Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Standar Internasional Pertambangan Dinilai Penting Cegah Bencana Lingkungan

Standar Internasional Pertambangan Dinilai Penting Cegah Bencana Lingkungan

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • visibility 516
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Standar internasional pertambangan memegang peran penting dalam mencegah dampak lingkungan sekaligus memperkuat tata kelola sektor tambang di Indonesia. Dorongan penerapan standar tersebut semakin menguat setelah banjir melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir 2025.

Melalui kriteria yang lebih tinggi, standar internasional mampu menekan risiko kerusakan lingkungan. Selain itu, standar ini juga mendorong praktik pertambangan yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Standar Internasional Pertambangan Dinilai Lebih Ketat

Ketua Dewan Penasihat Social Investment Indonesia (SII), Jalal, menyatakan pemerintah sebenarnya telah menetapkan regulasi tata kelola sektor pertambangan. Namun, ia menilai standar internasional menerapkan persyaratan yang lebih ketat.

Menurut Jalal, standar tersebut dapat menjadi acuan utama dalam pengelolaan tambang. Terutama, standar ini menekankan aspek lingkungan, sosial, serta keberlanjutan jangka panjang.

Standar Internasional Pertambangan Dorong Insentif Usaha

Selain memperkuat tata kelola, Jalal menilai standar internasional pertambangan juga memberikan insentif nyata bagi perusahaan. Saat ini, banyak pembeli produk tambang dan lembaga keuangan mensyaratkan tata kelola yang ketat.

Oleh karena itu, perusahaan yang memenuhi standar internasional berpeluang memperoleh biaya modal (cost of capital) yang lebih rendah.
“Itu bisa menjadi iming-iming bagi perusahaan yang menerapkan tata kelola standar internasional,” ujar Jalal.

Pemerintah Perlu Aktif Mendorong Kepatuhan

Meski demikian, Jalal mengakui tidak semua perusahaan tambang mengejar insentif tersebut. Sebagian perusahaan tetap beroperasi tanpa tekanan dari pembeli maupun kreditor.

Dalam kondisi tersebut, Jalal menegaskan pemerintah perlu berperan aktif. Pemerintah, menurut dia, dapat mendorong kepatuhan perusahaan melalui penerapan standar internasional yang lebih tinggi.
“Pemerintah dapat meminta perusahaan menegakkan aturan melalui adopsi standar internasional,” katanya.

Beragam Standar Pertambangan Sudah Berlaku

Saat ini, sektor pertambangan Indonesia telah menerapkan berbagai standar. Misalnya, standar yang dikembangkan oleh Mining and Metallurgy Society of Indonesia (MMSGI) serta ISO 14001 sebagai sistem manajemen lingkungan.

Selain standar nasional, kerangka global seperti TCFD dan IFRS Sustainability Standards juga mendorong transparansi pelaporan risiko lingkungan serta keberlanjutan keuangan perusahaan.

Industri Nikel Mulai Terapkan Standar IRMA

Di tingkat global, industri pertambangan mengenal Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA) sebagai lembaga audit independen dengan standar tinggi.

Di Indonesia, industri nikel mulai menerapkan standar tersebut. Harita Nickel menjadi perusahaan pertama yang mengajukan audit IRMA. Selanjutnya, Vale Indonesia yang beroperasi di Sorowako mengikuti langkah serupa.

Awal 2026 Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Tambang

Jalal menegaskan standar internasional pertambangan belum bersifat wajib. Namun demikian, ia menilai penerapannya tetap penting, terutama ketika pemerintah masih melakukan audit terhadap berbagai bencana lingkungan.

Karena itu, Jalal memandang awal 2026 sebagai momentum bagi publik dan pemangku kepentingan. Menurutnya, momen ini dapat dimanfaatkan untuk mendorong tata kelola pertambangan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo dorong pembangunan universitas baru di Indonesia

    Seskab: Prabowo–Russell Group Bahas Kampus Baru dan Pertukaran Dosen

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 510
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Prabowo bangun 10 universitas baru untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi nasional. Karena itu, Presiden Prabowo Subianto menjadikan kerja sama internasional sebagai fondasi kebijakan pendidikan jangka panjang. Rencana tersebut mengemuka saat Presiden bertemu dengan Russell Group di London. Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pertemuan berlangsung pada Selasa (20/1/2026). Dalam […]

  • Mediasi Indonesia Iran dibahas Dubes Iran dalam keterangan pers di Jakarta

    Niat Mediasi Indonesia Disambut Iran, Namun Belum Ada Langkah Nyata

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 380
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Mediasi Indonesia Iran menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketegangan Timur Tengah. Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengapresiasi niat Pemerintah Indonesia untuk memfasilitasi dialog, meski hingga kini belum ada langkah konkret. Boroujerdi menyampaikan pernyataan tersebut saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin. Ia merespons pertanyaan wartawan terkait peluang Indonesia memediasi Iran […]

  • Pelanggaran pengabdian LPDP dibahas Direktur LPDP Sudarto dalam konferensi pers APBN Kita di Kementerian Keuangan

    LPDP Periksa 600 Awardee Diduga Abaikan Kewajiban Pengabdian

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 304
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah memeriksa sekitar 600 penerima beasiswa yang diduga tidak menjalankan kewajiban pengabdian. Dari pemeriksaan tersebut, LPDP menjatuhkan sanksi kepada delapan awardee, termasuk kewajiban pengembalian dana. Selain itu, 36 awardee lain mengikuti proses klarifikasi. Direktur LPDP Sudarto menyampaikan perkembangan ini dalam Konferensi Pers APBN Kita Januari 2026 di […]

  • Mendagri: Pemerintah Kembalikan TKD untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar Senilai Rp10,6 Triliun

    Mendagri: Pemerintah Kembalikan TKD untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar Senilai Rp10,6 Triliun

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 500
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — pengembalian TKD Sumatera menjadi kebijakan strategis pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir dan longsor. Melalui kebijakan ini, pemerintah mengucurkan kembali dana Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp10,6 triliun kepada Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan persetujuan […]

  • Jusuf Kalla Arab Saudi dukung stabilitas kawasan

    Jusuf Kalla Arab Saudi: Indonesia Dukung Stabilitas Kawasan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 295
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menegaskan dukungan Indonesia terhadap stabilitas dan keamanan Arab Saudi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Menurut Jusuf Kalla, Arab Saudi memiliki posisi penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Negara tersebut menjadi pusat umat Islam karena keberadaan Masjidil Haram serta berbagai tempat […]

  • Penyidik menelusuri aset korupsi FA dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU.

    Legislator Desak Aparat Kejar Seluruh Aset Diduga Hasil Korupsi FA

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 109
    • 6Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Anggota Komisi III DPR RI Rikwanto mendesak aparat penegak hukum menelusuri dan menyita seluruh aset yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) milik FA. Langkah itu bertujuan mengungkap aliran dana sekaligus menemukan pihak lain yang ikut terlibat. Rikwanto menilai penyidik tidak boleh berhenti setelah menetapkan tersangka. Aparat harus […]

expand_less