Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » Prabowo ke Rusia Bahas Energi dengan Vladimir Putin

Prabowo ke Rusia Bahas Energi dengan Vladimir Putin

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta (duasatunews.com) – Agenda Prabowo ke Rusia bahas energi menjadi fokus utama kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Rusia pada Minggu (12/4/2026). Selain itu, Prabowo juga akan bertemu Presiden Vladimir Putin untuk membahas kerja sama strategis.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan jadwal tersebut di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Menurutnya, keberangkatan berlangsung pada Minggu.

“Berangkatnya minggu ini. Dalam minggu ini. Iya, besok,” ujar Sugiono. Selanjutnya, ia menegaskan bahwa pertemuan ini akan membahas isu global.

Dalam pertemuan itu, Prabowo akan membahas isu strategis global. Khususnya, ia akan menyoroti sektor energi karena berdampak langsung pada kepentingan nasional Indonesia.

Fokus Energi dan Geopolitik Global

Pemerintah menempatkan kerja sama energi sebagai prioritas. Di sisi lain, pemerintah juga mencermati dinamika geopolitik global yang terus berkembang.

Oleh karena itu, melalui agenda Prabowo ke Rusia bahas energi, Indonesia berupaya memperluas kerja sama strategis sekaligus menjaga stabilitas di tengah ketidakpastian global.

Rangkaian Diplomasi ke Jepang dan Korea Selatan

Kunjungan ini melanjutkan diplomasi luar negeri Prabowo. Sebelumnya, ia mengunjungi Jepang dan Korea Selatan.

Di Jepang, Prabowo menemui Kaisar Naruhito dan berdialog dengan Perdana Menteri Sanae Takaichi. Selain itu, ia menghadiri forum bisnis Indonesia–Jepang yang menghasilkan kesepakatan senilai Rp401,71 triliun.

Kerja Sama Investasi dengan Korea Selatan

Sementara itu, di Korea Selatan, Prabowo bertemu Presiden Lee Jae Myung dan mendorong penguatan kemitraan strategis.

Tak hanya itu, pemerintah dan pelaku usaha menandatangani 27 nota kesepahaman (MoU). Kesepakatan tersebut mencakup kerja sama pemerintah dan bisnis dengan nilai total sekitar Rp174 triliun.

Dampak Strategis Kunjungan

Secara keseluruhan, agenda Prabowo ke Rusia bahas energi menunjukkan upaya pemerintah memperkuat kerja sama global.

Ke depan, pertemuan dengan Putin diharapkan membuka peluang baru bagi hubungan bilateral Indonesia–Rusia. Dengan demikian, Indonesia dapat memperkuat posisi dalam menghadapi tantangan energi global.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • May Day 2026 Monas dipadati buruh berjalan kaki menuju lokasi aksi di Jakarta Pusat

    Gelombang Buruh Padati Monas di May Day 2026, Presiden Dijadwalkan Hadir

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja memusatkan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jumat pagi. Massa mulai berdatangan sejak pukul 08.00 WIB dan langsung mengarah ke panggung utama di lapangan barat. Arus kendaraan yang membawa peserta memadati sejumlah ruas jalan menuju lokasi. Bus dan kendaraan pribadi […]

  • Membangun Konawe Lebih Cerah: Jangan Tunggu Masa Depan Datang Sendiri

    Membangun Konawe Lebih Cerah: Jangan Tunggu Masa Depan Datang Sendiri

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 425
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Konawe sebenarnya tidak kekurangan apa pun. Tanahnya subur, sumber dayanya melimpah, dan anak mudanya banyak. Yang sering kurang justru satu hal penting: kesadaran bersama bahwa masa depan tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus kita bangun sejak sekarang. Selama ini, banyak pihak mengukur pembangunan dari jalan yang mulus atau bangunan yang berdiri megah. […]

  • AS Keluar Organisasi Internasional, Pakar Mesir Soroti Dampak Global

    AS Keluar Organisasi Internasional, Pakar Mesir Soroti Dampak Global

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 372
    • 0Komentar

    KAIRO, duasatunews.com — AS keluar organisasi internasional berpotensi membawa dampak luas terhadap negara-negara berkembang dan tatanan sistem internasional. Oleh karena itu, kebijakan luar negeri Amerika Serikat ini menarik perhatian para pengamat hubungan internasional, terutama terkait pendanaan dan efektivitas lembaga global. Dampak Pendanaan bagi Organisasi Internasional Dalam wawancara dengan Xinhua, Abu-Bakr Al-Desouky, pakar hubungan internasional dan […]

  • distribusi pangkalan LPG 3 kg gratis untuk masyarakat

    Pendaftaran Pangkalan LPG Gratis

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com)//Pendaftaran pangkalan LPG gratis menjadi kebijakan resmi PT Pertamina Patra Niaga. Namun, informasi berbayar yang beredar di media sosial tidak benar dan berpotensi menyesatkan masyarakat. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu membayar biaya apa pun untuk menjadi pangkalan LPG. Ia memastikan perusahaan menjalankan proses tersebut sesuai aturan […]

  • Workshop mengenai penguatan sains dan teknologi dalam menghadapi disrupsi global, dengan fokus pada manajemen krisis dan transformasi struktural, yang diadakan di Jakarta pada 23 April 2026, dengan pembicara Dr. Caasan Abidin, J.S. Brian Yuliarto, dan Profesor Takayoshi Watanabe

    Penguatan Sains dan Teknologi untuk Hadapi Disrupsi Global

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa penguatan sains dan teknologi, sinergi lintas sektor, serta kolaborasi internasional menjadi kunci bagi Indonesia dalam menghadapi disrupsi global. Menghadapi Disrupsi Global dengan Penguatan Sains dan Teknologi Indonesia kini menghadapi tantangan besar akibat ketidakpastian global yang mempengaruhi sektor perdagangan, impor, energi, dan rantai pasok. […]

  • AI Dimasa Depan Bukan Pengganti Anak Muda, Tapi Alat yang Membuat Anak Muda Menjadi Lebih Hebat

    AI Dimasa Depan Bukan Pengganti Anak Muda, Tapi Alat yang Membuat Anak Muda Menjadi Lebih Hebat

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Jakarta | duasatunews.com — Peran kecerdasan buatan bagi anak muda semakin penting di era digital. Perkembangan teknologi yang cepat sering menimbulkan kekhawatiran. Banyak orang mengira kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) akan menggantikan peran manusia. Pandangan ini tidak sepenuhnya benar. Anak muda justru memiliki posisi strategis dalam perkembangan teknologi. Mereka tumbuh di lingkungan digital dan […]

expand_less