Breaking News
light_mode
Beranda » News » Dugaan Penimbunan BBM di Lalonggasumeeto Disorot, CGIM Desak Pengusutan hingga Pemasok

Dugaan Penimbunan BBM di Lalonggasumeeto Disorot, CGIM Desak Pengusutan hingga Pemasok

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) — Central Gerakan Indonesia Menggugat (CGIM), Abdi Aditya, menyoroti serius dugaan praktik penimbunan dan distribusi BBM yang disebut telah berlangsung cukup lama di wilayah Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Jum’at 14 Agustus 2026

Menurut Abdi Aditya, persoalan tersebut bukan merupakan isu yang baru muncul. Dugaan aktivitas BBM tersebut disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana pengawasan dan penanganan aparat penegak hukum di wilayah tersebut.

“Persoalan ini bukan merupakan isu yang baru muncul. Dugaan aktivitas BBM tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana pengawasan dan penanganan aparat,” ujar Abdi aditya.

Abdi menilai, Polsek Lalonggasumeeto diduga belum mampu mendalami persoalan BBM tersebut sampai ke akar masalahnya, khususnya dalam mengungkap asal-usul BBM, pihak yang memasok, jalur pengangkutan, tempat penyimpanan, hingga pihak yang menerima atau memanfaatkan BBM tersebut.

“Kalau persoalan ini benar telah berlangsung bertahun-tahun, pertanyaannya sederhana: mengapa sampai sekarang belum dibongkar secara menyeluruh? Aparat tidak boleh hanya melihat aktivitas di permukaan, tetapi harus menelusuri asal-usul BBM dan siapa yang berada di balik distribusinya,” ujarnya.

Abdi juga mempertanyakan efektivitas pengawasan di tingkat Polsek Lalonggasumeeto. Menurutnya, lamanya dugaan aktivitas tersebut berlangsung patut menjadi perhatian serius dan harus dijawab melalui pemeriksaan yang objektif.

“Kami menduga ada ketidakseriusan dalam mendalami persoalan ini. Bahkan, Kapolsek Lalonggasumeeto terkesan menutup mata terhadap polemik BBM yang sudah menjadi perhatian masyarakat,” kata Abdi.

Meski demikian, Abdi menegaskan bahwa tudingan tersebut harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan oleh institusi yang berwenang. Karena itu, pihaknya meminta agar persoalan tersebut tidak berhenti pada pemeriksaan terhadap aktivitas di lapangan saja.

Menurut Abdi, aparat harus mengusut seluruh mata rantai, mulai dari asal BBM, pemasok, pihak yang melakukan pengangkutan, lokasi penampungan, jaringan distribusi, hingga pihak-pihak yang diduga terlibat atau mendapatkan keuntungan dari aktivitas tersebut.

“Jangan hanya mencari siapa yang berada di lapangan. Bongkar dari mana BBM itu berasal. Siapa yang memasok. Siapa yang mengangkut. Siapa yang menampung. Ke mana BBM tersebut didistribusikan. Dan siapa yang selama ini mendapatkan keuntungan?” tegasnya

Ketua Central Gerakan Indonesia Menggugat itu juga mendesak agar Bareskrim Polri memberikan perhatian terhadap dugaan persoalan BBM di Lalonggasumeeto dan tidak sepenuhnya menyerahkan penanganan pada tingkat kewilayahan apabila memang terdapat dugaan persoalan yang telah berlangsung lama.

Abdi menegaskan, CGIM akan terus mengawal persoalan tersebut hingga terdapat kejelasan mengenai asal-usul BBM dan pihak-pihak yang bertanggung jawab.

“Kami tidak ingin persoalan ini berhenti pada permukaan. Kalau memang ada pelanggaran hukum, bongkar sampai ke akar-akarnya. Kalau tidak ada pelanggaran, aparat juga harus memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat,” tutup abdi.

CGIM meminta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan penimbunan BBM tersebut serta memastikan fakta dan pihak-pihak yang diduga terlibat. Polsek Lalonggasumeeto maupun pihak terkait lainnya juga perlu diberikan ruang untuk menyampaikan klarifikasi dan hak jawab.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi penghapusan tunggakan iuran JKN bagi peserta PBPU dan BP kelas 3

    Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Disiapkan Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Penghapusan tunggakan iuran JKN menjadi kebijakan yang pemerintah siapkan untuk membantu peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kelas 3. Melalui kebijakan ini, pemerintah mengurangi beban administrasi peserta. Selain itu, pemerintah mendorong peningkatan kepesertaan aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana tersebut dalam […]

  • IHSG Ditutup Menguat, Pasar Cermati Isu Independensi Bank Sentral

    IHSG Ditutup Menguat, Pasar Cermati Isu Independensi Bank Sentral

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – IHSG menguat pada perdagangan Selasa sore seiring penguatan bursa saham Asia. Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia naik 4,90 poin atau 0,05 persen ke level 8.980,23. Sebaliknya, indeks LQ45 turun 6,30 poin atau 0,72 persen ke posisi 876,12. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, […]

  • Aktivitas pertambangan di Sulawesi Tenggara yang merusak lingkungan

    HIPPMA Kendari-Jakarta Menyoroti Kerusakan Lingkungan Kian Masif Akibat Aktivitas Pertambangan Nikel di Sulawesi tenggara

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Tambang Sultra terus memicu persoalan serius bagi lingkungan dan masyarakat. Aktivitas pertambangan yang meluas di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara kini berdampak langsung pada kualitas lingkungan hidup warga. Ketua Umum Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kendari–Jakarta (HIPPMA), Muh. Siswandi, S.H., menilai perusahaan tambang menjalankan ekspansi tanpa pengawasan ketat. Praktik tersebut mempercepat kerusakan lingkungan darat […]

  • sound system masjid perlu dibenahi agar ibadah khusyuk

    Sound System Masjid Bermasalah, JK Sebut 75 Persen Perlu Dibenahi

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 454
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Sound system masjid di Indonesia masih menghadapi persoalan serius. Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, menegaskan bahwa perbaikan tata suara menjadi kebutuhan mendesak agar ibadah dapat berlangsung khusyuk dan nyaman bagi jamaah. Jusuf Kalla menyatakan sekitar 75 persen masjid masih mengalami masalah pada sistem pengeras suara. Selain itu, banyak pengurus […]

  • Pemerasan izin tinggal WNA di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi yang diusut KPK terkait dugaan aliran dana ke aset kripto

    KPK Telusuri Aliran Dana Pemerasan Izin Tinggal WNA, Diduga Mengalir ke Investasi Kripto

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan penggunaan uang hasil pemerasan untuk membeli aset kripto. Dugaan tersebut muncul dalam penyidikan kasus korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA). Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik telah menyita empat akun aset kripto senilai Rp1,2 miliar. Penyidik menduga para tersangka membeli aset digital tersebut menggunakan uang […]

  • korupsi tambang Konawe Utara di wilayah pertambangan

    KOLTIVNAS Desak Kejagung Periksa Oknum Notaris Terkait Kasus Pertambangan di Konawe Utara  

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 733
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Koalisi Aktivis Nasional Sulawesi Tenggara–Jakarta (KOLTIVNAS Sultra–Jakarta) menyoroti dugaan keterlibatan notaris berinisial TFA dalam kasus pertambangan bermasalah di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. TFA tercatat menjabat sebagai Direktur Utama PT Tristaco Mineral Makmur (TMM) dan Komisaris Utama PT Trised Mega Cemerlang (TMC). KOLTIVNAS menilai posisi tersebut menempatkan TFA pada peran strategis dalam […]

expand_less