Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Penipuan Mengatasnamakan KPK, Sahroni Bongkar Kasus

Penipuan Mengatasnamakan KPK, Sahroni Bongkar Kasus

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 310
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta (duasatunews.com) – Kasus penipuan mengatasnamakan KPK terungkap setelah Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni melaporkan permintaan uang mencurigakan yang mengatasnamakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga berujung pada penangkapan pelaku.

Peristiwa tersebut bermula ketika Sahroni menerima permintaan uang sebesar Rp300 juta dari seseorang yang mengaku sebagai bagian dari tim KPK. Permintaan itu disampaikan tanpa penjelasan terkait perkara hukum.

“Permintaan itu datang dari seseorang yang mengatasnamakan tim KPK dengan nilai Rp300 juta,” ujar Sahroni dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu.

Merasa janggal, Sahroni tidak memenuhi permintaan tersebut. Ia memilih melakukan verifikasi kepada pihak internal KPK. Hasil pengecekan memastikan bahwa tidak ada permintaan resmi dari lembaga tersebut.

Menindaklanjuti temuan itu, Sahroni segera meminta aparat untuk mengambil langkah hukum.

“Kalau tidak benar, tangkap saja,” katanya.

Setelah memastikan adanya penipuan mengatasnamakan KPK, pihak KPK berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk melakukan penindakan.

Dalam proses penangkapan, Sahroni turut membantu dengan menyerahkan uang sebagai bagian dari strategi pengungkapan pelaku. Langkah tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi pihak yang menerima uang.

Pelaku kemudian mendatangi Gedung DPR RI dan menemui korban di ruang tunggu pimpinan. Aparat yang telah bersiaga langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku beserta pihak lain yang terlibat.

Dari pengungkapan kasus tersebut, aparat menyita uang sekitar 17.400 dolar AS atau setara Rp300 juta. Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah atribut palsu, seperti stempel dan surat berkop KPK.

Pihak Polda Metro Jaya mengungkap pelaku berinisial TH (48) menggunakan identitas palsu untuk meyakinkan korban.

Sahroni menilai modus penipuan mengatasnamakan KPK tersebut berbahaya karena dapat merusak kepercayaan publik terhadap lembaga negara.

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi identitas pihak yang mengatasnamakan institusi resmi serta tidak mudah percaya pada permintaan uang dengan dalih pengurusan perkara.

Saat ini, aparat masih mendalami kasus tersebut dan menjerat pelaku dengan pasal penipuan dalam KUHP guna memberikan efek jera serta mencegah praktik serupa terulang.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • aksi massa terkait dugaan narkoba Lapas Kendari

    Usut Tuntas Dugaan Narkoba di Lapas Kendari

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 314
    • 1Komentar

    Jakarta, Duasatunews.com – Massa kembali turun ke jalan dalam Aksi Jilid II untuk menyuarakan keresahan publik terkait dugaan peredaran narkoba di Lapas Kelas IIA Kendari pada 6 Mei 2026. Mereka menilai persoalan tersebut sudah menjadi ancaman serius bagi integritas lembaga pemasyarakatan. Massa menegaskan bahwa lapas harus menjalankan fungsi pembinaan narapidana, bukan menjadi tempat berkembangnya tindak […]

  • pengembangan kelapa sawit Indonesia untuk energi nasional

    Pengembangan Kelapa Sawit Indonesia Fokus Prabowo

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 535
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pengembangan kelapa sawit Indonesia menjadi perhatian serius pemerintah untuk memperkuat ekonomi nasional. Presiden RI Prabowo Subianto menilai sektor ini mampu mendorong pertumbuhan industri sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Prabowo menyampaikan pandangan tersebut saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa […]

  • Dugaan Kejahatan Lingkungan PT TMS, Mahasiswa Desak KPK Usut

    Dugaan Kejahatan Lingkungan PT TMS, Mahasiswa Desak KPK Usut

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Koalisi Mahasiswa Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (26/1/2026). Dalam aksi tersebut, mereka mendesak KPK mengusut dugaan kejahatan lingkungan PT TMS di Sulawesi Tenggara. Para mahasiswa menilai KPK harus bertindak tegas dan terbuka. Mereka menegaskan penegakan hukum harus berjalan tanpa pengecualian, termasuk terhadap pihak […]

  • Tajir Melintir! Kekayaan Elon Musk Lampaui PDB Belgia dan Irlandia, Media Dunia Ramai Membicarakan

    Tajir Melintir! Kekayaan Elon Musk Lampaui PDB Belgia dan Irlandia, Media Dunia Ramai Membicarakan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 768
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Kekayaan Elon Musk kembali menjadi perhatian media internasional. Nilainya disebut melampaui produk domestik bruto (PDB) Belgia dan Irlandia. Fenomena ini menandai perubahan penting dalam peta kekuatan ekonomi global. Media ekonomi dunia mencatat bahwa pada akhir 2025 hingga awal 2026, nilai kekayaan Musk menembus USD 720 miliar atau setara lebih dari Rp11.000 triliun. […]

  • desain chip Indonesia melalui kerja sama Arm Limited

    Desain Chip Indonesia Didorong lewat Kerja Sama Danantara–Arm

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Pemerintah Indonesia menargetkan 15 ribu insinyur dapat mempelajari dan menguasai teknologi desain chip melalui kerja sama strategis antara Danantara dan Arm Limited. Kedua pihak menandatangani perjanjian kerja sama tersebut di London, Inggris, pada Senin (23/2). Pemerintah mengarahkan kemitraan ini untuk mempercepat peningkatan kapasitas dan kemandirian nasional dalam pengembangan teknologi strategis, khususnya di […]

  • krisis kemanusiaan Kuba pernyataan Donald Trump

    Krisis Kemanusiaan Kuba, Trump Buka Peluang Kesepakatan dengan Havana

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 529
    • 0Komentar

    JAKARTA, dusatunews.com – Krisis kemanusiaan Kuba kembali menarik perhatian internasional setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan keyakinannya bahwa Washington dan Havana dapat mencapai kesepakatan untuk memperbaiki kondisi di negara tersebut. Trump menyampaikan pernyataan itu kepada wartawan pada Minggu. Trump menilai situasi di Kuba tidak harus berkembang menjadi krisis berkepanjangan apabila kedua pihak membuka ruang […]

expand_less