Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » AS Naikkan Tarif Impor Panel Surya Indonesia hingga 104%

AS Naikkan Tarif Impor Panel Surya Indonesia hingga 104%

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 220
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Duasatunews.com) – Amerika Serikat menjatuhkan tarif tinggi terhadap impor sel dan panel surya dari Indonesia. Pemerintah AS menetapkan bea masuk imbalan sebesar 104,38% untuk produk asal RI.

Departemen Perdagangan Amerika Serikat mengumumkan kebijakan ini pada Selasa waktu setempat. Otoritas AS menyebut langkah tersebut sebagai respons atas subsidi pemerintah yang dinilai merugikan industri domestik.

Indonesia Masuk Daftar Negara Terdampak

Selain Indonesia, India dan Laos juga terkena kebijakan serupa. AS menetapkan tarif 125,87% untuk produk surya dari India dan 80,67% dari Laos.

Data perdagangan pemerintah AS menunjukkan nilai impor dari tiga negara itu mencapai US$ 4,5 miliar sepanjang 2025. Angka tersebut mencakup sekitar dua pertiga dari total impor panel surya AS tahun lalu.

Perusahaan RI Kena Tarif Khusus

Pemerintah AS tidak hanya menetapkan tarif umum. Otoritas juga mengenakan bea masuk individual kepada sejumlah perusahaan.

Dari Indonesia, PT Blue Sky Solar menghadapi tarif tertinggi sebesar 143,3%. Sementara itu, PT REC Solar Energy menerima tarif 85,99%. Beberapa perusahaan di Laos juga masuk daftar dengan tarif di kisaran 80%.

Pejabat perdagangan AS menyatakan kebijakan ini bertujuan melindungi pabrikan panel surya domestik. Mereka menilai subsidi dari negara asal membuat produk impor jauh lebih murah.

Kondisi tersebut, menurut AS, menekan daya saing produsen lokal di pasar domestik. Pemerintah ingin memastikan investasi pabrik surya di AS tetap berjalan.

Investigasi Dumping Menyusul

DOC menjadwalkan keputusan lanjutan bulan depan. Pemerintah AS akan menilai dugaan penjualan panel surya dengan harga di bawah biaya produksi.

Kelompok industri tenaga surya AS mengajukan permohonan investigasi ini. Mereka mengklaim praktik tersebut mengancam investasi dan lapangan kerja.

Salah satu pengacara perusahaan di Laos menyatakan keberatan atas tarif tinggi tersebut. Ia menilai angka yang ditetapkan tidak sesuai dengan kondisi bisnis sebenarnya.

Hingga kini, sebagian perusahaan lain belum menyampaikan tanggapan resmi. Pemerintah AS menargetkan keputusan final pada Juli mendatang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyitaan Tanker Rusia dan Kembalinya Bayang-Bayang Perang Dingin AS–Rusia

    Penyitaan Tanker Rusia dan Kembalinya Bayang-Bayang Perang Dingin AS–Rusia

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Admin 21
    • visibility 410
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews.com – Penyitaan tanker Rusia oleh Amerika Serikat di laut lepas Samudra Atlantik Utara langsung memicu ketegangan geopolitik global. Sejak awal, insiden ini tidak hanya mencerminkan penegakan sanksi internasional. Lebih jauh, peristiwa tersebut menandai pola konfrontasi baru dalam dinamika Perang Dingin modern. Pada Januari 2026, Amerika Serikat menyita tanker Marinera dengan alasan pelanggaran sanksi […]

  • gunung semeru erupsi kolom abu

    Gunung Semeru Erupsi 7 Kali, Kolom Abu Capai 1,1 Km

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Lumajang, Jawa Timur (duasatunews.com) –  Gunung Semeru erupsi sebanyak tujuh kali pada Senin pagi. Aktivitas Gunung Semeru ini menghasilkan kolom abu setinggi 300 meter hingga 1.100 meter di atas puncak. Erupsi pertama terjadi pukul 00.38 WIB. Kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak. Abu berwarna putih hingga kelabu dan bergerak ke arah barat […]

  • Polresta Malang Kota tangani kasus Yai Mim

    Penyebab Kematian Yai Mim Terungkap, Polisi Soroti Asfiksia

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 138
    • 4Komentar

    Fakta Awal Terungkap Jakarta, (duasatunews.com)-Kasus penyebab kematian Yai Mim mulai menemukan titik terang. Selain itu, mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin atau Yai Mim, diduga meninggal karena asfiksia atau kekurangan oksigen. Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, menyampaikan hasil pemeriksaan tim dokter dari RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Lebih lanjut, […]

  • Dampak tambang nikel di Indonesia terhadap lingkungan

    Bupati dan DPRD Konsel Didesak Segera Terbitkan Rekomendasi Pencabutan IUP PT. WIN

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Arin fharul sanjaya
    • visibility 802
    • 0Komentar

    KONAWE SELATAN, duasatunews.com – Desakan kepada Pemerintah Kabupaten dan DPRD Konawe Selatan untuk segera merekomendasikan pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Wijaya Inti Nusantara (PT WIN) terus menguat. Dorongan tersebut datang dari Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Konsel (IPPMI Konsel) – Jakarta. Organisasi ini menilai aktivitas PT Wijaya Inti Nusantara di wilayah Konawe Selatan belum […]

  • Saudi kecam Iran dalam pernyataan resmi pemerintah Arab Saudi

    Saudi Kecam Iran atas Serangan ke Negara-Negara Kawasan

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 259
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Saudi kecam Iran atas serangan yang terjadi pada Sabtu (28/2). Menurut Riyadh, serangan itu merupakan agresi terbuka. Selain itu, pemerintah Arab Saudi menilai tindakan tersebut melanggar kedaulatan negara-negara di Timur Tengah. Arab Saudi menyampaikan sikap tersebut melalui pernyataan resmi di platform X. Dalam pernyataan itu, Riyadh menilai Iran telah melanggar wilayah sejumlah […]

  • gencatan senjata Suriah SDF disambut Uni Eropa

    Uni Eropa Sambut Positif Gencatan Senjata Pemerintah Suriah dan SDF

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Uni Eropa, duasatunews.com — Uni Eropa menyambut positif gencatan senjata antara pemerintah Suriah dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) di wilayah utara Suriah. Uni Eropa menilai kesepakatan ini dapat menurunkan ketegangan dan membuka peluang stabilisasi keamanan di kawasan yang selama ini kerap dilanda konflik bersenjata. Juru bicara urusan luar negeri Uni Eropa, Anouar El Anouni, mengatakan […]

expand_less