Pencak Silat Kepribadian Bangsa, Tegas Prabowo di Munas IPSI
- account_circle adrian moita
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 40
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Prabowo Subianto
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta (duasatunews.com) – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pencak silat mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Menurut Prabowo, pencak silat tidak hanya berfungsi sebagai olahraga dan seni bela diri, tetapi juga menjadi bagian dari warisan budaya yang mengandung nilai-nilai luhur bangsa.
“Pencak silat memang olahraga dan seni bela diri, tetapi lebih dari itu mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia. Ini ilmu leluhur yang harus kita pegang teguh,” ujarnya.
Pencak Silat Kepribadian Bangsa dan Pembentukan Karakter
Prabowo menilai pencak silat sebagai bagian penting dari identitas nasional. Ia menekankan bahwa pencak silat membentuk karakter sekaligus menanamkan nilai kesatria.
Selain itu, pencak silat mengajarkan sopan santun, kerendahan hati, serta keberanian untuk membela kebenaran dan keadilan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam membangun kepribadian bangsa.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan menghormati budaya sendiri sebagai ciri bangsa yang besar.
Peran IPSI dalam Pencak Silat Kepribadian Bangsa
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengapresiasi peran IPSI dan seluruh perguruan silat yang terus menjaga serta mengembangkan pencak silat sebagai kebanggaan nasional.
“IPSI menjadi salah satu tonggak penting. Saya bangga dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan selama ini,” katanya.
Dukungan untuk Masa Depan Pencak Silat Indonesia
Prabowo menyatakan tidak akan melanjutkan jabatannya sebagai Ketua Umum PB IPSI. Meski demikian, ia tetap memberikan dukungan penuh kepada kepemimpinan baru yang akan melanjutkan program organisasi.
Ia optimistis pencak silat dapat terus berkembang hingga menembus ajang internasional, termasuk Olimpiade.
“Saya yakin pengganti saya akan berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade,” ujarnya.
Munas IPSI dan Penguatan Kepribadian Bangsa
Di akhir acara, Prabowo secara resmi membuka Munas XVI PB IPSI dengan pemukulan gong.
Selain itu, ia juga menyerahkan plakat penghargaan kepada sejumlah tokoh yang berkontribusi dalam pembinaan dan pengembangan pencak silat.
Penerima penghargaan antara lain Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
