Prabowo Kerukunan Bangsa Jadi Modal Jaga NKRI
- account_circle adrian moita
- calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
- visibility 38
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan amanat pada peringatan Nuzululquran di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026). DUASATUNEWS.COM/sekretariat.kabinet
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (duasatunews.com) — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kerukunan bangsa menjadi modal utama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam berbagai kesempatan, Prabowo kerukunan bangsa sebagai kekuatan penting bagi Indonesia untuk menghadapi dinamika global.
Presiden menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan 1447 H/2026 M di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3) malam.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden menyoroti kondisi dunia yang penuh ketidakpastian. Dinamika geopolitik, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, ikut memengaruhi stabilitas global.
Menurut Teddy, Presiden mengingatkan masyarakat agar terus menjaga persatuan nasional. Ia juga mendorong masyarakat memperkuat kerukunan bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan internasional.
“Presiden menekankan bahwa bangsa Indonesia harus memperkuat persatuan dan kerukunan sebagai modal utama menghadapi berbagai tantangan global,” kata Teddy di Jakarta, Rabu.
Prabowo Tegaskan Tanggung Jawab Melindungi Rakyat
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan komitmennya sebagai kepala negara. Ia menyatakan pemerintah bertanggung jawab melindungi seluruh rakyat Indonesia serta menjaga keutuhan bangsa.
Prabowo juga mengingat amanat konstitusi yang menjadi dasar tugasnya sebagai presiden.
“Sebagai Presiden Republik Indonesia, saya selalu ingat tugas yang dibebankan kepada saya, yaitu melindungi seluruh tumpah darah Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.
Kerukunan Bangsa Perkuat Persatuan Nasional
Selain menyoroti kondisi global, Presiden juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai momentum memperkuat iman dan menjaga kerukunan bangsa.
Teddy menilai nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai tersebut juga dapat memperkuat solidaritas sosial di tengah dinamika global.
Pesan mengenai pentingnya persatuan juga sejalan dengan upaya pemerintah menjaga stabilitas nasional. Karena itu, Prabowo kerukunan bangsa sebagai fondasi penting untuk menjaga keutuhan NKRI.
Acara peringatan Nuzulul Qur’an tersebut dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sejumlah pimpinan lembaga negara juga menghadiri kegiatan tersebut. Mereka antara lain Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
