Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » MANUVER PUTAR BALIK: Mafia Tanah Hanya Topeng Elite yang Terancam di Kendari

MANUVER PUTAR BALIK: Mafia Tanah Hanya Topeng Elite yang Terancam di Kendari

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 814
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com — Pengalihan isu mafia tanah Kendari kini menguasai ruang publik dan percakapan media. Namun, ketika publik membacanya melalui pendekatan Issue Cycle Analysis, pola yang muncul tidak bersifat alami. Elite kekuasaan justru mendorong isu ini untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari persoalan yang lebih besar.

Sejak awal, narasi mafia tanah tidak hadir sebagai penegakan hukum yang menyeluruh. Sebaliknya, elite memakainya sebagai alat politik untuk menahan tekanan yang semakin kuat.

Dalam hitungan hari, isu mafia tanah membanjiri pemberitaan. Media arus utama mengulang tema yang sama. Aparat menggelar konferensi pers secara beruntun. Selain itu, mereka menampilkan proses penangkapan ke hadapan publik.

Karena itu, publik sulit menganggap pola ini sebagai peristiwa biasa. Intensitas pemberitaan melonjak tajam. Arah narasi bergerak seragam. Situasi ini menunjukkan adanya pengendalian komunikasi yang terpusat.

Elite Menampilkan Penegakan Hukum sebagai Panggung

Pada tahap ini, publik menyaksikan penegakan hukum yang lebih menyerupai pertunjukan. Aparat menempatkan pelaku lapis bawah sebagai pusat sorotan. Sementara itu, aktor besar tetap berada di luar jangkauan hukum.

Dengan strategi ini, kekuasaan menciptakan ketakutan semu di tengah masyarakat. Akibatnya, kritik publik melemah dan tekanan terhadap elite menurun.

Mengapa Pengalihan Isu Ini Muncul Sekarang?

Pertanyaan ini menjadi kunci. Sejumlah pengamat di Sulawesi Tenggara melihat tekanan besar yang terus mendekat ke lingkar kekuasaan lokal.

Saat ini, aparat pusat mulai menyorot kasus strategis di daerah. Mereka menelusuri dugaan korupsi APBD bernilai ratusan miliar rupiah, praktik mafia tambang, serta rekayasa tender proyek infrastruktur berskala besar. Tekanan ini memaksa elite lokal mengambil posisi bertahan.

Kasus Besar Menghilang dari Ruang Publik

Seiring menguatnya pengalihan isu mafia tanah Kendari, pemberitaan kasus besar justru menghilang. Media berhenti membahas perkembangan mega korupsi. Selain itu, jaringan mafia tambang yang merusak lingkungan Bumi Anoa lenyap dari sorotan.

Bahkan, perdebatan publik mengenai perizinan strategis ikut menghilang. Padahal, sektor tersebut selama ini menjadi sumber utama praktik bancakan kekuasaan.

Memang, kasus pertanahan tetap penting. Namun, dampaknya tidak sebanding dengan kerusakan fiskal dan ekologis akibat kejahatan elite. Sayangnya, strategi komunikasi ini berhasil menggiring publik untuk fokus pada isu sekunder.

Akibatnya, tekanan sosial terhadap kasus besar menurun drastis. Elite pun memperoleh ruang aman untuk menyelamatkan kepentingannya.

Manipulasi Kekuasaan Mengancam Nalar Publik

Pada akhirnya, Kendari tidak sedang menghadapi upaya penyelamatan dari mafia tanah. Sebaliknya, kekuasaan sedang memaksa publik melupakan korupsi sistemik dan kejahatan ekonomi terorganisir.

Manipulasi ini merusak nalar publik. Lebih jauh, praktik tersebut mengancam masa depan daerah karena elite terus menutup masalah besar dengan isu pengalih.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “PLN catat pendapatan 2025 sebesar Rp582,68 triliun”

    PLN Raup Pendapatan Rp582,68 Triliun pada 2025, Penjualan Listrik Nasional Meningkat

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 250
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — PLN catat pendapatan 2025 sebesar Rp582,68 triliun sepanjang tahun 2025. Nilai itu naik 6,84 persen dibandingkan 2024 yang mencapai Rp545,38 triliun. Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengatakan pertumbuhan tersebut muncul di tengah tekanan ekonomi global dan tantangan bencana alam selama 2025. Menurut Darmawan, pemerintah menjaga stabilitas ekonomi dan energi nasional dengan […]

  • kapal selam wisata Jiaozi saat uji bawah air di Chongqing China.

    Kapal Selam Wisata China Siap Beroperasi di Indonesia, Bali Jadi Lokasi Awal

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 1.028
    • 1Komentar

    Chongqing, duasatunews.com — Sebuah perusahaan teknologi asal China bersiap mengirim kapal selam wisata Jiaozi ke Indonesia setelah tim teknis menyelesaikan pengujian bawah air di Chongqing, China barat daya. Teknologi ini membuka peluang baru bagi pengembangan wisata bahari, khususnya di Bali. Pengujian Bawah Air Dilakukan di Chongqing Tim teknis menjalankan uji bawah air di Danau Shuanglong, […]

  • DPR AS Iran, resolusi Kongres AS, Donald Trump

    DPR AS Setujui Resolusi Pembatasan Aksi Militer ke Iran, Tekanan Politik untuk Trump Menguat

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – DPR AS Iran menjadi sorotan setelah DPR Amerika Serikat menyetujui resolusi yang mengharuskan Presiden Donald Trump meminta persetujuan Kongres sebelum melanjutkan aksi militer terhadap Iran. Keputusan itu memunculkan dinamika baru dalam politik Amerika Serikat menjelang Pemilu Sela 2026. DPR AS mencatat 215 suara yang mendukung resolusi tersebut dan 208 suara yang menolaknya. Selain itu, […]

  • ketimpangan ekonomi Indonesia dibahas Ma’ruf Amin dalam Sarasehan 99 Ekonom Syariah 2026

    Ma’ruf Amin: Ketimpangan Ekonomi Masih Jadi Masalah Global, Indonesia Termasuk

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 466
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — ketimpangan ekonomi Indonesia masih menjadi persoalan serius dalam pembangunan nasional. Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin menilai masalah tersebut tidak hanya terjadi di dalam negeri, tetapi juga menjadi fenomena global. Ma’ruf menyampaikan pandangan itu saat menghadiri Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia 2026 di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026). Ia menyebut […]

  • ilustrasi percepatan huntap Pidie Jaya dan pembangunan infrastruktur pascabencana

    Percepatan Huntap Pidie Jaya Jadi Prioritas Mendagri Tito

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 413
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Percepatan huntap Pidie Jaya menjadi agenda utama pemerintah pusat dalam pemulihan pascabencana di Aceh. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan komitmen tersebut melalui percepatan pembangunan hunian tetap dan infrastruktur pendukung bagi warga terdampak. Sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera, Tito menempatkan hunian tetap sebagai kebutuhan paling […]

  • Indonesia peringkat kesejahteraan dunia tercermin dari aktivitas sosial warga di ruang publik Jakarta

    Indonesia Peringkat Teratas Tingkat Kesejahteraan Global, Amerika Serikat Tertinggal

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 470
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Indonesia peringkat kesejahteraan dunia dalam studi global terbaru yang mengukur kualitas hidup masyarakat lintas negara. Temuan ini menempatkan Indonesia di atas Amerika Serikat dan sejumlah negara maju. Karena itu, hasil riset ini langsung memicu diskusi publik tentang cara baru menilai kesejahteraan, bukan sekadar lewat indikator ekonomi. Indonesia Peringkat Kesejahteraan Dunia Versi Studi […]

expand_less