Menko Polkam Tinjau Huntara Korban Bencana di Agam
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
- visibility 219
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pembangunan hunian sementara sebagai upaya penanganan korban bencana di Kabupaten Agam.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com — Menko Polkam tinjau huntara bagi korban bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago meninjau langsung pembangunan 117 hunian sementara (huntara) di Nagari Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kamis (8/1), sebagai upaya memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal dan berpihak pada keselamatan warga.
Menko Polkam Tinjau Huntara di Kabupaten Agam
Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam tinjau huntara untuk memastikan pembangunan berjalan lancar, aman, dan sesuai standar kelayakan. Djamari menegaskan komitmen pemerintah dalam menyediakan tempat tinggal sementara yang layak sebelum hunian permanen tersedia. Pemerintah pusat juga terus memantau penanganan bencana alam di Sumatera Barat melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Menko Polkam Tinjau Huntara dan Dialog dengan Pengungsi
Di sela peninjauan, Djamari mengunjungi Posko Utama SDN 05 Kayu Pasak. Ia berdialog dengan para pengungsi dan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.
“Dalam kondisi seperti ini, kita tidak boleh kehilangan harapan. Pemerintah hadir dan akan terus mendampingi masyarakat,” ujarnya. Djamari juga menyampaikan salam serta perhatian Presiden Prabowo Subianto kepada warga terdampak.
Relokasi 244 Kepala Keluarga ke Hunian Sementara
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Agam, sebanyak 244 kepala keluarga masih mengungsi di sejumlah posko. Pemerintah daerah merencanakan relokasi bertahap ke 117 unit huntara yang sedang dibangun sebagai bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana agar warga segera tinggal lebih aman dan layak.
Peran TNI dalam Pembangunan Huntara
Personel Tentara Nasional Indonesia melaksanakan pembangunan huntara di lokasi terdampak. Keterlibatan TNI memperkuat peran TNI dalam tanggap darurat bencana, mulai dari konstruksi hingga pengamanan lingkungan. Tim lapangan memastikan hunian memiliki perlindungan dari cuaca, keamanan, dan akses memadai bagi keluarga pengungsi.
Komitmen Pemerintah Pascabencana
Menko Polkam mengapresiasi dedikasi prajurit TNI dan seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap pembangunan huntara segera rampung agar warga dapat kembali beraktivitas secara bertahap. Pemerintah pusat akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta pemangku kepentingan lainnya.
Sebagai rujukan kebijakan dan data kebencanaan, pemerintah mengacu pada informasi resmi Kemenko Polhukam RI (https://www.kemenkopolhukam.go.id) serta BNPB (https://www.bnpb.go.id) untuk memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan cepat, tepat, dan akuntabel.
