Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Pemprov Papua Perkuat Kerja Sama Daerah untuk Akselerasi Pembangunan

Pemprov Papua Perkuat Kerja Sama Daerah untuk Akselerasi Pembangunan

  • account_circle Reski
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)— Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat kerja sama antardaerah. Dengan langkah ini, pemerintah ingin meningkatkan efektivitas pemerintahan sekaligus mempercepat pembangunan.

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Albertho Ferdinan Rumaropen, menegaskan pentingnya kolaborasi antarwilayah. Menurut dia, kerja sama mampu meningkatkan kualitas layanan publik. Selain itu, kolaborasi juga membantu daerah menghadapi tantangan geografis dan sosial di Papua.

Ia menyampaikan hal itu usai membuka Rapat Fasilitasi Kerja Sama Antar Pemerintah 2026 di Jayapura, Selasa. Dalam forum tersebut, pemerintah langsung merumuskan sejumlah langkah konkret. Dengan demikian, sinergi lintas daerah dapat berjalan lebih efektif.

Pertama, Pemprov Papua menata ulang seluruh kerja sama daerah. Langkah ini bertujuan agar semua program sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kedua, pemerintah memperjelas peran organisasi perangkat daerah (OPD). Dengan begitu, setiap OPD dapat menjalankan fungsi secara optimal.

Selanjutnya, pemerintah membangun sistem pengelolaan yang lebih terstruktur. Selain itu, sistem ini juga menekankan transparansi dan akuntabilitas. Oleh karena itu, pemerintah dapat memantau dan mengevaluasi setiap program secara berkala.

Kemudian, Pemprov Papua membentuk tim kerja sama daerah. Tim ini memiliki tugas dan kewenangan yang jelas. Dengan adanya tim tersebut, koordinasi lintas sektor menjadi lebih kuat. Di sisi lain, pemerintah juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk menjadikan kerja sama sebagai strategi utama pembangunan.

Aryoko menekankan bahwa kerja sama harus memberi dampak nyata. Oleh sebab itu, ia tidak ingin program hanya berhenti sebagai dokumen administratif. Lebih lanjut, langkah ini sejalan dengan visi Papua Cerah yang menekankan tata kelola pemerintahan kolaboratif dan inklusif.

Namun demikian, pemerintah masih menghadapi sejumlah kendala. Misalnya, koordinasi antarinstansi belum berjalan optimal. Selain itu, sistem kerja sama juga belum terintegrasi secara menyeluruh.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov Papua melibatkan Kementerian Dalam Negeri dalam kegiatan fasilitasi. Dengan dukungan tersebut, pemerintah berharap pengelolaan kerja sama menjadi lebih tertata. Pada akhirnya, langkah ini diharapkan mampu mendorong pembangunan yang lebih merata di Papua.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Richard Lee ditahan Polda Metro Jaya

    Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 117
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Penyidik Polda Metro Jaya menahan Richard Lee setelah polisi menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen. Laporan dari Samira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif) memicu penyelidikan kasus ini. Pantauan di Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) malam memperlihatkan Richard Lee keluar dari Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) setelah menjalani […]

  • bina akrab pemuda Sultra di Bogor

    Bina akrab tahun 2025 sukses: Pandi Bastian ucapkan terima kasih

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 665
    • 0Komentar

    Bogor, duasatunews.com – Bina Akrab Pemuda Sultra menjadi ajang konsolidasi penting bagi generasi muda Sulawesi Tenggara yang tergabung dalam Pemuda 21 Sultra. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat solidaritas, tetapi juga menumbuhkan persaudaraan serta kebersamaan antaranggota dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Bogor dengan mengusung tema “Harmonis dalam Keberagaman.” Sebanyak 105 peserta mengikuti kegiatan ini […]

  • Mendagri Tito Karnavian menjelaskan WFH ASN pemda

    WFH ASN Pemda Diatur Mendagri Lewat SE Terbaru

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – WFH ASN pemda kini menjadi kebijakan resmi Kementerian Dalam Negeri. Melalui kebijakan ini, pemerintah mendorong sistem kerja yang lebih fleksibel sekaligus mempercepat digitalisasi layanan publik. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 800.1.5/3349/SJ. Dalam aturan tersebut, pemerintah menggabungkan pola kerja dari kantor (WFO) dan kerja dari rumah (WFH) […]

  • Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei terkait kepemimpinan sementara Iran

    Iran Tetapkan Kepemimpinan Sementara Usai Wafatnya Ali Khamenei dalam Serangan AS–Israel

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 174
    • 0Komentar

    TEHERAN, (Duasatunews.com) — Pemerintah Iran membentuk kepemimpinan sementara setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Mokhber mengatakan, presiden, ketua lembaga peradilan, dan satu anggota Dewan Wali Iran kini menjalankan tugas Pemimpin Tertinggi. Mokhber menegaskan konstitusi Iran mengatur mekanisme tersebut. Mokhber […]

  • Atlet Indonesia peraih medali SEA Games 2025 dan pentingnya literasi keuangan atlet

    BRI dan Kemenpora Gelar Literasi Keuangan, Dukung Stabilitas Finansial Jangka Panjang Atlet Berprestasi SEA Games 2025

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 280
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Prestasi atlet sering berakhir tanpa perlindungan finansial jangka panjang. Karena itu, bonus besar pasca-kejuaraan kerap memicu risiko baru. Terutama, risiko muncul ketika atlet tidak memiliki pemahaman pengelolaan keuangan. Isu ini penting seiring capaian Indonesia di SEA Games 2025 Thailand. Selain membawa kebanggaan, prestasi tersebut juga menghadirkan apresiasi finansial signifikan. Namun, banyak atlet belum […]

  • bahasa Tolaki di kalangan anak muda Sulawesi Tenggara"

    Bahasa Tolaki dan Keberanian Menjadi Diri Sendiri

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com | Fenomena semakin jarangnya anak muda Tolaki menggunakan bahasa ibu di ruang publik bukan sekadar persoalan pilihan bahasa. Gejala ini menunjukkan pergulatan identitas yang lebih dalam, yakni krisis kepercayaan diri kultural di tengah arus modernitas. Bahasa Daerah dan Beban Persepsi Sosial Di banyak ruang sosial, masyarakat kerap memandang bahasa daerah sebagai sesuatu yang […]

expand_less