Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » 550 Anak Putus Sekolah di Sulbar Kembali Belajar, Program Ini Jadi Titik Awal Perubahan

550 Anak Putus Sekolah di Sulbar Kembali Belajar, Program Ini Jadi Titik Awal Perubahan

  • account_circle Reski
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 177
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

jakarta,(duasatunews.com)// – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengembalikan 550 anak tidak sekolah (ATS) ke bangku pendidikan melalui program Gerakan Kembali Bersekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Sulbar, Nehru Sagena, menyatakan capaian ini berasal dari total 1.700 anak yang tersebar di enam kabupaten. Ia menyampaikan keterangan itu saat peringatan Hari Pendidikan Nasional di Mamuju, Sabtu.

Sebaran Anak Kembali Sekolah

Secara rinci, Mamuju mencatat 141 anak kembali belajar. Polewali Mandar menyusul dengan 119 anak, sedangkan Majene mencapai 102 anak. Mamasa mencatat 92 anak, kemudian Pasangkayu 69 anak, dan Mamuju Tengah 27 anak.

Pelaksanaan Program Jemput ATS

Program berlangsung sejak Februari hingga April 2026. Selama periode itu, tim menyasar anak usia 16 hingga 21 tahun di 243 desa. Selain itu, program juga menjangkau 72 desa prioritas penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting.

Sebanyak 407 petugas turun ke lapangan. Tim terdiri dari penyuluh KB, pendamping desa, pendamping PKH, serta tenaga pendidik. Mereka memverifikasi dan mengonfirmasi data secara langsung agar hasilnya akurat.

Kendala dan Alasan Anak Putus Sekolah

Namun, hasil pendataan menunjukkan 1.033 anak memilih tidak kembali bersekolah. Sebagian anak berpindah domisili, sementara lainnya menghadapi kondisi tertentu.

Nehru Sagena merinci penyebab utama. Sebanyak 314 anak berhenti karena menikah atau mengurus rumah tangga. Sebanyak 287 anak tidak berminat melanjutkan pendidikan, sedangkan 255 anak memilih bekerja.

Selain itu, 149 anak menghadapi kendala biaya. Jarak sekolah yang jauh menghambat 87 anak. Sementara itu, lingkungan memengaruhi 65 anak, dan faktor lain turut berperan dalam sejumlah kasus.

Dukungan Pemerintah Provinsi

Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menilai capaian ini sebagai langkah awal yang positif, meski belum memenuhi target.

Pemerintah provinsi menyiapkan dukungan konkret. Mereka menyediakan seragam, perlengkapan sekolah, serta bantuan biaya pendidikan. Langkah ini bertujuan mencegah anak kembali putus sekolah.

Selain itu, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif. Program ini menuntut kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan.

Apresiasi pada Hardiknas

Pada kegiatan tersebut, pemerintah provinsi memberikan Satyalancana Karya Satya kepada tiga aparatur sipil negara sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka di bidang pendidikan.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak positif program MBG terlihat saat siswa menikmati makan bergizi gratis di sekolah

    MBG Dorong Perputaran Ekonomi Lokal dan Perkuat Ketahanan Gizi Anak

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 298
    • 1Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Dampak positif program MBG semakin terlihat di berbagai daerah sejak pemerintah menjalankannya secara bertahap. Program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal. Oleh karena itu, banyak pihak menilai MBG sebagai kebijakan yang memiliki manfaat ganda. Di sekolah, siswa menerima makanan bergizi secara rutin. Selain itu, […]

  • makelar proyek Sultra pada proyek jalan

    FDR Geruduk Kejagung Desak Segera Periksa Pimpinan CV Berdaya Mediatama

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 699
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Dugaan praktik tidak sehat dalam pengelolaan proyek infrastruktur kembali mencuat di Sulawesi Tenggara. Publik kini menyoroti CV Berdaya Mediatama, kontraktor yang berulang kali memenangkan tender proyek bernilai miliaran rupiah. Perhatian publik menguat setelah proyek Peningkatan Jalan Asera–Amorome Utama di Kabupaten Konawe Utara dengan anggaran Rp10,8 miliar memicu kritik. Proyek tersebut gagal memenuhi […]

  • Rodrygo absen lawan Benfica usai sanksi UEFA

    Rodrygo Absen Lawan Benfica di Playoff Liga Champions

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Rodrygo absen lawan Benfica pada dua leg playoff Liga Champions 2025/26. Absennya penyerang Real Madrid tersebut terjadi setelah UEFA menjatuhkan sanksi larangan bermain dua pertandingan akibat kartu merah yang ia terima pada fase liga. Real Madrid memastikan tidak dapat menurunkan Rodrygo saat menghadapi Benfica. Kondisi ini memaksa klub asal Spanyol itu menyiapkan […]

  • Denny Indrayana saat diwawancarai media menyoroti tambang batubara dekat permukiman warga

    Tambang Batubara Dekat Permukiman, Eks Wamenkumham Era SBY Angkat Suara

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 201
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Tambang batubara dekat permukiman di Kalimantan Selatan memicu perhatian serius. Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Denny Indrayana, secara terbuka mengkritik aktivitas tambang yang berdiri sangat dekat dengan rumah warga. Kritik tersebut muncul melalui unggahan media sosial. Dalam unggahan itu, Denny memperlihatkan lokasi tambang batubara di Sungai […]

  • Masda Agus: Dana Jaminan Reklamasi Harus Dikembalikan ke Daerah

    Masda Agus: Dana Jaminan Reklamasi Harus Dikembalikan ke Daerah

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 852
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Isu pengelolaan dana reklamasi kembali mengemuka seiring lambannya pemulihan lingkungan pascatambang di sejumlah daerah. Pemerhati lingkungan hidup, Masda Agus, menilai dominasi pemerintah pusat dalam pengelolaan dana tersebut membuat pemerintah daerah sulit bergerak cepat. Masda mendorong pemerintah agar memberi ruang lebih besar kepada daerah dalam mengelola dana jaminan reklamasi. Menurutnya, daerah memahami kondisi […]

  • Wisuda Pemuda 21 bersama LP2D di Jakarta

    Pemuda 21 Rayakan Ramah Tamah Wisuda Kader, Siap Cetak Pemimpin Masa Depan dan Berdaya Saing Global

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 721
    • 0Komentar

    Jakarta, Duasatunews.com — Wisuda Pemuda 21 kembali memperkuat komitmen pengembangan sumber daya manusia Indonesia. Pada 2025, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) bersama Pemuda 21 meluluskan 59 kader Strata Satu (S1) di Universitas Ibnu Chaldun Jakarta. Melalui kegiatan Ramah Tamah Wisudawan dan Wisudawati, LP2D dan Pemuda 21 mengangkat tema “Menghasilkan Lulusan yang Kritis dan Inovatif, […]

expand_less