasional

Sengketa di kawasan ini juga pernah masuk ke jalur hukum internasional. Pada 2013, Filipina mengajukan gugatan terhadap China ke Mahkamah Arbitrase Permanen di Den Haag.

Kemudian pada 2016, pengadilan memutuskan bahwa Zona Ekonomi Eksklusif sepanjang 200 mil laut menjadi hak Filipina untuk memanfaatkan sumber daya di wilayah tersebut.

Namun, pemerintah China menolak putusan tersebut. Beijing menilai keputusan arbitrase tidak sah dan tidak sesuai dengan prinsip dasar hukum internasional.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Cabut Izin Perusahaan yang Melanggar Aturan

    Prabowo Cabut Izin Perusahaan yang Melanggar Aturan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 449
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan sikap pemerintah dengan mencabut izin perusahaan yang melanggar aturan. Presiden menyatakan tidak akan ikut campur dalam proses pencabutan izin usaha, meskipun perusahaan tersebut berpotensi melibatkan pihak yang memiliki kedekatan pribadi maupun politik dengannya, termasuk kader Partai Gerindra. Prabowo menyampaikan pernyataan itu saat menghadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada […]

  • Workshop mengenai penguatan sains dan teknologi dalam menghadapi disrupsi global, dengan fokus pada manajemen krisis dan transformasi struktural, yang diadakan di Jakarta pada 23 April 2026, dengan pembicara Dr. Caasan Abidin, J.S. Brian Yuliarto, dan Profesor Takayoshi Watanabe

    Penguatan Sains dan Teknologi untuk Hadapi Disrupsi Global

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa penguatan sains dan teknologi, sinergi lintas sektor, serta kolaborasi internasional menjadi kunci bagi Indonesia dalam menghadapi disrupsi global. Menghadapi Disrupsi Global dengan Penguatan Sains dan Teknologi Indonesia kini menghadapi tantangan besar akibat ketidakpastian global yang mempengaruhi sektor perdagangan, impor, energi, dan rantai pasok. […]

  • nafas ekonomi batu bara Indonesia dari tambang hingga industri energi

    Nafas ekonomi dari komoditas padat hitam perut bumi

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)Transformasi batu bara ke produk bernilai tambah menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah. Hilirisasi membuka peluang baru, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dalam menjawab tuntutan global terhadap energi yang lebih berkelanjutan. Pengembangan artificial graphite untuk baterai kendaraan listrik menempatkan batu bara dalam rantai pasok industri masa depan. Ini menunjukkan […]

  • Menteri PU meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Dharmasraya di Sumatera Barat

    Menteri PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya, Target Rampung Juni 2026

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 151
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia Dody Hanggodo meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat (SR) tahap II di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Rabu. Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu prioritas Presiden RI Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menekan angka kemiskinan ekstrem di berbagai daerah. Sekolah Rakyat Dharmasraya Capai Progres Sembilan Persen Dody mengatakan […]

  • Gebyar Ramadan Cut Meutia Jakarta Pusat

    LAPORAN KHUSUS: GEBYAR 1 RAMADAN 1448 H DI MASJID CUT MEUTIA

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 351
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Gebyar Ramadan Cut Meutia menandai meningkatnya aktivitas ibadah dan ruang publik di Jakarta Pusat sejak malam pertama puasa. Ribuan jamaah memadati kawasan Menteng untuk berbuka bersama, memunculkan dampak sosial, ekonomi, dan pengelolaan ruang kota. Situasi tersebut berdampak langsung pada mobilitas warga dan pengelolaan ruang sekitar. Ramadan kerap menguji kesiapan pengurus masjid dan pemerintah […]

  • Ilustrasi program RTLH Sultra 2026 yang menampilkan pembangunan 600 rumah layak huni oleh Pemprov Sulawesi Tenggara dengan pekerja konstruksi di lokasi proyek

    Pemprov Sultra Gelontorkan Rp30 Miliar, 600 Rumah RTLH Bakal Diganti Hunian Layak

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 223
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)membangun 600 rumah layak huni dengan anggaran Rp30 miliar. Program ini menyasar warga berpenghasilan rendah yang masih tinggal di rumah tidak layak di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara. Selain itu, Pemprov Sultra menjalankan program ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah menargetkan warga menempati rumah yang lebih aman, sehat, dan layak huni. Survei Lapangan di 10 […]

expand_less