BEM UIC Turun Aksi Bersama Aliansi BEM Persatuan Indonesia, Serukan Dialog Kebangsaan dan Penegakan Demokrasi
- account_circle Brian Putra
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 50
- comment 0 komentar
- print Cetak

Aliansi BEM Persatuan Indonesia menyampaikan sejumlah poin penting, di antaranya mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program-program strategis nasional agar berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta,duasatunews.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ibnu Chaldun (UIC) turut ambil bagian dalam aksi dan penyampaian pernyataan sikap bersama Aliansi BEM Persatuan Indonesia sebagai bentuk komitmen mahasiswa dalam mengawal demokrasi yang berlandaskan dialog, argumentasi, serta penyampaian aspirasi secara damai. Pada Jumat, 19 Juni 2026.
Aksi yang mengusung tema “Mimbar Mahasiswa: Bangkit Berdialog, Tolak Provokasi, Selamatkan Demokrasi” tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa lintas perguruan tinggi untuk menyampaikan pandangan terhadap berbagai dinamika nasional. Melalui momentum ini, BEM UIC menegaskan bahwa gerakan mahasiswa harus tetap independen, berlandaskan kajian ilmiah, serta bebas dari kepentingan politik praktis yang berpotensi memecah persatuan mahasiswa. 
Dalam pernyataan sikap bersama, Aliansi BEM Persatuan Indonesia menyampaikan sejumlah poin penting, di antaranya mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program-program strategis nasional agar berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Selain itu, aliansi juga mengecam segala bentuk intimidasi maupun pembubaran ruang-ruang diskusi akademik yang dinilai bertentangan dengan nilai demokrasi dan kebebasan berpendapat di lingkungan kampus. 
BEM UIC juga menyatakan dukungan terhadap terciptanya iklim demokrasi yang sehat melalui penguatan ruang dialog antara pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat sipil. Menurut BEM UIC, kritik yang konstruktif harus dijawab dengan komunikasi terbuka, bukan dengan tindakan represif ataupun provokasi yang dapat memperkeruh situasi.
Selain isu demokrasi, aksi tersebut turut menyoroti pentingnya menjaga stabilitas ekonomi nasional, termasuk memastikan kebijakan yang berdampak langsung terhadap masyarakat dilaksanakan secara tepat sasaran serta mempertimbangkan kepentingan rakyat luas. Aspirasi yang disampaikan diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih akuntabel dan berpihak kepada kepentingan publik.
Melalui keterlibatannya dalam Aliansi BEM Persatuan Indonesia, BEM UIC mengajak seluruh mahasiswa dan masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus mengedepankan budaya dialog dalam menyelesaikan setiap perbedaan pandangan.
BEM UIC menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral sebagai agen perubahan untuk mengawal demokrasi secara bermartabat, menjaga persatuan bangsa, serta memastikan setiap aspirasi rakyat dapat disampaikan melalui cara-cara yang konstitusional, damai, dan bertanggung jawab.
- Penulis: Brian Putra
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Redaksi
