Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » SBY Peringatan Perang Dunia Ketiga, Indonesia Diminta Waspada

SBY Peringatan Perang Dunia Ketiga, Indonesia Diminta Waspada

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 390
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – SBY peringatan perang dunia ketiga muncul dalam kuliah umum yang disampaikan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Ia meminta Indonesia meningkatkan kewaspadaan karena situasi global semakin tidak stabil. Ia melihat berbagai konflik internasional menunjukkan gejala eskalasi yang semakin jelas.

SBY menyampaikan pandangan tersebut saat memberikan kuliah umum di kantor Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) di Jakarta Pusat, Senin. Seusai kegiatan, Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily menjelaskan bahwa SBY secara langsung menyoroti ketegangan geopolitik di berbagai kawasan dunia.

Menurut Ace, SBY menilai kawasan Asia menyimpan banyak potensi konflik. Ia menyebut ketegangan di Laut Cina Selatan, kondisi di Semenanjung Korea, serta hubungan China dan Taiwan yang belum membaik. SBY menilai konflik tersebut dapat memicu dampak regional yang luas jika negara-negara terkait gagal mengendalikan eskalasi.

Selain Asia, SBY juga membahas dinamika geopolitik di Greenland yang mulai menarik perhatian negara-negara besar. Ia turut menyinggung konflik berkepanjangan di Timur Tengah yang melibatkan Palestina, Israel, Iran, dan Amerika Serikat. Menurut SBY, akumulasi konflik ini memperkuat alasan munculnya peringatan perang dunia ketiga.

SBY menegaskan bahwa situasi global ini dapat memengaruhi Indonesia secara langsung. Ia mendorong pemerintah mengambil langkah antisipatif untuk menjaga kedaulatan negara. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat, China, dan Rusia.

Ace menyebut Presiden Prabowo Subianto terus menjalankan diplomasi aktif di tengah dinamika global. Lemhannas mendukung langkah tersebut melalui kajian strategis dan penguatan kebijakan nasional. Selain diplomasi, SBY meminta pemerintah memperkuat ketahanan dalam negeri. Ia menilai sektor pangan dan pertahanan membutuhkan perhatian serius.

Dengan memperkuat diplomasi dan ketahanan nasional secara seimbang, SBY peringatan perang dunia ketiga mendorong Indonesia tetap siap menghadapi dampak konflik global yang semakin meluas.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekanan sektor teknologi membuat saham IT India anjlok di bursa India

    Saham IT India Ambruk, Kapitalisasi Pasar Hilang Rp840,9 Triliun Akibat Kekhawatiran AI

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 395
    • 1Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Saham IT India anjlok tajam pada akhir pekan perdagangan dan mencatatkan kinerja terburuk sejak Maret 2020, setelah aksi jual besar-besaran memangkas kapitalisasi pasar sektor teknologi hingga US$50 miliar atau setara Rp840,96 triliun dalam satu hari. Tekanan kuat datang dari sentimen global. Pelemahan saham teknologi di Wall Street menyeret pasar Asia, termasuk India. […]

  • makelar proyek Sultra pada proyek jalan

    FDR Geruduk Kejagung Desak Segera Periksa Pimpinan CV Berdaya Mediatama

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 837
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Dugaan praktik tidak sehat dalam pengelolaan proyek infrastruktur kembali mencuat di Sulawesi Tenggara. Publik kini menyoroti CV Berdaya Mediatama, kontraktor yang berulang kali memenangkan tender proyek bernilai miliaran rupiah. Perhatian publik menguat setelah proyek Peningkatan Jalan Asera–Amorome Utama di Kabupaten Konawe Utara dengan anggaran Rp10,8 miliar memicu kritik. Proyek tersebut gagal memenuhi […]

  • DPR AS Iran, resolusi Kongres AS, Donald Trump

    DPR AS Setujui Resolusi Pembatasan Aksi Militer ke Iran, Tekanan Politik untuk Trump Menguat

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – DPR AS Iran menjadi sorotan setelah DPR Amerika Serikat menyetujui resolusi yang mengharuskan Presiden Donald Trump meminta persetujuan Kongres sebelum melanjutkan aksi militer terhadap Iran. Keputusan itu memunculkan dinamika baru dalam politik Amerika Serikat menjelang Pemilu Sela 2026. DPR AS mencatat 215 suara yang mendukung resolusi tersebut dan 208 suara yang menolaknya. Selain itu, […]

  • hiburan malam Kendari ilegal di RICH CLUB lantai 3

    Aktivitas Hiburan Malam RICH CLUB Kendari Disorot, Hima-PPHI Layangkan Somasi Keras Diduga Tak Kantongi Izin

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 345
    • 1Komentar

    Kendari, (Duasatunews.com) – Aktivitas hiburan malam berupa live DJ di lantai 3 RICH CLUB Kendari kembali menuai sorotan. Hima-PPHI menduga kegiatan tersebut berjalan tanpa izin resmi sesuai aturan yang berlaku. Himpunan Mahasiswa Pemerhati Penegak Hukum Indonesia (Hima-PPHI) melayangkan somasi keras kepada manajemen RICH CLUB Kendari. Mereka meminta pengelola segera menghentikan aktivitas hiburan malam yang diduga […]

  • SBY Telaga Sarangan melukis panorama Gunung Lawu di Magetan

    Mantan Presiden SBY Nikmati Keindahan Telaga Sarangan Magetan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 451
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Mantan Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, mengunjungi Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat. Ia menikmati panorama alam telaga yang berada di lereng Gunung Lawu dalam suasana santai. SBY mengaku terkesan dengan keindahan Telaga Sarangan. Menurutnya, udara sejuk dan suasana tenang di kawasan tersebut memberi rasa nyaman. Karena itu, ia […]

  • Tarif IEEPA Amerika Serikat diputuskan oleh pengadilan perdagangan di New York

    Tarif IEEPA Amerika Serikat: Pengadilan AS Perintahkan Refund

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 337
    • 0Komentar

    New York City, (duasatunews.com) – Tarif IEEPA Amerika Serikat kembali menjadi perhatian setelah pengadilan perdagangan internasional di New York City memerintahkan pemerintah mengembalikan dana tarif kepada perusahaan yang terdampak kebijakan tersebut. Hakim di Pengadilan Perdagangan Internasional memerintahkan U.S. Customs and Border Protection memproses pengembalian dana tarif. Pemerintah sebelumnya memungut tarif tersebut berdasarkan undang-undang International Emergency […]

expand_less