Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Pemprov Papua Perkuat Kerja Sama Daerah untuk Akselerasi Pembangunan

Pemprov Papua Perkuat Kerja Sama Daerah untuk Akselerasi Pembangunan

  • account_circle Reski
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 266
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)— Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat kerja sama antardaerah. Dengan langkah ini, pemerintah ingin meningkatkan efektivitas pemerintahan sekaligus mempercepat pembangunan.

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Albertho Ferdinan Rumaropen, menegaskan pentingnya kolaborasi antarwilayah. Menurut dia, kerja sama mampu meningkatkan kualitas layanan publik. Selain itu, kolaborasi juga membantu daerah menghadapi tantangan geografis dan sosial di Papua.

Ia menyampaikan hal itu usai membuka Rapat Fasilitasi Kerja Sama Antar Pemerintah 2026 di Jayapura, Selasa. Dalam forum tersebut, pemerintah langsung merumuskan sejumlah langkah konkret. Dengan demikian, sinergi lintas daerah dapat berjalan lebih efektif.

Pertama, Pemprov Papua menata ulang seluruh kerja sama daerah. Langkah ini bertujuan agar semua program sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kedua, pemerintah memperjelas peran organisasi perangkat daerah (OPD). Dengan begitu, setiap OPD dapat menjalankan fungsi secara optimal.

Selanjutnya, pemerintah membangun sistem pengelolaan yang lebih terstruktur. Selain itu, sistem ini juga menekankan transparansi dan akuntabilitas. Oleh karena itu, pemerintah dapat memantau dan mengevaluasi setiap program secara berkala.

Kemudian, Pemprov Papua membentuk tim kerja sama daerah. Tim ini memiliki tugas dan kewenangan yang jelas. Dengan adanya tim tersebut, koordinasi lintas sektor menjadi lebih kuat. Di sisi lain, pemerintah juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk menjadikan kerja sama sebagai strategi utama pembangunan.

Aryoko menekankan bahwa kerja sama harus memberi dampak nyata. Oleh sebab itu, ia tidak ingin program hanya berhenti sebagai dokumen administratif. Lebih lanjut, langkah ini sejalan dengan visi Papua Cerah yang menekankan tata kelola pemerintahan kolaboratif dan inklusif.

Namun demikian, pemerintah masih menghadapi sejumlah kendala. Misalnya, koordinasi antarinstansi belum berjalan optimal. Selain itu, sistem kerja sama juga belum terintegrasi secara menyeluruh.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov Papua melibatkan Kementerian Dalam Negeri dalam kegiatan fasilitasi. Dengan dukungan tersebut, pemerintah berharap pengelolaan kerja sama menjadi lebih tertata. Pada akhirnya, langkah ini diharapkan mampu mendorong pembangunan yang lebih merata di Papua.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bahasa Tolaki di kalangan anak muda Sulawesi Tenggara"

    Bahasa Tolaki dan Keberanian Menjadi Diri Sendiri

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 852
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com | Fenomena semakin jarangnya anak muda Tolaki menggunakan bahasa ibu di ruang publik bukan sekadar persoalan pilihan bahasa. Gejala ini menunjukkan pergulatan identitas yang lebih dalam, yakni krisis kepercayaan diri kultural di tengah arus modernitas. Bahasa Daerah dan Beban Persepsi Sosial Di banyak ruang sosial, masyarakat kerap memandang bahasa daerah sebagai sesuatu yang […]

  • IHSG Ditutup Menguat, Pasar Cermati Isu Independensi Bank Sentral

    IHSG Ditutup Menguat, Pasar Cermati Isu Independensi Bank Sentral

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – IHSG menguat pada perdagangan Selasa sore seiring penguatan bursa saham Asia. Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia naik 4,90 poin atau 0,05 persen ke level 8.980,23. Sebaliknya, indeks LQ45 turun 6,30 poin atau 0,72 persen ke posisi 876,12. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, […]

  • Gubernur Fakhiri Tinjau Kesiapan Lokasi Kunjungan Wapres Gibran di Biak

    Gubernur Fakhiri Tinjau Kesiapan Lokasi Kunjungan Wapres Gibran di Biak

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 425
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – kunjungan Wapres Gibran ke Papua mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor. Gubernur Papua Matius D. Fakhiri datang langsung ke Biak untuk memastikan kesiapan daerah menjelang agenda kenegaraan tersebut. Gubernur Fakhiri tiba di Biak pada Senin (12/1/2026) bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Papua. Panglima Kodam XVIII/Cenderawasih Mayjen […]

  • RKAB 2026 Belum Terbit, Industri Smelter Mulai Tunda Produksi

    RKAB 2026 Belum Terbit, Industri Smelter Mulai Tunda Produksi

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 578
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – RKAB 2026 smelter yang belum terbit mulai berdampak langsung pada industri pengolahan dan pemurnian mineral nasional. Sejumlah perusahaan smelter menunda produksi karena belum mengantongi persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026. Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian Indonesia (AP3I), Haykal Hubies, menyebut banyak perusahaan smelter belum menjalankan produksi secara […]

  • Tambang Pulau Senja di Konawe Selatan

    “Tambang Galian C Diduga Ancam Pulau Senja dan Tanjung Kartika”

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Tambang Pulau Senja kembali menuai sorotan publik. Green Institute Sulawesi Tenggara (Sultra) menolak keras aktivitas pertambangan batu gamping di Pulau Senja dan Tanjung Kartika, Konawe Selatan, karena dinilai mengancam ekosistem pesisir dan ruang hidup masyarakat. Jakarta, 4 Januari 2025 — Green Institute Sulawesi Tenggara (Sultra) menolak keras aktivitas pertambangan batu gamping (galian C) yang diduga […]

  • Duit Di Rekening Auto Ludes, Kenali Modus Maling M-Banking

    Duit Di Rekening Auto Ludes, Kenali Modus Maling M-Banking

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 585
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Masyarakat kini semakin sering menggunakan fitur mobile banking (m-Banking) untuk bertransaksi secara daring. Layanan ini memudahkan nasabah melakukan transaksi kapan saja dan di mana saja selama terhubung dengan internet. Namun, pelaku kejahatan siber juga memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut untuk melancarkan aksi penipuan. Mereka menyasar kelengahan nasabah guna mencuri data pribadi dan menguras […]

expand_less