Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » KTT D-8 2026: Indonesia Dorong Kerja Sama Ekonomi Konkret

KTT D-8 2026: Indonesia Dorong Kerja Sama Ekonomi Konkret

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 177
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Konferensi Tingkat Tinggi Developing Eight (D-8) yang akan berlangsung di Jakarta pada April 2026 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi antarnegara berkembang. Pemerintah menargetkan forum ini menghasilkan kesepakatan nyata yang memberi dampak langsung, bukan sekadar pertemuan simbolik.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan bahwa pemerintah kini menyusun agenda pertemuan secara intensif. Pemerintah ingin memastikan setiap pembahasan mengarah pada hasil konkret yang dapat segera ditindaklanjuti oleh negara anggota.

“Setiap negara anggota memiliki kekuatan ekonomi yang berbeda. Jika negara-negara itu menyatukan potensi, kerja sama ini akan membentuk kekuatan besar,” ujar Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Penguatan Kerja Sama Ekonomi Negara Berkembang

Indonesia memandang forum D-8 sebagai wadah strategis untuk memperluas kerja sama perdagangan, investasi, dan industri. Pemerintah mendorong negara anggota membangun kolaborasi berbasis kebutuhan nyata dan kepentingan bersama.

Melalui KTT ini, Indonesia mengajak negara anggota memperkuat koordinasi kebijakan ekonomi agar mampu menghadapi tekanan global. Pemerintah juga mendorong pertukaran pengalaman dalam pengelolaan ekonomi, pengembangan industri, dan peningkatan daya saing.

Jakarta Siap Menjadi Tuan Rumah

Pemerintah merencanakan Jakarta sebagai lokasi penyelenggaraan pertemuan tingkat tinggi tersebut. Tim teknis kini menilai sejumlah lokasi untuk memastikan kesiapan infrastruktur, keamanan, dan kelancaran agenda diplomatik internasional.

Selain pertemuan utama, Indonesia menyiapkan rangkaian kegiatan pendukung. Pemerintah ingin memanfaatkan momentum ini untuk memperluas jejaring kerja sama dan memperkuat peran Indonesia di forum internasional.

Indonesia Angkat Isu Kelautan

Wakil Menteri Luar Negeri RI Arief Havas Oegroseno menjelaskan bahwa Indonesia mengusulkan isu kelautan sebagai agenda tambahan. Menurutnya, seluruh negara anggota memiliki wilayah laut yang luas, tetapi kerja sama D-8 belum pernah membahas potensi tersebut secara khusus.

Indonesia mendorong negara anggota menjadikan kelautan sebagai bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan. Pemerintah menilai kerja sama di sektor maritim dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

Melalui KTT ini, Indonesia berharap negara anggota memperluas cakupan kerja sama agar tidak hanya berfokus pada daratan, tetapi juga mengoptimalkan potensi ekonomi maritim.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi massa menolak kemunduran demokrasi Indonesia

    Kemunduran Demokrasi Indonesia dan Krisis Substansi

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Penulis: Eni Samayati
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Kemunduran demokrasi Indonesia tidak muncul secara tiba-tiba. Sebaliknya, kekuasaan melemahkannya secara perlahan melalui kebijakan elitis, manipulasi hukum, dan pembatasan kritik publik. Di satu sisi, negara masih menggelar pemilu dan mempertahankan lembaga formal. Namun di sisi lain, praktik politik sehari-hari terus menggerus substansi demokrasi. Sejak awal, demokrasi menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. […]

  • Motor masuk Tol Sunter akibat banjir di Jalan Yos Sudarso

    Motor Masuk Tol Sunter Akibat Banjir Jalan Yos Sudarso

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Sejumlah pengendara sepeda motor memasuki gerbang Tol Sunter pada Senin (12/1/2026). Para pengendara mengambil jalur tersebut setelah banjir menutup sebagian ruas Jalan Yos Sudarso dan menghambat pergerakan kendaraan roda dua. Banjir Menghambat Arus Lalu Lintas Pantauan di lokasi menunjukkan genangan air mengganggu arus lalu lintas dan menyulitkan sepeda motor melintas. Karena kondisi […]

  • Kerusakan lingkungan tambang nikel di Indonesia

    “Nikel Berdarah, Alam Menangis: Di Balik Kilau Industri, Tersembunyi Derita Bumi dan Rakyat”.

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 611
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com | Indonesia kini berdiri di persimpangan sejarah. Di satu sisi, pemerintah mempromosikan hilirisasi nikel sebagai motor pertumbuhan ekonomi dan fondasi transisi energi global. Namun di sisi lain, praktik pertambangan nikel justru memicu krisis lingkungan dan ketimpangan sosial yang semakin dalam. Tata kelola tambang yang timpang, tidak akuntabel, dan terlalu memihak modal telah menciptakan […]

  • Macron Ungkap Fokus Pertemuan dengan Prabowo di Paris

    Macron Ungkap Fokus Pertemuan dengan Prabowo di Paris

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle adrian
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Presiden Prancis Emmanuel Macron memaparkan fokus pembahasan saat bertemu Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam jamuan makan malam di Istana Élysée, Paris, Jumat (23/1) malam waktu setempat. Presiden Prabowo menghadiri jamuan tersebut atas undangan langsung Presiden Macron. Pertemuan itu menjadi bagian dari agenda resmi kunjungan Prabowo ke Prancis. Lawatan Usai Hadiri WEF […]

  • makelar proyek Sultra pada proyek jalan

    FDR Geruduk Kejagung Desak Segera Periksa Pimpinan CV Berdaya Mediatama

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 520
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Dugaan praktik tidak sehat dalam pengelolaan proyek infrastruktur kembali mencuat di Sulawesi Tenggara. Publik kini menyoroti CV Berdaya Mediatama, kontraktor yang berulang kali memenangkan tender proyek bernilai miliaran rupiah. Perhatian publik menguat setelah proyek Peningkatan Jalan Asera–Amorome Utama di Kabupaten Konawe Utara dengan anggaran Rp10,8 miliar memicu kritik. Proyek tersebut gagal memenuhi […]

  • Aksi IPMKU Jakarta menuntut audit tambang nikel di Konawe Utara

    IPMKU Jakarta Soroti Dugaan Pelanggaran Tambang Nikel di Konawe Utara

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Jakarta, dusatunews.com | IPMKU Jakarta mendesak pemerintah segera mengaudit izin usaha pertambangan di Konawe Utara. Desakan tersebut mereka suarakan melalui Aksi Jilid IV sebagai bentuk konsistensi dalam mengawal dugaan pelanggaran hukum di sektor pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara, Senin (26/01/26). Dalam aksi unjuk rasa itu, massa IPMKU Jakarta memusatkan sorotan pada aktivitas PT Kembar Emas […]

expand_less