Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Danantara Rp800 Triliun: Prabowo Targetkan Setoran Tiap Tahun

Danantara Rp800 Triliun: Prabowo Targetkan Setoran Tiap Tahun

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 186
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Danantara Rp800 triliun menjadi target setoran tahunan dari pengelolaan aset negara. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan target tersebut dalam peringatan satu tahun Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta.

Menurut Prabowo, Danantara harus memberikan kontribusi besar bagi negara. Pemerintah menargetkan setoran sekitar 50 miliar dolar AS setiap tahun.

Target tersebut berasal dari perhitungan return on assets (ROA) minimal 5 persen. Pemerintah menghitung angka itu dari total aset yang dikelola Danantara.

Prabowo menjelaskan bahwa banyak perusahaan besar menghasilkan ROA sekitar 10 persen per tahun. Namun pemerintah menetapkan target awal yang lebih realistis. Sebab, Danantara baru memasuki tahun pertama pengelolaan aset negara.

“Kalau ROA mencapai 5 persen, negara dapat menerima sekitar 50 miliar dolar AS per tahun,” ujar Prabowo.

Target Danantara Rp800 Triliun dari Pengelolaan Aset

Pemerintah melihat potensi besar dalam pengelolaan aset negara. Karena itu, pemerintah mendorong Danantara meningkatkan kinerja secara bertahap.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan strategi jangka panjang. Strategi tersebut bertujuan memperkuat kontribusi aset negara terhadap perekonomian nasional.

Dalam beberapa tahun ke depan, Presiden berharap Danantara mampu mencapai ROA antara 10 hingga 15 persen per tahun. Jika target itu tercapai, penerimaan negara akan meningkat signifikan.

Namun demikian, pemerintah tetap memberikan apresiasi terhadap kinerja awal Danantara. Lembaga tersebut menunjukkan capaian yang cukup kuat selama tahun pertama operasionalnya.

Potensi Besar Aset BUMN

Prabowo menilai pengelolaan aset melalui Danantara memiliki peluang besar. Bahkan, lembaga itu mencatat ROA lebih dari 300 persen pada periode awal operasional.

Capaian tersebut menunjukkan potensi besar pengelolaan aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Karena itu, pemerintah ingin mengelola aset negara secara terintegrasi.

Selain meningkatkan efisiensi, strategi tersebut juga mendorong investasi strategis. Pada akhirnya, langkah ini diharapkan memperkuat kontribusi aset negara terhadap penerimaan nasional.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • silaturahmi Prabowo presiden pendahulu di Istana

    Silaturahmi Prabowo Presiden Pendahulu Perkuat Persatuan

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 231
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Silaturahmi Prabowo presiden pendahulu menjadi sorotan publik setelah Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah tokoh nasional ke Istana Kepresidenan. Pertemuan ini mempertemukan para mantan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia dalam satu forum kebangsaan. Pertemuan lintas generasi pemimpin bangsa tersebut dinilai sebagai langkah penting untuk menjaga komunikasi dan persatuan nasional. Dialog antar tokoh […]

  • Arsenal vs Tottenham Premier League 2025/2026 di Tottenham Hotspur Stadium

    Arsenal vs Tottenham 4-1: The Gunners Mengamuk

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 277
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Arsenal vs Tottenham tersaji panas dalam lanjutan Premier League 2025/2026. Dalam derby London tersebut, Arsenal tampil menggila dan menghajar Tottenham Hotspur dengan skor telak 4-1 di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (22/2/2026) malam WIB. Arsenal vs Tottenham: Eze Buka Keunggulan di Babak Pertama Sejak peluit awal dibunyikan, Arsenal langsung menekan pertahanan tuan rumah […]

  • KTT D-8 2026 membahas kerja sama ekonomi negara berkembang

    KTT D-8 2026: Indonesia Dorong Kerja Sama Ekonomi Konkret

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 325
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Konferensi Tingkat Tinggi Developing Eight (D-8) yang akan berlangsung di Jakarta pada April 2026 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi antarnegara berkembang. Pemerintah menargetkan forum ini menghasilkan kesepakatan nyata yang memberi dampak langsung, bukan sekadar pertemuan simbolik. Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan bahwa pemerintah kini menyusun agenda […]

  • Tolak Peredaran Narkoba, Mahasiswa dan Pemuda Landono Desak APH Bertindak Tegas

    Tolak Peredaran Narkoba, Mahasiswa dan Pemuda Landono Desak APH Bertindak Tegas

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Penolakan peredaran narkoba Landono semakin menguat seiring meningkatnya keresahan masyarakat. Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Pelajar Landono secara terbuka menyatakan sikap tegas terhadap maraknya peredaran narkoba yang mulai mengancam generasi muda dan ketertiban sosial di Kecamatan Landono. Ketua Umum Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Pelajar Landono, Brian Putra, menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman nyata […]

  • MANUVER PUTAR BALIK: Mafia Tanah Hanya Topeng Elite yang Terancam di Kendari

    MANUVER PUTAR BALIK: Mafia Tanah Hanya Topeng Elite yang Terancam di Kendari

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 576
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Pengalihan isu mafia tanah Kendari kini menguasai ruang publik dan percakapan media. Namun, ketika publik membacanya melalui pendekatan Issue Cycle Analysis, pola yang muncul tidak bersifat alami. Elite kekuasaan justru mendorong isu ini untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari persoalan yang lebih besar. Sejak awal, narasi mafia tanah tidak hadir sebagai penegakan hukum […]

  • Tambang Pulau Senja di Konawe Selatan

    “Tambang Galian C Diduga Ancam Pulau Senja dan Tanjung Kartika”

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Tambang Pulau Senja kembali menuai sorotan publik. Green Institute Sulawesi Tenggara (Sultra) menolak keras aktivitas pertambangan batu gamping di Pulau Senja dan Tanjung Kartika, Konawe Selatan, karena dinilai mengancam ekosistem pesisir dan ruang hidup masyarakat. Jakarta, 4 Januari 2025 — Green Institute Sulawesi Tenggara (Sultra) menolak keras aktivitas pertambangan batu gamping (galian C) yang diduga […]

expand_less