Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » RUU Hukum Acara Perdata Disepakati Jadi Inisiatif DPR

RUU Hukum Acara Perdata Disepakati Jadi Inisiatif DPR

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 329
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Pemerintah dan Komisi III DPR RI memfokuskan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Hukum Acara Perdata dalam rapat kerja yang berlangsung di Jakarta, Rabu. Dalam rapat tersebut, kedua pihak sepakat mengajukan RUU itu sebagai inisiatif DPR. Masyarakat dapat memantau jalannya rapat secara terbuka melalui kanal resmi DPR RI.

Kesepakatan ini menandai perubahan arah legislasi. Sebelumnya, pemerintah menyusun dan mengusulkan RUU Hukum Acara Perdata. Namun, pemerintah kemudian menarik usulan tersebut dan menyerahkannya kepada DPR. Langkah ini bertujuan mempercepat serta mengefektifkan proses pembahasan di parlemen.

DPR Nilai Inisiatif Sendiri Lebih Efektif

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menjelaskan bahwa DPR mengambil langkah strategis melalui inisiatif ini. Ia menilai RUU yang berasal dari DPR biasanya memiliki Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang lebih ringkas dan terarah.

Menurutnya, struktur DIM yang lebih sederhana akan memudahkan pembahasan bersama pemerintah tanpa mengurangi substansi hukum acara perdata. Komisi III DPR RI menargetkan pembahasan berlangsung efisien sekaligus menjawab kebutuhan praktik peradilan perdata.

Pemerintah Dukung Langkah DPR

Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej menyambut baik keputusan DPR tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah siap menyesuaikan langkah pembahasan sesuai mekanisme yang berlaku di DPR RI dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia juga menyampaikan bahwa RUU Hukum Acara Perdata telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026. Dengan dasar perencanaan tersebut, pemerintah berharap DPR segera memulai pembahasan secara formal.

Libatkan Akademisi dan Praktisi

Ke depan, Komisi III DPR RI akan melibatkan akademisi, praktisi hukum, serta pemangku kepentingan terkait. DPR membuka ruang partisipasi publik untuk menyerap aspirasi dan masukan demi menyempurnakan materi RUU agar selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Sebagai pembanding, Edward menyinggung pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Ia menilai pembaruan tersebut berhasil menyesuaikan regulasi dengan perkembangan teknologi serta praktik peradilan modern, termasuk kebijakan yang diterapkan Mahkamah Agung.

Melalui proses legislasi yang terbuka dan partisipatif, DPR dan pemerintah menargetkan regulasi baru ini mampu memperkuat kepastian hukum serta meningkatkan kualitas peradilan perdata di Indonesia.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hutan Sulawesi Tenggara terancam aktivitas tambang

    Hutan Sulawesi Tenggara di Titik Kritis, Ekspansi Tambang Tekan Ruang Hidup Warga

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Hutan Sulawesi Tenggara kini memasuki fase kritis seiring ekspansi pertambangan yang terus meluas, terutama di sektor nikel. Selama ini, kawasan hutan menopang kehidupan masyarakat melalui sumber air, pangan, dan nilai budaya. Namun demikian, aktivitas industri ekstraktif justru semakin menggerus ruang hidup warga. Di berbagai kabupaten, perusahaan tambang beroperasi dengan membawa narasi pertumbuhan […]

  • kerja sama industri RI AS mendorong komitmen dagang dan investasi

    RI–AS Kunci Komitmen Dagang dan Investasi US$ 38,4 Miliar Lewat Forum Bisnis 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 226
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Indonesia dan Amerika Serikat menyepakati komitmen perdagangan dan investasi senilai US$ 38,4 miliar dalam Forum Bisnis Indonesia–Amerika Serikat 2026 di U.S. Chamber of Commerce, Washington D.C. Kesepakatan ini memperkuat hubungan ekonomi bilateral kedua negara. Forum tersebut menjadi bagian dari kunjungan kerja Prabowo Subianto ke Amerika Serikat. Dalam agenda yang sama, Indonesia dan AS […]

  • AS serang Iran 2026 memicu kepulan asap dan ledakan di kawasan perkotaan Iran

    AS Serang Iran, Timur Tengah di Ambang Perang Terbuka: Ledakan Terdengar hingga Bahrain dan Saudi

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 336
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Ketegangan di Timur Tengah kembali melonjak tajam setelah itu, Amerika Serikat melancarkan serangan militer ke Iran pada Sabtu (28/2/2026). Langkah ini menyusul serangan pendahuluan Israel ke sejumlah target strategis. Akibatnya, kekhawatiran akan pecahnya perang regional semakin menguat. Sebelumnya, Washington dan Teheran menjalani negosiasi terkait isu nuklir. Namun demikian, pembicaraan terakhir pada Kamis […]

  • ondasi cakar ayam karya Sedyatmo di Bandara Soekarno-Hatta

    Siapa Ir Sedyatmo? Sosok Jenius di Balik Tol Bandara dan Penakluk Tanah Lembek Indonesia

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 442
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Jutaan kendaraan melaju di Tol Bandara Soekarno-Hatta setiap hari. Namun, sedikit pengguna jalan yang mengenal sosok besar di balik nama Tol Prof Dr Ir Sedyatmo. Nama itu bukan sekadar penanda jalan, tetapi warisan pemikiran salah satu insinyur paling berpengaruh di Indonesia. Prof Dr Ir Sedyatmo mencatat sejarah sebagai pelopor teknologi konstruksi di […]

  • data bansos tidak tepat sasaran berdasarkan BPS 2026

    Data Bansos Tidak Tepat Sasaran: BPS Temukan 11.014 KPM

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Data bansos tidak tepat sasaran menjadi sorotan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) menemukan 11.014 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tidak lagi layak menerima bantuan sosial. Temuan ini berasal dari pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) 2026. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa temuan tersebut masuk kategori inclusion error. Artinya, penerima […]

  • Aksi mahasiswa menuntut transparansi dana jamrek Sultra di Kementerian

    Jarnas MM Akan Geruduk Kementerian ESDM, Soroti Pengelolaan Dana Jaminan Reklamasi Tambang di Sultra

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 661
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (Jarnas MM) memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI dalam waktu dekat. Aksi ini menyoroti pengelolaan dana jaminan reklamasi (jamrek) perusahaan tambang di Sulawesi Tenggara yang dinilai tidak transparan. Ketua Umum Jarnas MM, Arin Fahrul Sanjaya, menyebut Kementerian ESDM […]

expand_less