Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Tarif Nol Persen Tekstil Indonesia Disepakati RI–AS

Tarif Nol Persen Tekstil Indonesia Disepakati RI–AS

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 565
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) — Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat menyepakati penghapusan tarif Bea Masuk hingga 0 persen untuk produk tekstil dan garmen asal Indonesia. Kesepakatan ini memperkuat hubungan dagang kedua negara sekaligus membuka peluang ekspor yang lebih luas bagi industri nasional.

Melalui mekanisme Tariff Rate Quota (TRQ), Amerika Serikat memberikan fasilitas tarif nol persen untuk volume tertentu produk tekstil dan garmen Indonesia. Dalam skema ini, Pemerintah AS menetapkan besaran kuota berdasarkan jumlah bahan baku tekstil yang Indonesia impor dari AS, termasuk kapas dan serat buatan.

Seluruh poin kerja sama perdagangan tersebut tercantum dalam dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ART). Kedua negara telah menandatangani perjanjian itu secara resmi sebagai dasar pelaksanaan kebijakan.

Skema Tarif Bebas untuk Ekspor Tekstil ke Amerika Serikat

Pemerintah menilai skema TRQ mampu menciptakan keseimbangan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat. Melalui kebijakan ini, Indonesia memperoleh akses pasar yang lebih kompetitif tanpa mengabaikan prinsip timbal balik dagang.

Selain itu, kepastian tarif memberi ruang bagi pelaku usaha tekstil dan garmen untuk menyusun strategi produksi dan ekspor secara lebih terencana. Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat meningkatkan kinerja industri tekstil nasional di pasar global.

Dampak Kebijakan Perdagangan bagi Industri dan Tenaga Kerja

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kesepakatan ini membawa dampak luas bagi perekonomian nasional. Menurutnya, sektor tekstil dan garmen saat ini menyerap sekitar 4 juta tenaga kerja secara langsung.

Jika memperhitungkan anggota keluarga para pekerja, kebijakan tersebut berpengaruh terhadap sekitar 20 juta masyarakat Indonesia. Airlangga menyampaikan pandangan itu dalam konferensi pers yang digelar secara virtual di Jakarta, Jumat.

Pengecualian Tarif untuk Produk Ekspor Indonesia

Secara umum, Amerika Serikat tetap menerapkan tarif resiprokal sebesar 19 persen terhadap produk impor asal Indonesia. Namun, Pemerintah AS memberikan pengecualian khusus bagi sejumlah produk yang tercantum dalam perjanjian ART.

Di luar tekstil dan garmen, sebanyak 1.819 pos tarif produk Indonesia memperoleh fasilitas pembebasan tarif hingga 0 persen. Produk tersebut meliputi minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik termasuk semikonduktor, serta komponen pesawat terbang.

Perjanjian Dagang RI–AS Tunggu Proses Legislasi

Airlangga menjelaskan bahwa perjanjian ART akan berlaku efektif 90 hari setelah kedua negara menyelesaikan proses hukum masing-masing. Di Indonesia, pemerintah akan mengawali tahapan tersebut melalui konsultasi dengan DPR RI. Di sisi lain, Amerika Serikat menuntaskan prosesnya melalui mekanisme internal parlemen.

Ia menegaskan kesepakatan ini bersifat dinamis dan memungkinkan penyesuaian tarif di masa depan. Kedua negara sepakat melakukan perubahan berdasarkan persetujuan tertulis bersama melalui dewan kerja sama yang akan dibentuk.

Pemerintah Percepat Implementasi Kesepakatan

Pemerintah Indonesia menargetkan percepatan proses legalisasi agar manfaat perjanjian segera dirasakan pelaku usaha dan masyarakat luas. Selain itu, pemerintah menilai kesepakatan ini sejalan dengan visi pembangunan jangka panjang menuju Indonesia Emas serta penguatan daya saing ekspor nasional.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Izin tambang PT AJS Wawonii masih tahap WIUP

    ESDM Sultra Pastikan Izin Tambang di Wawonii Masih Tahap Wilayah, Belum Ada Produksi

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sulawesi Tenggara (ESDM Sultra) menegaskan bahwa perizinan pertambangan PT Adnan Jaya Sekawan (AJS) di Pulau Wawonii belum memasuki tahap kegiatan tambang. ESDM Sultra mencatat izin yang ada baru berupa Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) untuk komoditas batuan diorit. Izin tersebut belum mencakup tahap eksplorasi maupun operasi […]

  • Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan usulan anggaran Kemenhan 2027 sebesar Rp334 triliun untuk mendukung modernisasi alutsista dan kesiapan TNI dalam rapat bersama Komisi I DPR RI di Jakarta.

    Kemenhan Usulkan Tambahan Anggaran Rp195 Triliun, Total Belanja Pertahanan 2027 Diusulkan Capai Rp334 Triliun

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp195 triliun untuk tahun 2027. Dengan tambahan tersebut, total anggaran pertahanan yang diajukan mencapai Rp334 triliun. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan usulan itu setelah mengikuti rapat Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu. “Kami sudah mengusulkan tambahan anggaran […]

  • Ilustrasi program RTLH Sultra 2026 yang menampilkan pembangunan 600 rumah layak huni oleh Pemprov Sulawesi Tenggara dengan pekerja konstruksi di lokasi proyek

    Pemprov Sultra Gelontorkan Rp30 Miliar, 600 Rumah RTLH Bakal Diganti Hunian Layak

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 502
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)membangun 600 rumah layak huni dengan anggaran Rp30 miliar. Program ini menyasar warga berpenghasilan rendah yang masih tinggal di rumah tidak layak di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara. Selain itu, Pemprov Sultra menjalankan program ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah menargetkan warga menempati rumah yang lebih aman, sehat, dan layak huni. Survei Lapangan di 10 […]

  • Pandji dan Panggung Komedi yang Berujung Laporan Polisi

    Pandji dan Panggung Komedi yang Berujung Laporan Polisi

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya setelah materi dalam pertunjukan stand up comedy bertajuk Mens Rea memicu polemik di ruang publik. Sejumlah kelompok menilai materi tersebut melampaui batas kritik dan berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat. Laporan Didaftarkan ke Polda Metro Jaya Kelompok yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi […]

  • KPK ambil alih kasus FA di Gedung Merah Putih KPK

    KPK Buka Peluang Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah Jika Penanganan Mandek

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 176
    • 4Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengambil alih perkara dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA), apabila Kejaksaan Agung tidak melanjutkan proses hukum sesuai ketentuan. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, meminta publik merujuk Pasal 10A Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019. Pasal tersebut mengatur […]

  • PW GHARIS Sumut Desak Kejati Audit Bupati Deli Serdang Terkait Pergeseran Anggaran Rp503 Miliar

    PW GHARIS Sumut Desak Kejati Audit Bupati Deli Serdang Terkait Pergeseran Anggaran Rp503 Miliar

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Rm
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MEDAN, (duasatunews.com) — Pimpinan Wilayah Gerakan Hak Asasi Dan Reformasi Indonesia Sejahtera Sumatera Utara (PW GHARIS Sumut) menggelar aksi unjuk rasa di Kejati Sumut pada Jum’at (16/10/2026). dalam hal itu mereka menyoroti kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang pergeseran anggaran senilai sekitar Rp503 miliar yang dinilai tidak transparan, cacat prosedur, serta berpotensi merugikan keuangan negara. […]

expand_less