Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Jatuhnya Pesawat An-26 di Krimea, 29 Orang Tewas

Jatuhnya Pesawat An-26 di Krimea, 29 Orang Tewas

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 362
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Moskow  (duasatunews.com) – Jatuhnya pesawat An-26 di wilayah Krimea menewaskan seluruh penumpang dan awak di dalamnya. Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan total korban mencapai 29 orang, terdiri dari enam awak dan 23 penumpang.

Pesawat angkut militer tersebut sebelumnya menjalankan penerbangan rutin sebelum akhirnya kehilangan kontak dengan menara pengawas. Setelah itu, otoritas segera mengerahkan tim pencarian untuk menemukan lokasi pesawat.

Jatuhnya Pesawat An-26 Ditemukan Tim SAR

Tim pencarian dan penyelamatan langsung bergerak menyisir area yang diduga menjadi titik kecelakaan. Mereka kemudian menemukan puing pesawat di wilayah Krimea.

Petugas memastikan seluruh korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain itu, proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati karena medan berbatu dan kondisi geografis yang cukup sulit.

Dugaan Penyebab Kecelakaan Pesawat

Otoritas menduga kerusakan teknis menjadi penyebab utama insiden tersebut. Selain itu, sumber lain menyebut pesawat kemungkinan menabrak tebing sebelum jatuh.

Namun demikian, penyelidik masih mengumpulkan berbagai data. Mereka akan memeriksa mesin, sistem navigasi, serta kondisi cuaca saat penerbangan berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Kronologi Jatuhnya Pesawat An-26

Pesawat sempat terbang dalam kondisi normal saat menjalankan misi rutin di atas Semenanjung Krimea. Namun, komunikasi dengan menara pengawas tiba-tiba terputus.

Setelah itu, pihak berwenang langsung mengaktifkan prosedur darurat. Tim SAR bergerak cepat untuk mencari titik terakhir sinyal pesawat dan memperluas area pencarian.

Dengan langkah tersebut, lokasi kecelakaan akhirnya berhasil ditemukan dalam waktu relatif singkat.

Evaluasi Keselamatan dan Dampak Kejadian

Insiden jatuhnya pesawat An-26 menjadi perhatian serius pemerintah Rusia. Selain itu, kejadian ini mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan penerbangan militer.

Pemerintah berencana memeriksa kondisi armada serta prosedur operasional secara lebih ketat. Evaluasi ini mencakup kesiapan teknis, pelatihan awak, serta sistem pengawasan penerbangan.

Di sisi lain, kejadian ini juga menimbulkan perhatian publik terhadap keamanan transportasi militer. Oleh karena itu, langkah perbaikan diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dan meminimalkan risiko di masa mendatang.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • sidang MK bahas kuota internet hangus MK dan operator seluler

    Kuota Internet Hangus MK: Hakim Cecar Operator Seluler

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 311
    • 1Komentar

    MK Uji Sistem Kuota Internet Hangus Jakarta,(duasatunews.com)Mahkamah Konstitusi (MK) mencecar operator seluler dan asosiasi telekomunikasi dalam sidang uji materi Undang-Undang Cipta Kerja terkait kuota internet hangus. Selain itu, para hakim menguji sistem yang menghapus kuota pelanggan saat masa aktif berakhir. Sidang berlangsung di Gedung MK, Jakarta, Kamis. Dalam sidang tersebut, delapan hakim konstitusi menggali keterangan […]

  • Kinerja Polsek Puriala saat mengungkap kasus pengguna narkotika jenis sabu di Kecamatan Puriala

    Warga Apresiasi Kinerja Polsek Puriala, Egit Setiawan: Penangkapan Pengguna Sabu Harus Diikuti Pengungkapan Jaringan Pengedar

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 192
    • 0Komentar

    KONAWE, (duasatunews.com) — Keberhasilan Polsek Puriala mengungkap dan menangkap seorang pengguna narkotika jenis sabu mendapat apresiasi dari masyarakat Kecamatan Puriala. Langkah tersebut dinilai sebagai bukti keseriusan aparat kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan narkotika yang dapat mengancam keamanan lingkungan serta masa depan generasi muda. Anak muda asal kecamatan puriala, Egit Setiawan, menyampaikan penghargaan kepada Kapolsek Puriala beserta […]

  • Perundingan nuklir AS Iran di Oman

    Perundingan Nuklir AS Iran Dinilai Sulit Ditebak

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Teheran, duasatunews.com – Seorang sumber Iran menilai hasil perundingan nuklir antara Amerika Serikat (AS) dan Iran sulit diprediksi. Ia menyampaikan penilaian tersebut kepada RIA Novosti, Jumat. Menurut sumber itu, situasi politik yang kompleks serta sikap Washington memicu ketidakpastian dialog. Ia menilai para perunding belum membangun proses negosiasi di atas fondasi kepercayaan yang kuat. Akibatnya, pembahasan […]

  • Mangrove PT DMS menjadi sorotan dalam aksi demonstrasi di depan Mabes Polri

    Laporkan PT (DMS) Ke Mabes Polri, Desak Pemanggilan dan Pemeriksaan Pimpinan atas Dugaan Perusakan Hutan Mangrove serta Temuan Tepi Galian yang Menambah Kekhawatiran Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Puluhan massa yang tergabung dalam Lembaga Kajian dan Riset Hukum menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri, Kamis (4/6/2026). Massa mendesak penyidik segera memanggil pimpinan PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (PT DMS). Mereka menduga perusahaan merusak hutan mangrove untuk pembangunan jetty di Desa Tokowuta, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Ketua […]

  • LIDIK Sultra Jakarta desak Kejagung ambil alih kasus dana hibah Pilkada

    ‎LIDIK Sultra Jakarta Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Konawe Utara

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 826
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com –  31 Oktober 2025 — LIDIK Sultra desak Kejagung untuk mengambil alih penanganan dugaan korupsi dana hibah Pilkada yang melibatkan KPU Konawe Utara. Desakan tersebut muncul melalui aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Intelektual Demokrasi Indonesia (LIDIK) Sultra Jakarta menilai penanganan perkara di tingkat […]

  • Audiensi Komisi V DPRD Jawa Barat bersama Penggiat Keluarga membahas Raperda perlindungan keluarga Jabar di ruang rapat Gedung DPRD Bandung.

    DPRD Jabar Dorong Raperda Perlindungan Keluarga, Fokus Ketahanan di Era Digital

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Raperda perlindungan keluarga Jabar menjadi langkah strategis DPRD Jawa Barat. Kebijakan ini bertujuan memperkuat ketahanan keluarga di tengah arus digital. DPRD juga menargetkan perlindungan anak dari berbagai risiko sosial. Wakil Ketua Komisi V, Siti Muntamah, menegaskan Komisi V menggagas Raperda perlindungan keluarga Jabar sebagai respons atas aspirasi masyarakat. Komisi V akan mengajukan […]

expand_less