Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » RUU Hukum Acara Perdata Disepakati Jadi Inisiatif DPR

RUU Hukum Acara Perdata Disepakati Jadi Inisiatif DPR

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 597
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Pemerintah dan Komisi III DPR RI memfokuskan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Hukum Acara Perdata dalam rapat kerja yang berlangsung di Jakarta, Rabu. Dalam rapat tersebut, kedua pihak sepakat mengajukan RUU itu sebagai inisiatif DPR. Masyarakat dapat memantau jalannya rapat secara terbuka melalui kanal resmi DPR RI.

Kesepakatan ini menandai perubahan arah legislasi. Sebelumnya, pemerintah menyusun dan mengusulkan RUU Hukum Acara Perdata. Namun, pemerintah kemudian menarik usulan tersebut dan menyerahkannya kepada DPR. Langkah ini bertujuan mempercepat serta mengefektifkan proses pembahasan di parlemen.

DPR Nilai Inisiatif Sendiri Lebih Efektif

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menjelaskan bahwa DPR mengambil langkah strategis melalui inisiatif ini. Ia menilai RUU yang berasal dari DPR biasanya memiliki Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang lebih ringkas dan terarah.

Menurutnya, struktur DIM yang lebih sederhana akan memudahkan pembahasan bersama pemerintah tanpa mengurangi substansi hukum acara perdata. Komisi III DPR RI menargetkan pembahasan berlangsung efisien sekaligus menjawab kebutuhan praktik peradilan perdata.

Pemerintah Dukung Langkah DPR

Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej menyambut baik keputusan DPR tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah siap menyesuaikan langkah pembahasan sesuai mekanisme yang berlaku di DPR RI dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia juga menyampaikan bahwa RUU Hukum Acara Perdata telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026. Dengan dasar perencanaan tersebut, pemerintah berharap DPR segera memulai pembahasan secara formal.

Libatkan Akademisi dan Praktisi

Ke depan, Komisi III DPR RI akan melibatkan akademisi, praktisi hukum, serta pemangku kepentingan terkait. DPR membuka ruang partisipasi publik untuk menyerap aspirasi dan masukan demi menyempurnakan materi RUU agar selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Sebagai pembanding, Edward menyinggung pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Ia menilai pembaruan tersebut berhasil menyesuaikan regulasi dengan perkembangan teknologi serta praktik peradilan modern, termasuk kebijakan yang diterapkan Mahkamah Agung.

Melalui proses legislasi yang terbuka dan partisipatif, DPR dan pemerintah menargetkan regulasi baru ini mampu memperkuat kepastian hukum serta meningkatkan kualitas peradilan perdata di Indonesia.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Adat Maba Sangaji Divonis Penjara karena Tolak Tambang Nikel

    Warga Adat Maba Sangaji Divonis Penjara karena Tolak Tambang Nikel

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 721
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Putusan pengadilan yang memenjarakan warga adat Maba Sangaji di Halmahera Timur memicu kekhawatiran luas soal perlindungan hak sipil masyarakat adat. Vonis tersebut berdampak langsung pada ruang hidup warga yang menolak aktivitas tambang nikel di wilayah adat mereka. Kasus ini tidak berdiri sendiri. Ia mencerminkan pola penanganan konflik sumber daya alam yang kerap […]

  • aksi mahasiswa Sultra di Jakarta menuntut janji gubernur

    Mahasiswa Boikot Kantor Penghubung di Jakarta, Tagih Janji Manis Gubernur Sultra Soal Asrama Dan Bantuan Anak Yatim. 

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 1.153
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Aksi mahasiswa Sultra di Jakarta kembali menggema. Pada Jumat (26/9/2025), puluhan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi boikot di depan Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Aksi ini muncul sebagai respons atas belum terealisasinya janji bantuan asrama mahasiswa serta bantuan bagi mahasiswa yatim. Mahasiswa yang tergabung dalam Pemuda 21 Sultra dan […]

  • Mendagri Tito Karnavian menjelaskan WFH ASN pemda

    WFH ASN Pemda Diatur Mendagri Lewat SE Terbaru

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – WFH ASN pemda kini menjadi kebijakan resmi Kementerian Dalam Negeri. Melalui kebijakan ini, pemerintah mendorong sistem kerja yang lebih fleksibel sekaligus mempercepat digitalisasi layanan publik. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 800.1.5/3349/SJ. Dalam aturan tersebut, pemerintah menggabungkan pola kerja dari kantor (WFO) dan kerja dari rumah (WFH) […]

  • Dugaan Skandal Ore Nikel Sitaan Satgas PKH, LP2LP Sultra Minta Bareskrim Periksa TFA dan Usut Dugaan Keterlibatan Ketua Fraksi Partai

    Dugaan Skandal Ore Nikel Sitaan Satgas PKH, LP2LP Sultra Minta Bareskrim Periksa TFA dan Usut Dugaan Keterlibatan Ketua Fraksi Partai

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 254
    • 1Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Kamis 2 Juli 2026 Lingkar Pemuda Pemerhati Lingkungan dan Pertambangan Sulawesi Tenggara (LP2LP Sultra) mendesak Bareskrim Polri untuk segera memanggil dan memeriksa TFA selaku pemilik (beneficial owner) PT Tristaco Mineral Makmur (PT TMM). Selain itu, LP2LP Sultra juga meminta penyidik mendalami dugaan keterlibatan seorang ketua fraksi partai di Sulawesi Tenggara yang menurut […]

  • kapal tanker melintas Selat Hormuz saat Iran siap hadapi AS

    Iran Selat Hormuz : Siap Hadapi Rencana Pengawalan Kapal AS

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Teheran, (duasatunews.com) – Iran Selat Hormuz kembali menjadi sorotan setelah Teheran menyatakan kesiapan menghadapi kemungkinan Amerika Serikat mengerahkan pasukan untuk mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Jalur laut ini merupakan salah satu rute perdagangan energi paling penting di dunia. Juru bicara Islamic Revolutionary Guard Corps, Ali Mohammad Naini, menyampaikan pernyataan tersebut pada Sabtu (7/3). Ia […]

  • Mediasi sengketa lahan Yupelis dan PT MUTU di Barito Timur

    Mediasi Sengketa Lahan Gagal, Perwakilan PT MUTU Tinggalkan Ruang Mediasi

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Usupriyadi, Tim
    • visibility 244
    • 0Komentar

    BARITO TIMUR, (duasatunews.com) — Mediasi sengketa lahan antara Yupelis dan sejumlah pihak lainnya dengan PT Multi Tambang Jaya Utama (PT MUTU) yang difasilitasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (PKS) Kabupaten Barito Timur berakhir tanpa kesepakatan. Mediasi yang berlangsung pada Jumat, 7 Agustus 2026, tersebut terhenti setelah perwakilan PT MUTU, Hermansyah selaku pejabat legal perusahaan, meninggalkan […]

expand_less