Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Perketat Seleksi Beasiswa LPDP, Komisi X DPR RI Ingatkan

Perketat Seleksi Beasiswa LPDP, Komisi X DPR RI Ingatkan

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) Perketat seleksi beasiswa LPDP menjadi perhatian serius DPR setelah muncul polemik yang melibatkan mantan penerima beasiswa. Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, secara terbuka meminta pemerintah memperkuat mekanisme seleksi agar penerima beasiswa memiliki integritas, nasionalisme, dan komitmen pengabdian yang jelas.

Permintaan tersebut muncul setelah pernyataan mantan penerima LPDP berinisial DS menuai kritik publik. Selain itu, publik juga menyoroti dugaan pelanggaran komitmen pengabdian oleh suami DS. Karena itu, Habib menilai kasus ini menunjukkan bahwa sebagian penerima belum sepenuhnya memahami tujuan program beasiswa negara.

Selanjutnya, Habib menegaskan bahwa negara membiayai beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui uang rakyat. Dengan demikian, setiap penerima harus menjaga integritas, mematuhi aturan, serta menjalankan komitmen yang telah disepakati. Ia juga menilai pemerintah wajib memastikan bahwa dana pendidikan negara memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Lebih jauh, Habib menyebut polemik tersebut sebagai peringatan bagi pemerintah. Oleh sebab itu, pemerintah perlu memperketat seleksi beasiswa LPDP dengan menambahkan uji integritas, penelusuran rekam jejak, serta penilaian komitmen kebangsaan sejak tahap awal. Menurutnya, seleksi tidak boleh hanya mengandalkan prestasi akademik atau kemampuan teknis semata.

Di sisi lain, legislator asal Jawa Barat itu menekankan peran strategis LPDP dalam pembangunan nasional. Pada akhirnya, program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan. Habib berharap lulusan LPDP mampu memberi kontribusi nyata di bidang pendidikan, riset, inovasi, dan pelayanan publik.

Selain itu, Habib juga mendorong pemerintah melakukan pendataan ulang seluruh alumni LPDP. Langkah ini penting untuk memastikan setiap penerima menjalankan kewajiban pengabdian sesuai perjanjian. Ia pun mendukung langkah LPDP untuk memanggil pihak terkait, meminta klarifikasi, serta menjatuhkan sanksi tegas jika menemukan pelanggaran.

Sebagai penutup, Habib menilai ketegasan aturan akan menjaga kredibilitas LPDP. Dengan langkah tersebut, pemerintah dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memastikan penggunaan dana pendidikan negara benar-benar berorientasi pada kepentingan nasional.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi penggeledahan Kementerian PU oleh penyidik Kejati DKI Jakarta

    Penggeledahan di Kementerian PU, 16 Barang Disita Kejati DKI Didominasi Dokumen

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 58
    • 4Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) ||  Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menyita 16 item saat melakukan penggeledahan Kementerian PU pada Kamis (9/4/2026). Tim penyidik mengumpulkan dokumen dan buku catatan dari sejumlah ruangan di Kementerian Pekerjaan Umum. Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan tim penyidik fokus mengambil catatan administrasi. Ia menegaskan penyidik tidak menemukan barang lain dalam jumlah signifikan selain dokumen […]

  • klaim Iran UEA terkait konflik di kawasan Timur Tengah

    Klaim Iran UEA Terlibat Konflik, Ini Respons dan Faktanya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Media pemerintah Iran melaporkan dugaan keterlibatan Uni Emirat Arab (UEA) dalam konflik yang sedang berlangsung di kawasan. Namun, hingga kini tidak ada pihak independen yang dapat memverifikasi klaim tersebut. Stasiun televisi milik negara Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), mengunggah pernyataan di platform X pada Sabtu (4/4/2026). Dalam unggahan itu, IRIB […]

  • Mediasi Indonesia Iran dibahas Dubes Iran dalam keterangan pers di Jakarta

    Niat Mediasi Indonesia Disambut Iran, Namun Belum Ada Langkah Nyata

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 180
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Mediasi Indonesia Iran menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketegangan Timur Tengah. Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengapresiasi niat Pemerintah Indonesia untuk memfasilitasi dialog, meski hingga kini belum ada langkah konkret. Boroujerdi menyampaikan pernyataan tersebut saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin. Ia merespons pertanyaan wartawan terkait peluang Indonesia memediasi Iran […]

  • Kisah Cinta Mahal Moch. Hatta: Cinta yang dikorbankan demi Indonesia

    Kisah Cinta Mahal Moch. Hatta: Cinta yang dikorbankan demi Indonesia

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 204
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Mohammad Hatta, Proklamator sekaligus Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, lahir di Bukittinggi pada 12 Agustus 1902. Publik mengenalnya sebagai negarawan yang bersih, hidup sederhana, dan teguh memegang prinsip. (19/01/2026) Di balik ketajaman pemikiran dan keteguhan sikapnya, Hatta menyimpan kisah cinta yang tidak biasa. Ia menjalani cinta yang menuntut penantian, pengorbanan, dan keberanian […]

  • Bupati Pati Diduga Manfaatkan Kekosongan 601 Jabatan Perangkat Desa

    Bupati Pati Diduga Manfaatkan Kekosongan 601 Jabatan Perangkat Desa

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 232
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kasus korupsi perangkat desa Pati kini memasuki tahap pendalaman oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga tersebut menelusuri 601 jabatan perangkat desa yang masih kosong di Kabupaten Pati. Kekosongan dalam jumlah besar itu memicu kekhawatiran publik. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyampaikan bahwa tim menerima laporan tentang potensi […]

  • Kesetiaan di Ujung Kekuasaan: Catatan Sejarah Politik Jakarta 1998

    Kesetiaan di Ujung Kekuasaan: Catatan Sejarah Politik Jakarta 1998

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Dalam dinamika politik, kesetiaan sering kali diuji ketika kekuasaan mulai kehilangan pijakannya. Pada fase inilah sikap elite keputusan personal dan arah sejarah bertemu dalam satu momen yang menentukan. JAKARTA, duasatunews.com – Kesetiaan di ujung kekuasaan sering diuji ketika kekuasaan mulai kehilangan pijakannya. Dalam dinamika politik nasional, momen krisis justru memperlihatkan pilihan elite, arah perubahan, dan […]

expand_less