Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Kapolri Janji Usut Tuntas

Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Kapolri Janji Usut Tuntas

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 328
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Kasus penyiraman air keras Andrie Yunus mendapat perhatian serius dari pemerintah. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Presiden Prabowo Subianto memerintahkan kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional dan transparan.

Kapolri menegaskan bahwa polisi akan bekerja maksimal untuk mengungkap pelaku penyerangan terhadap aktivis KontraS tersebut.

“Saya telah menerima perintah langsung dari Bapak Presiden untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan transparan,” kata Sigit saat kunjungan kerja di Stasiun Surabaya Gubeng, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026).

Ia menambahkan, polisi akan menggunakan metode scientific crime investigation untuk mengungkap pelaku. Melalui metode tersebut, penyidik dapat menganalisis bukti secara ilmiah dan sistematis.

Polisi Kumpulkan Informasi dan Buka Posko Pengaduan

Polisi saat ini terus mengumpulkan informasi terkait kasus tersebut. Penyidik memeriksa sejumlah saksi dan mempelajari berbagai bukti yang tersedia.

Selain itu, kepolisian akan membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang mengetahui peristiwa tersebut.

“Kami akan membuka posko pengaduan agar masyarakat dapat menyampaikan informasi secara langsung kepada penyidik,” ujar Sigit.

Melalui posko ini, polisi berharap masyarakat dapat membantu proses pengungkapan kasus. Informasi dari masyarakat dapat mempercepat penyelidikan.

Kasus Serangan Air Keras Masuk Tahap Penyidikan

Sementara itu, polisi telah meningkatkan status perkara dari penyelidikan menjadi penyidikan. Penyidik mengambil langkah tersebut setelah menemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Dengan status penyidikan, polisi dapat memeriksa saksi lebih lanjut dan mengumpulkan alat bukti tambahan.

Namun hingga saat ini penyidik belum menetapkan tersangka. Polisi masih terus mendalami berbagai keterangan saksi dan bukti yang tersedia.

Kronologi Penyerangan terhadap Aktivis KontraS

Peristiwa penyiraman air keras Andrie Yunus terjadi setelah korban merekam podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Podcast tersebut membahas tema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.

Setelah kegiatan itu selesai, dua orang tak dikenal mendekati korban. Mereka kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras ke tubuh korban.

Serangan tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius. Luka muncul pada tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta area mata.

Tim medis memeriksa kondisi korban dan menemukan luka bakar sekitar 24 persen pada tubuhnya. Kasus ini kemudian menarik perhatian publik dan memicu berbagai tanggapan dari organisasi masyarakat sipil.

Sumber : iNews.id 

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Hanya Nikel, Ini Lingkaran Kekayaan Pulau Sulawesi

    Bukan Hanya Nikel, Ini Lingkaran Kekayaan Pulau Sulawesi

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 595
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Ketergantungan ekonomi pada satu komoditas tambang berisiko menimbulkan kerentanan fiskal dan tekanan lingkungan. Situasi ini relevan di Sulawesi, wilayah yang selama ini identik dengan nikel, meski memiliki kekayaan sumber daya alam yang jauh lebih beragam dan berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah mendorong hilirisasi nikel untuk mendukung industri […]

  • Polisi membuka posko pengaduan kasus kekerasan seksual Ponpes Pati di Mapolresta Pati, Jawa Tengah

    Polisi Layangkan Panggilan Kedua untuk Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 269
    • 2Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Polresta Pati kembali memanggil AS (52), tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang santriwati di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Wakasat Reskrim Polresta Pati AKP Iswantoro mengatakan penyidik menjadwalkan pemanggilan kedua pada 7 Mei 2026. Sebelumnya, polisi sudah memanggil tersangka pada 4 Mei 2026, namun AS tidak hadir tanpa […]

  • CGIM Gelar Aksi Jilid II, Desak Bareskrim Usut Dugaan Penimbunan BBM di Konawe

    CGIM Gelar Aksi Jilid II, Desak Bareskrim Usut Dugaan Penimbunan BBM di Konawe

    • calendar_month 20 jam yang lalu
    • account_circle Rahman
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — 21 Agustus 2026 Central Gerakan Indonesia Menggugat (CGIM) kembali menggelar aksi jilid II untuk menyuarakan desakan kepada Mabes Polri, khususnya Bareskrim Polri, agar segera mengusut secara menyeluruh dugaan praktik penimbunan dan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) yang diduga berlangsung di Desa Lalonggasumeeto, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Desakan tersebut disampaikan dalam […]

  • Ilustrasi penganiayaan bayi di daycare Banda Aceh, pengasuh memperlakukan bayi secara kasar terekam CCTV

    Viral Bayi Dianiaya di Daycare Banda Aceh, Pengasuh Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan penganiayaan bayi di sebuah daycare di Kota Banda Aceh memicu perhatian luas. Polisi kemudian menangkap pengasuh berinisial DS (24) dan langsung memeriksanya. Peristiwa itu terjadi di penitipan anak di Kecamatan Syiah Kuala pada Senin (27/4) sekitar pukul 07.45 WIB. Saat itu, seorang bayi menangis ketika pengasuh menyuapinya. Namun kemudian, […]

  • Melestarikan Lingkungan Melalui Hari Gerakan Sejuta Pohon

    Melestarikan Lingkungan Melalui Hari Gerakan Sejuta Pohon

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Manusia terus merusak lingkungan karena gagal mengelola alam secara bijak. Deforestasi, pencemaran udara, dan alih fungsi lahan yang tidak terkendali memicu berbagai persoalan ekologis yang langsung dirasakan masyarakat. Berbagai laporan lingkungan yang dimuat duasatunews.com juga menunjukkan bahwa krisis ekologi semakin mengancam kehidupan sosial dan ekonomi warga. Melalui Hari Gerakan Sejuta Pohon, masyarakat […]

  • Indonesia Punya Buku Sejarah Baru, Pakar UGM: Pelajaran di Sekolah Akan Berubah

    Indonesia Punya Buku Sejarah Baru, Pakar UGM: Pelajaran di Sekolah Akan Berubah

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 554
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Buku sejarah nasional terbaru berpotensi mengubah arah kurikulum sejarah di sekolah. Perubahan ini memengaruhi isi pelajaran, metode pengajaran, serta cara siswa memahami identitas kebangsaan. Isu ini penting karena kurikulum sejarah selama ini bergantung pada satu rujukan utama. Perhatian publik menguat setelah peluncuran buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global. Buku tersebut […]

expand_less