Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » 550 Anak Putus Sekolah di Sulbar Kembali Belajar, Program Ini Jadi Titik Awal Perubahan

550 Anak Putus Sekolah di Sulbar Kembali Belajar, Program Ini Jadi Titik Awal Perubahan

  • account_circle Reski
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

jakarta,(duasatunews.com)// – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengembalikan 550 anak tidak sekolah (ATS) ke bangku pendidikan melalui program Gerakan Kembali Bersekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Sulbar, Nehru Sagena, menyatakan capaian ini berasal dari total 1.700 anak yang tersebar di enam kabupaten. Ia menyampaikan keterangan itu saat peringatan Hari Pendidikan Nasional di Mamuju, Sabtu.

Sebaran Anak Kembali Sekolah

Secara rinci, Mamuju mencatat 141 anak kembali belajar. Polewali Mandar menyusul dengan 119 anak, sedangkan Majene mencapai 102 anak. Mamasa mencatat 92 anak, kemudian Pasangkayu 69 anak, dan Mamuju Tengah 27 anak.

Pelaksanaan Program Jemput ATS

Program berlangsung sejak Februari hingga April 2026. Selama periode itu, tim menyasar anak usia 16 hingga 21 tahun di 243 desa. Selain itu, program juga menjangkau 72 desa prioritas penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting.

Sebanyak 407 petugas turun ke lapangan. Tim terdiri dari penyuluh KB, pendamping desa, pendamping PKH, serta tenaga pendidik. Mereka memverifikasi dan mengonfirmasi data secara langsung agar hasilnya akurat.

Kendala dan Alasan Anak Putus Sekolah

Namun, hasil pendataan menunjukkan 1.033 anak memilih tidak kembali bersekolah. Sebagian anak berpindah domisili, sementara lainnya menghadapi kondisi tertentu.

Nehru Sagena merinci penyebab utama. Sebanyak 314 anak berhenti karena menikah atau mengurus rumah tangga. Sebanyak 287 anak tidak berminat melanjutkan pendidikan, sedangkan 255 anak memilih bekerja.

Selain itu, 149 anak menghadapi kendala biaya. Jarak sekolah yang jauh menghambat 87 anak. Sementara itu, lingkungan memengaruhi 65 anak, dan faktor lain turut berperan dalam sejumlah kasus.

Dukungan Pemerintah Provinsi

Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menilai capaian ini sebagai langkah awal yang positif, meski belum memenuhi target.

Pemerintah provinsi menyiapkan dukungan konkret. Mereka menyediakan seragam, perlengkapan sekolah, serta bantuan biaya pendidikan. Langkah ini bertujuan mencegah anak kembali putus sekolah.

Selain itu, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif. Program ini menuntut kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan.

Apresiasi pada Hardiknas

Pada kegiatan tersebut, pemerintah provinsi memberikan Satyalancana Karya Satya kepada tiga aparatur sipil negara sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka di bidang pendidikan.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modus OTT KPK Berubah, Ketua KPK Ungkap Pola Baru

    Modus OTT KPK Berubah, Ketua KPK Ungkap Pola Baru

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 295
    • 1Komentar

    Modus OTT KPK berubah seiring perkembangan praktik korupsi yang semakin kompleks. Seiring dengan itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melihat pelaku tidak lagi mengandalkan penyerahan uang tunai. Sebaliknya, mereka kini aktif menyamarkan aliran dana melalui transaksi berlapis. Jakarta, duasatunews.com  — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menegaskan bahwa modus OTT KPK berubah secara nyata. Saat […]

  • arti mokel ramadan ilustrasi membatalkan puasa sebelum maghrib tanpa alasan syar’i

    Istilah Mokel Viral Saat Ramadan, Ini Makna dan Hukumnya

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 351
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Istilah mokel kembali ramai digunakan setiap Ramadan. Anak muda sering menyebut kata ini dalam percakapan sehari-hari maupun di media sosial untuk menggambarkan seseorang yang membatalkan puasa sebelum waktu berbuka tanpa alasan yang dibenarkan agama. Dalam praktiknya, masyarakat memakai mokel untuk menyebut tindakan makan atau minum secara sengaja saat masih menjalankan puasa. Meski […]

  • Penikaman Karyawan Rich Club Kendari Belum Terungkap

    Penikaman Karyawan Rich Club Kendari Belum Terungkap

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 348
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Dua pekan setelah insiden penikaman terhadap karyawan Rich Club Kitchen Bar Executive Karaoke and Lounge di Kota Kendari, kepolisian belum menangkap satu pun terduga pelaku. Kondisi ini memicu sorotan publik, terutama setelah aparat menyebut alasan “zona merah” sebagai kendala penangkapan. Para korban melaporkan kasus tersebut secara resmi ke kepolisian. Aparat mengklaim telah mengantongi […]

  • Aksi protes menolak kriminalisasi konten digital

    Kriminalisasi Konten Digital Kembali Berujung Penjara

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 344
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kriminalisasi konten digital kembali menjadi sorotan publik setelah aparat memproses warga karena unggahan di media sosial. Praktik kriminalisasi konten digital ini memicu kekhawatiran luas terhadap perlindungan kebebasan berekspresi di Indonesia (20/01/2026). Ruang digital seharusnya menjadi tempat warga bertukar gagasan dan menyampaikan kritik. Namun, aparat kerap menggunakan pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi […]

  • KPK panggil Bupati Pati di Gedung Merah Putih

    KPK Periksa Plt Bupati Pati hingga Ketua DPRD dalam Kasus Pemerasan Sudewo

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 260
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – KPK panggil Plt Bupati Pati menjadi fokus penyidikan kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati Pati nonaktif, Sudewo. Pemeriksaan ini juga menyasar Ketua DPRD Pati sebagai saksi kunci. Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Risma Ardhi Chandra selaku Pelaksana Tugas Bupati Pati dan Ali Badrudin selaku Ketua DPRD Pati. Pemeriksaan berlangsung di Polrestabes Semarang, Selasa. […]

  • Prabowo Bertemu Wakil PM Inggris di London

    Prabowo Bertemu Wakil PM Inggris di London

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 372
    • 0Komentar

    LONDON, duasatunews.com – Prabowo bertemu Wakil PM Inggris menjadi agenda utama kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di London. Oleh karena itu, Presiden menggelar pertemuan bilateral dengan Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy di Lancaster House, Selasa (20/1/2026), dalam format santap siang kerja atau working lunch. Pertemuan ini bertujuan memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Inggris. Selain […]

expand_less