Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Dugaan Pembegalan UNSULTRA Disorot Publik

Dugaan Pembegalan UNSULTRA Disorot Publik

  • account_circle Penulis: Eni Samayati
  • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
  • visibility 447
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kendari, (duasatunews.com) — Dunia pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara kembali menjadi sorotan. Sejumlah kalangan menyoroti dugaan pembegalan di Universitas Sulawesi Tenggara (UNSULTRA). Mereka menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan konflik tata kelola kampus yang melibatkan perubahan Akta Notaris, tekanan internal, dan intervensi non-akademik.

Konflik Tata Kelola Mencuat

Para pengkritik menyatakan perubahan administratif terjadi tanpa keterbukaan yang memadai. Mereka menilai praktik itu merugikan universitas secara kelembagaan dan finansial. Konflik internal juga memicu ketidakpastian dalam pengambilan keputusan strategis kampus, terutama terkait kebijakan akademik dan manajemen.

Aktivitas Akademik Terdampak

Kondisi ini langsung memengaruhi aktivitas akademik. Proses belajar-mengajar kehilangan stabilitas. Layanan akademik tidak berjalan optimal. Dalam situasi tersebut, mahasiswa menanggung dampak paling besar, baik secara akademik maupun psikologis. Sejumlah mahasiswa menyampaikan kekhawatiran tentang kepastian studi dan pelayanan administrasi.

Aktivis Pendidikan Minta Tindakan

Aktivis pendidikan Sulawesi Tenggara, Eni Samayati, menegaskan universitas harus bebas dari kepentingan non-akademik. Ia meminta semua pihak menghentikan praktik yang merusak dunia pendidikan.

“Jika ada pihak yang merugikan universitas, otoritas terkait harus bertindak tegas. Pendidikan menyangkut masa depan generasi daerah dan tidak boleh dikorbankan,” tegas Eni.

Eni juga menilai konflik yang berlangsung lama akan menggerus kepercayaan publik terhadap perguruan tinggi. Menurutnya, pimpinan kampus perlu memulihkan tata kelola dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi pendidikan tinggi.

Desakan Klarifikasi dan Evaluasi

Selain itu, Eni menekankan peran pemerintah dan lembaga pengawas pendidikan tinggi. Ia meminta pengawasan ketat agar pengelolaan kampus berjalan sesuai aturan dan menutup ruang konflik kepentingan.

Di sisi lain, masyarakat mendesak pimpinan kampus dan otoritas berwenang segera memberi klarifikasi terbuka. Publik juga meminta evaluasi menyeluruh agar pengelolaan pendidikan tinggi berpihak pada kepentingan akademik, bukan kepentingan kelompok.

Harapan Perbaikan Tata Kelola

Isu dugaan pembegalan UNSULTRA membuka peluang perbaikan tata kelola pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara. Penyelesaian yang cepat dan transparan akan menjaga marwah serta independensi kampus. Sebaliknya, pembiaran akan memperbesar krisis kepercayaan dan mengancam masa depan institusi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minyakita dijual di pasar sebagai dampak kebijakan DMO Minyakita

    DMO Minyakita Berpotensi Naik, Pemerintah Tunggu Kesiapan Produsen

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 109
    • 1Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com)//Pemerintah membuka peluang menaikkan kewajiban penyaluran minyak goreng rakyat Minyakita melalui skema Domestic Market Obligation (DMO). Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menegaskan pelaku usaha wajib memenuhi DMO sebesar 35% sebagai batas minimal. Ia menyatakan pemerintah mengizinkan penyaluran di atas ketentuan tersebut. Namun, pelaku usaha harus memastikan pasokan tetap aman agar distribusi tidak terganggu. Pemerintah Buka […]

  • SBY peringatan perang dunia ketiga saat kuliah umum di Lemhannas

    SBY Peringatan Perang Dunia Ketiga, Indonesia Diminta Waspada

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 166
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – SBY peringatan perang dunia ketiga muncul dalam kuliah umum yang disampaikan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Ia meminta Indonesia meningkatkan kewaspadaan karena situasi global semakin tidak stabil. Ia melihat berbagai konflik internasional menunjukkan gejala eskalasi yang semakin jelas. SBY menyampaikan pandangan tersebut saat memberikan kuliah umum di kantor Lembaga Ketahanan […]

  • Perketat seleksi beasiswa LPDP dibahas Komisi X DPR RI di Gedung DPR

    Perketat Seleksi Beasiswa LPDP, Komisi X DPR RI Ingatkan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 180
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Perketat seleksi beasiswa LPDP menjadi perhatian serius DPR setelah muncul polemik yang melibatkan mantan penerima beasiswa. Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, secara terbuka meminta pemerintah memperkuat mekanisme seleksi agar penerima beasiswa memiliki integritas, nasionalisme, dan komitmen pengabdian yang jelas. Permintaan tersebut muncul setelah pernyataan mantan penerima LPDP berinisial DS menuai […]

  • Prabowo WEF Davos sampaikan pidato ekonomi

    Prabowo WEF Davos Tegaskan Disiplin Fiskal

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Prabowo WEF Davos menegaskan komitmen Indonesia menjaga stabilitas ekonomi dan disiplin fiskal di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan sikap tersebut saat berbicara di forum World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (waktu setempat). Forum World Economic Forum mempertemukan para pemimpin negara, pelaku usaha global, dan pembuat […]

  • Sekolah Rakyat Prabowo Dibahas Seskab dan Mensos Gus Ipul

    Sekolah Rakyat Prabowo Dibahas Seskab dan Mensos Gus Ipul

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Sekolah Rakyat Prabowo terus menarik perhatian pemerintah karena berperan strategis dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Oleh karena itu, perhatian terhadap program ini kembali menguat ketika Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bertemu Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Rabu (28/1) malam. Berdasarkan unggahan akun Instagram […]

  • Hak pendidikan anak miskin di NTT masih menghadapi banyak kendala

    DPR RI Soroti Lemahnya Pemenuhan Hak Pendidikan Anak Miskin

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Hak pendidikan anak miskin kembali mendapat perhatian DPR RI setelah wafatnya seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam konteks ini, Anggota Komisi X DPR RI Habib Syarief menyebut peristiwa tersebut sebagai bukti lemahnya perlindungan hak dasar anak dalam sistem pendidikan nasional. “Kasus ini menunjukkan celah besar dalam pemenuhan hak […]

expand_less