Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 135
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) – Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Tenggara-Jakarta melontarkan kritik keras terhadap kinerja Kantor Bea dan Cukai Kendari yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Ketua GMH Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, menegaskan bahwa maraknya peredaran barang kena cukai ilegal yang berlangsung secara terbuka di sejumlah daerah di Sulawesi Tenggara tidak dapat dipandang sebagai persoalan biasa.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator lemahnya pengawasan aparat yang memiliki kewenangan langsung dalam pengendalian dan penindakan pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai.

“Rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal beredar bukan dalam ruang hampa. Aktivitas ini berlangsung dalam waktu yang tidak singkat dan diduga telah membentuk mata rantai distribusi yang terorganisir. Pertanyaannya, di mana peran pengawasan Bea dan Cukai Kendari selama ini?” tegas Abdi dalam keterangannya kepada media, Kamis.

Abdi menilai negara berpotensi mengalami kerugian besar akibat hilangnya penerimaan cukai dari peredaran barang ilegal tersebut. Di sisi lain, masyarakat juga menjadi pihak yang dirugikan karena tidak adanya jaminan standar keamanan terhadap produk-produk yang beredar tanpa pengawasan resmi pemerintah.

Menurut GMH Sultra-Jakarta, kondisi ini seharusnya menjadi alarm serius bagi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Republik Indonesia untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Bea dan Cukai Kendari, termasuk terhadap pimpinan instansi tersebut.

“Kami mendesak Kepala Badan atau Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI untuk segera melakukan evaluasi total terhadap Kepala Bea dan Cukai Kendari. Jika ditemukan adanya unsur kelalaian, pembiaran, atau kegagalan menjalankan fungsi pengawasan, maka yang bersangkutan harus dicopot dari jabatannya. Jabatan publik bukan tempat bagi pejabat yang gagal melindungi kepentingan negara,” ujar Abdi.

Lebih jauh, GMH Sultra-Jakarta juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk turun tangan melakukan penelusuran terhadap dugaan adanya praktik-praktik yang memungkinkan aktivitas peredaran rokok ilegal dan alkohol ilegal dapat berlangsung tanpa hambatan berarti.

Menurut Abdi, KPK perlu mengusut kemungkinan adanya penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, maupun dugaan aliran dana yang berhubungan dengan jaringan distribusi barang ilegal tersebut.

“Kami tidak sedang menuduh seseorang bersalah. Namun, ketika praktik ilegal berlangsung secara masif dan terus berulang, maka wajar publik mempertanyakan apakah terdapat pembiaran sistematis atau bahkan dugaan hubungan tertentu antara oknum pengawas dengan pelaku usaha ilegal. Untuk menjawab pertanyaan itu dibutuhkan penyelidikan yang independen dan transparan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh hanya berfokus pada pelaku di lapangan, sementara pihak-pihak yang memiliki kewenangan pengawasan justru luput dari pemeriksaan.

“Jangan hanya menangkap pengecer atau distributor kecil. Aparat harus berani menelusuri apakah ada aktor-aktor yang memiliki posisi strategis yang turut menikmati keuntungan dari praktik ilegal tersebut. Negara tidak boleh kalah oleh mafia rokok ilegal dan mafia minuman beralkohol ilegal,” lanjutnya.

GMH Sultra-Jakarta menilai keberadaan barang kena cukai ilegal yang terus beredar secara bebas merupakan bentuk kegagalan tata kelola yang harus dipertanggungjawabkan secara administratif maupun hukum apabila ditemukan unsur pelanggaran.

Karena itu, dalam waktu dekat GMH Sultra-Jakarta berencana menyampaikan laporan dan aspirasi resmi kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI serta Komisi Pemberantasan Korupsi RI guna mendorong dilakukannya audit, evaluasi, dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab.

“Kami ingin memastikan bahwa institusi negara tetap berdiri di atas kepentingan hukum dan kepentingan publik, bukan tunduk pada kepentingan para pelaku bisnis ilegal yang merugikan negara. Jika ada pejabat yang terbukti lalai atau bermain mata dengan jaringan peredaran barang ilegal, maka tidak ada alasan untuk mempertahankannya,” tegas Abdi.

GMH Sultra-Jakarta menyatakan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada langkah konkret dari pemerintah dan aparat penegak hukum. Bagi mereka, pemberantasan peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal bukan hanya soal penerimaan negara, tetapi juga soal integritas penegakan hukum dan keberanian negara melawan praktik-praktik yang merusak tata kelola pemerintahan.

“Publik berhak mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas maraknya peredaran barang ilegal di Sulawesi Tenggara. Dan negara wajib memberikan jawaban, bukan sekadar diam dan membiarkan persoalan ini terus berulang,” tutup Abdi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskusi kepemudaan dalam kegiatan Pemuda 21

    Pemuda 21 Siap Gelar Bina Akrab di Villa Highlander, Curug Nangka – Ketua OC: “Persiapan Matang..!”

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 1.134
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Bina Akrab Pemuda 21 siap berlangsung pada akhir pekan mendatang di Villa Highlander, Curug Nangka, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan solidaritas antaranggota. Selain itu, panitia memanfaatkan agenda ini sebagai sarana konsolidasi internal organisasi. Puluhan anggota Pemuda 21 dari berbagai latar belakang akan mengikuti kegiatan tersebut. Oleh karena itu, […]

  • Sergey Brin Orang Terkaya Ketiga Dunia Versi Bloomberg

    Sergey Brin Orang Terkaya Ketiga Dunia Versi Bloomberg

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Sergey Brin Orang Terkaya Ketiga dunia setelah lonjakan saham Alphabet mendorong kenaikan signifikan nilai kekayaannya. Perubahan posisi ini terjadi di tengah dinamika pasar teknologi global yang didorong oleh perkembangan kecerdasan buatan (AI). Sergey Brin merupakan salah satu pendiri Google dan pemegang saham utama Alphabet Inc.. Penguatan saham Alphabet terjadi setelah perusahaan mengumumkan […]

  • AHY memaparkan progres pemulihan pascabencana Aceh Tamiang

    Prabowo Serius Dengarkan Paparan AHY Soal Pemulihan Pascabencana Di Aceh Tamiang

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 541
    • 0Komentar

    JAKARTA, DuaSatuNews.com — Pemulihan pascabencana Aceh Tamiang menjadi perhatian langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Oleh karena itu, Presiden menyimak secara langsung paparan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dalam rapat terbatas yang digelar di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026). Dalam rapat tersebut, AHY menjelaskan bahwa proses pemulihan telah memasuki […]

  • Investor asing jual saham saat IHSG anjlok di Bursa Efek Indonesia

    Investor Asing Diam-diam Lepas Saham Unggulan Saat IHSG Terkoreksi Tajam

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 327
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews.com – Investor asing jual saham menjadi perhatian pelaku pasar setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok tajam pada awal pekan. Tekanan jual yang meluas langsung memukul sentimen investor ritel karena saham-saham berkapitalisasi besar ikut tertekan di tengah meningkatnya volatilitas pasar. Pada perdagangan Senin (2/2/2026), IHSG sempat melemah lebih dari 5 persen sebelum ditutup […]

  • rekor penonton Persipura Jayapura 20.270 orang di Stadion Lukas Enembe

    Peca Rekor Penonton Persipura Jayapura di Liga 2 2025–2026

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 375
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Rekor penonton Persipura Jayapura kembali tercipta di Liga 2 Championship musim 2025–2026. Pada laga tersebut, Persipura menjamu Barito Putera di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu. Sebanyak 20.270 penonton memadati stadion dan menyaksikan pertandingan secara langsung. Selain mencetak rekor, Persipura juga menunjukkan kekuatan dukungan publik Papua. Karena itu, Manajer Persipura Jayapura, […]

  • Ilustrasi inflasi Sultra Januari 2026 tertinggi kedua nasional dengan grafik kenaikan IHK, harga pangan, tarif listrik, dan biaya pendidikan

    Inflasi Sultra Januari 2026 Melonjak 5,10 Persen, Tertinggi Kedua Nasional

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 426
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – mencatat lonjakan inflasi signifikan pada Januari 2026. Data Badan Pusat Statistik Sulawesi Tenggara menunjukkan inflasi year on year (yoy) mencapai 5,10 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 110,37. Capaian ini menempatkan Sultra sebagai provinsi dengan inflasi tertinggi kedua secara nasional, tepat di bawah Provinsi Aceh, yang terdampak banjir besar pada akhir 2025. […]

expand_less