Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Tambang Ilegal Kawasan Hutan: Modus Makin Canggih

Tambang Ilegal Kawasan Hutan: Modus Makin Canggih

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 521
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Juru Bicara Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), Barita Simanjuntak, mengungkap tantangan teknis saat tim melacak tambang ilegal di kawasan hutan. Satgas PKH menerima laporan analisis dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menyoroti dugaan perputaran dana besar dari penambangan emas ilegal.

Barita menyebut medan sulit dan lokasi rawan sebagai hambatan utama. Selain itu, pelaku kini menyamarkan operasi tambang agar lolos dari pemantauan satelit.
“Modus tambang ilegal sekarang semakin canggih,” ujar Barita

Tambang Ilegal Kawasan Hutan Jadi Tantangan Satgas PKH

PPATK menyerahkan laporan analisis dugaan aliran dana dari Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) periode 2023–2025 kepada Satgas PKH. Nilai perputaran uang yang terdeteksi mendekati Rp 1.000 triliun atau Rp 992 triliun.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyatakan pihaknya telah meneruskan hasil analisis itu kepada penyidik kejahatan lingkungan.

Satgas PKH Verifikasi Lokasi dan Turun ke Lapangan

Satgas PKH kini memverifikasi lokasi tambang ilegal melalui audit dan investigasi lapangan. Tim memanfaatkan pemetaan kawasan hutan untuk menelusuri aktivitas ilegal di berbagai wilayah.

Barita menegaskan luasnya kawasan hutan Indonesia meningkatkan tingkat kesulitan. Meski begitu, tim terus bergerak melakukan penyelidikan, investigasi, dan peninjauan lapangan.

Teknologi Geospasial Jadi Andalan Pelacakan

Dalam pelacakan, Satgas PKH menggunakan teknologi geospasial dan metode scientific investigation. Tim memetakan lokasi, durasi aktivitas, serta memperkirakan jumlah sumber daya alam yang pelaku ambil secara ilegal.

Hingga kini, Satgas PKH menguasai kembali 8.822,26 hektare lahan tambang ilegal. Lahan itu berasal dari 75 korporasi yang beroperasi di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

“Di Sulawesi Tenggara terdapat 167 titik, Sulawesi Tengah 18 titik, dan Maluku Utara 13 titik,” kata Barita.

Nikel hingga Batu Kapur Jadi Sasaran Tambang Ilegal

Pelaku menambang nikel, batu bara, pasir kuarsa, dan batu kapur secara ilegal. Satgas PKH memanggil 32 korporasi untuk dimintai pertanggungjawaban. Sebanyak 22 perusahaan memenuhi panggilan. Sebagian menyatakan kesanggupan membayar denda administratif, sementara yang lain mengajukan keberatan atau tidak hadir.

Selain menertibkan tambang ilegal, Satgas PKH menertibkan alih fungsi hutan menjadi kebun sawit seluas sekitar 4,09 juta hektare. Pemerintah kemudian menyerahkan sebagian lahan itu kepada BUMN dan kementerian terkait untuk memulihkan fungsinya sebagai hutan lindung dan taman nasional.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI membantu korban bencana gempa Sulut di Manado

    Bencana Gempa Sulut: TNI Kerahkan Prajurit Bantu Pemulihan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 319
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Bencana gempa Sulut mendorong Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan prajurit untuk membantu pemulihan di wilayah terdampak, terutama di Kota Manado dan Kota Bitung, Sulawesi Utara. Langkah ini sekaligus mempercepat penanganan dampak gempa dan membantu masyarakat secara langsung. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal TNI Aulia Dwi Nasrullah mengatakan prajurit dari Kodam […]

  • Kenapa Invasi Amerika Serikat Ke Venezuela Sangat Problematika?

    Kenapa Invasi Amerika Serikat Ke Venezuela Sangat Problematika?

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 859
    • 0Komentar

    Jakarta, DuaSatuNews.com — invasi AS ke Venezuela kembali menjadi sorotan internasional setelah sejumlah pejabat Amerika Serikat menyampaikan opsi penggunaan kekuatan militer. Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi dari berbagai negara dan pengamat global. Wacana ini muncul di tengah [krisis politik Venezuela] yang belum menunjukkan tanda penyelesaian. Amerika Serikat terus menekan pemerintah Caracas melalui sanksi ekonomi dan […]

  • Starmer tolak ikut serangan Iran saat pidato di House of Commons

    Starmer Serangan Iran: Inggris Tak Ikut Operasi AS-Israel

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 367
    • 0Komentar

    LONDON, (duasatunews.com) – Starmer tolak ikut serangan Iran bersama Amerika Serikat dan Israel dalam fase awal konflik. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan keputusan tersebut saat menyampaikan pembaruan situasi di House of Commons pada Senin, 2 Maret 2026. Starmer menegaskan pemerintah Inggris tidak bergabung dalam serangan ofensif AS dan Israel. Ia menyatakan bahwa keputusan tersebut […]

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 979
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Teknologi gadget 2023 menghadirkan gelombang inovasi yang semakin menyatu dengan kehidupan manusia, mulai dari wearable pintar hingga sistem smart home berbasis kecerdasan buatan. Gadget kini tidak lagi sekadar alat bantu, tetapi solusi cerdas yang meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan efisiensi energi. Seiring waktu, perangkat pintar semakin menyatu dengan rutinitas harian. Gadget membantu […]

  • Susiwijono Moegiarso menjelaskan investigasi tarif AS Indonesia kepada media

    RI Perkuat Posisi Dagang, Temui USTR Bahas Investigasi Tarif AS

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Investigasi tarif AS Indonesia memasuki tahap lanjutan. Pemerintah Indonesia akan bertemu dengan United States Trade Representative (USTR) pada 12 Mei 2026 untuk mengklarifikasi data perdagangan yang telah disampaikan sebelumnya. Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyatakan pertemuan ini bersifat prosedural. Pemerintah tidak menemukan persoalan baru dalam proses tersebut. Ia menegaskan komunikasi sebelumnya telah […]

  • bansos belum cair 2026 bagi penerima manfaat baru

    Bansos Belum Cair 2026, Kemensos Catat 3 Juta Penerima Baru

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 373
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Bansos belum cair 2026 bagi sekitar tiga juta penerima manfaat baru karena masih dalam proses administrasi. Kementerian Sosial menyatakan sebagian besar penerima tersebut merupakan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa pemerintah memperbarui data penerima manfaat setiap triwulan. Melalui pembaruan tersebut, pemerintah menemukan keluarga […]

expand_less