Iran Keluar dari NPT Dipertimbangkan di Tengah Konflik Global
- account_circle adrian moita
- calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
- visibility 168
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Ilustrasi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TEHERAN (duasatunews.com) – Iran keluar dari NPT kini menjadi opsi strategis yang dibahas pemerintah di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Wacana ini menguat setelah eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dalam beberapa pekan terakhir.
Iran Keluar dari NPT Masuk Pembahasan Pemerintah
Tasnim News Agency melaporkan bahwa parlemen Iran bersama sejumlah lembaga negara tengah mengkaji langkah tersebut secara mendesak. Pemerintah menilai pembahasan ini sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan nasional, khususnya dalam pengembangan teknologi nuklir untuk tujuan damai.
Anggota parlemen Iran, Malek Shariati, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan rencana darurat guna merespons tekanan internasional. Ia menjelaskan bahwa rencana tersebut mencakup kemungkinan keluar dari Treaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons, mencabut kebijakan terkait kesepakatan nuklir sebelumnya, serta memperkuat kerja sama internasional dengan negara-negara mitra.
Dampak Kebijakan Nuklir terhadap Stabilitas Global
Iran juga terus mendorong penguatan hubungan dengan blok seperti BRICS dan Shanghai Cooperation Organisation guna memperluas dukungan geopolitik. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menghadapi tekanan dari negara-negara Barat.
Sejumlah analis menilai langkah tersebut dapat memicu perubahan besar dalam tatanan keamanan global. Risiko proliferasi nuklir berpotensi meningkat, sementara negara-negara di kawasan bisa terdorong memperkuat kemampuan militernya.
Selain itu, ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel berpotensi semakin meningkat. Kondisi ini dapat memicu sanksi internasional yang lebih ketat serta meningkatkan ketidakpastian global.
Dari sisi ekonomi, eskalasi konflik berpotensi mengganggu pasar energi dunia. Harga minyak dapat mengalami lonjakan, sementara jalur perdagangan internasional dan penerbangan berisiko mengalami gangguan.
Ketegangan Kawasan Picu Opsi Iran Keluar dari NPT
Ketegangan kawasan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada akhir Februari. Iran kemudian merespons dengan serangan drone dan rudal ke sejumlah target di kawasan Timur Tengah.
Serangan tersebut menyebabkan korban jiwa, merusak infrastruktur, serta mengganggu stabilitas kawasan secara luas.
Hingga kini, pemerintah Iran belum mengambil keputusan final terkait rencana tersebut. Namun, pembahasan yang berlangsung menunjukkan adanya perubahan arah kebijakan strategis yang dapat memengaruhi stabilitas global dalam jangka panjang.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
