Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Puluhan Orang Keracunan Massal di Kendari, Polisi Segera Lakukan Penyelidikan

Puluhan Orang Keracunan Massal di Kendari, Polisi Segera Lakukan Penyelidikan

  • account_circle Darman
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 397
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Keracunan massal Kendari menimpa puluhan warga di Kendari, Sulawesi Tenggara. Warga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari sumber yang sama. Polisi dan tim kesehatan langsung bergerak untuk menangani kejadian tersebut.

Petugas medis mengevakuasi korban ke rumah sakit dan puskesmas terdekat. Tim kesehatan memberikan penanganan sejak laporan pertama masuk. Mayoritas korban menunjukkan kondisi stabil setelah menerima perawatan. Sejumlah korban lain masih menjalani observasi lanjutan karena mengalami gejala cukup berat.

Warga melaporkan keluhan mual, muntah, diare, dan pusing. Gejala muncul beberapa jam setelah konsumsi makanan bersama. Tim kesehatan mencatat dan memperbarui jumlah korban secara berkala untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Dinas kesehatan mengambil sampel makanan dan minuman yang dicurigai. Petugas laboratorium memeriksa kandungan sampel tersebut untuk mendeteksi zat berbahaya. Tenaga medis memantau kondisi korban setiap waktu guna memastikan proses pemulihan berjalan baik.

Kepolisian mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian. Penyidik meminta keterangan penyedia makanan dan sejumlah saksi. Pemeriksaan awal menunjukkan kesamaan jenis makanan yang para korban konsumsi. Polisi menduga makanan tersebut memicu keracunan massal Kendari, meski penyelidikan masih terus berlanjut.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar lebih selektif memilih makanan dan minuman. Aparat kesehatan mengingatkan warga untuk memperhatikan kebersihan makanan. Petugas juga meminta warga segera mendatangi fasilitas medis jika merasakan gejala serupa.

Hingga saat ini, Polresta Kendari terus memperdalam penyelidikan. Polisi berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan RI serta instansi terkait. Langkah tersebut bertujuan memastikan penyebab pasti kejadian dan mencegah munculnya korban tambahan.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi AS di Venezuela Picu Ketegangan Geopolitik

    Operasi AS di Venezuela Picu Ketegangan Geopolitik

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 640
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Operasi AS di Venezuela pada 3 Januari 2026 memicu perhatian luas komunitas internasional. Amerika Serikat (AS) melancarkan operasi militer yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, oleh pasukan AS, serta memicu krisis geopolitik di kawasan Amerika Latin.(Baca juga laporan terkait di kanal Geopolitik Global: https://duasatunews.com/category/geopolitik-global) Presiden AS Donald […]

  • Penyidik menelusuri aset korupsi FA dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU.

    Legislator Desak Aparat Kejar Seluruh Aset Diduga Hasil Korupsi FA

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Anggota Komisi III DPR RI Rikwanto mendesak aparat penegak hukum menelusuri dan menyita seluruh aset yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) milik FA. Langkah itu bertujuan mengungkap aliran dana sekaligus menemukan pihak lain yang ikut terlibat. Rikwanto menilai penyidik tidak boleh berhenti setelah menetapkan tersangka. Aparat harus […]

  • AI dan masa depan pers Indonesia

    Menkomdigi Siapkan Regulasi Lindungi Karya Pers dari Kecerdasan AI

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 250
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Regulasi AI pers menjadi isu mendesak di tengah masifnya penggunaan kecerdasan buatan oleh platform digital. Teknologi ini kerap mengambil, mengolah, dan menyebarkan ulang karya jurnalistik tanpa izin. Praktik tersebut menekan keberlanjutan media dan memengaruhi kualitas informasi publik. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan teknologi memperluas pemanfaatan AI untuk merangkum berita media arus utama. […]

  • proyek gas Blok Masela LNG Abadi oleh Inpex

    Inpex Minta Insentif untuk Proyek Gas Blok Masela Rp352 Triliun

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 231
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Proyek gas Blok Masela memasuki fase krusial setelah pengembangnya, Inpex Masela Ltd, meminta sejumlah insentif kepada pemerintah. Perusahaan menilai dukungan kebijakan sangat penting agar pembangunan proyek LNG Abadi berjalan sesuai target. Project Director Inpex Masela, Jarrad Blinco, menyampaikan bahwa proyek gas Blok Masela terus menunjukkan perkembangan positif. Dengan dukungan SKK Migas, perusahaan telah […]

  • Presiden Prabowo Subianto menyapa dan melambaikan tangan kepada ribuan buruh saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monas, Jakarta.

    Prabowo Hadiri May Day di Monas, Pemerintah Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan Buruh

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Monumen Nasional menjadi sorotan. Pemerintah menilai keikutsertaan langsung kepala negara mencerminkan komitmen terhadap perlindungan dan kesejahteraan pekerja. Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyatakan bahwa kehadiran Presiden di tengah aksi buruh bukan sekadar simbolik. Ia menegaskan, langkah tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada […]

  • Prabowo mundur IPSI diumumkan di Munas IPSI Jakarta

    Prabowo Mundur IPSI Setelah 34 Tahun Menjabat Ketua Umum

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) –  Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) setelah 34 tahun mengabdi. Keputusan Prabowo mundur IPSI disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu. Ia menjelaskan bahwa tugasnya sebagai Presiden menyita waktu […]

expand_less