Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Beasiswa Molor, Mahasiswa Konawe di Jakarta Menjerit Jelang Ujian Semester

Beasiswa Molor, Mahasiswa Konawe di Jakarta Menjerit Jelang Ujian Semester

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 308
  • comment 7 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) – Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Konawe yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Jakarta mengeluhkan belum terealisasinya bantuan pendidikan (beasiswa) dari Pemerintah Kabupaten Konawe. Keterlambatan pencairan tersebut dinilai telah berdampak langsung terhadap keberlangsungan studi para mahasiswa, bahkan mengancam mereka tidak dapat mengikuti ujian akhir semester.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi di Jakarta sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa asal Konawe yang menempuh studi di ibu kota.

Namun, beberapa bulan setelah penandatanganan MoU tersebut, hingga kini realisasi pencairan bantuan pendidikan belum juga diterima oleh mahasiswa maupun pihak kampus. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena sebagian mahasiswa telah menunggak biaya kuliah.

Akibat keterlambatan tersebut, sejumlah mahasiswa bahkan sempat mendapat teguran dari pihak kampus karena belum melunasi kewajiban pembayaran. Persoalan itu untuk sementara dapat diatasi melalui penandatanganan surat pernyataan penangguhan pembayaran sambil menunggu pencairan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Konawe.

Beberapa pekan lalu, pimpinan salah satu lembaga pendidikan dan pelatihan daerah juga telah bertemu langsung dengan Bupati Konawe, Yusran Akbar, guna membahas kepastian realisasi program bantuan pendidikan tersebut. Dalam pertemuan itu, Bupati disebut menyampaikan komitmennya untuk segera merealisasikan penyaluran beasiswa dalam waktu secepatnya.

Belakangan diketahui bahwa proses penyaluran bantuan pendidikan memang telah dimulai, namun masih difokuskan kepada perguruan tinggi yang berada di wilayah Sulawesi Tenggara. Sementara itu, penyaluran untuk mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar daerah, termasuk di Jakarta, belum juga dilakukan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, proses penyaluran sempat tertunda karena Pemerintah Kabupaten Konawe memprioritaskan penyelenggaraan Pawai Ta’aruf dan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Sulawesi Tenggara, di mana Konawe menjadi tuan rumah.

Di sisi lain, waktu terus berjalan. Sejumlah perguruan tinggi di Jakarta dalam waktu dekat akan melaksanakan ujian akhir semester. Salah satu syarat utama mengikuti ujian adalah menyelesaikan seluruh kewajiban administrasi, termasuk pelunasan biaya kuliah.

Kondisi tersebut membuat mahasiswa penerima beasiswa berada dalam situasi yang sulit karena mereka bergantung pada bantuan yang hingga kini belum kunjung dicairkan.

“Kalau beasiswa ini tidak segera direalisasikan, kami terancam tidak bisa ikut ujian. Padahal kami sudah dijanjikan sejak MoU ditandatangani. Kami hanya meminta pemerintah menepati komitmennya,” ungkap salah seorang mahasiswa asal Konawe di Jakarta yang enggan disebutkan namanya.

Para mahasiswa berharap Pemerintah Kabupaten Konawe segera menyelesaikan proses administrasi dan mempercepat pencairan bantuan pendidikan agar hak mereka memperoleh pendidikan tidak terhambat oleh persoalan birokrasi.

Keterlambatan ini juga memunculkan kritik terhadap kepemimpinan Bupati Konawe, Yusran Akbar, Komitmen yang telah disampaikan kepada publik semestinya diikuti dengan langkah konkret dan penyelesaian tepat waktu. Program beasiswa bukan sekadar janji politik atau agenda seremonial, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Konawe.

Pemerintah daerah dinilai perlu menempatkan kepentingan pendidikan sebagai prioritas utama. Penundaan yang berlarut-larut tidak hanya berdampak pada administrasi kampus, tetapi juga berpotensi menghambat prestasi akademik mahasiswa, bahkan mengancam masa depan mereka. Di tengah berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah, nasib mahasiswa perantau seharusnya tidak menjadi pihak yang paling akhir mendapatkan perhatian.

Bagi para mahasiswa, bantuan pendidikan bukanlah bentuk belas kasihan pemerintah, melainkan wujud tanggung jawab daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, mereka meminta Bupati Konawe segera membuktikan komitmen yang pernah disampaikan dengan merealisasikan pencairan beasiswa tanpa penundaan lebih lanjut.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Konawe terkait keterlambatan penyaluran beasiswa tersebut.

Komentar (7)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serangan Iran ke fasilitas energi Timur Tengah berdampak pada ladang gas Leviathan Israel

    Serangan Iran Timur Tengah Guncang Produksi Minyak dan Gas

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 370
    • 0Komentar

    TEL AVIV, (duasatunews.com) – Serangan Iran Timur Tengah memasuki hari ketiga dan langsung mengganggu produksi minyak serta gas di kawasan Teluk. Sejumlah fasilitas strategis di Israel, Qatar, dan Arab Saudi menghentikan operasi demi menjaga keamanan infrastruktur vital. Akibatnya, pasar energi global merespons dengan kenaikan harga yang signifikan. Kawasan Teluk selama ini menjadi pusat produksi energi […]

  • Hari Pahlawan 10 November mengenang Pertempuran Surabaya 1945 photo_camera 1

    HARI PAHLAWAN (JASMERAH)

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Eni Samayati
    • visibility 822
    • 0Komentar

    Jakarta – DuaSatuNews.com | Setiap 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan sebagai momentum refleksi nasional. Peringatan ini tidak hanya mengenang para pahlawan yang gugur, tetapi juga mengingatkan seluruh rakyat agar terus menjaga nilai pengorbanan, keberanian, dan cita-cita luhur para pendiri bangsa. Dengan demikian, Hari Pahlawan berfungsi sebagai alarm sejarah agar bangsa ini tidak kehilangan […]

  • pertambangan Sulawesi Tenggara sebagai motor ekonomi daerah

    Brian Putra: Jika Pertambangan di Sultra Dikelola dengan Baik, Daerah Akan Tumbuh Berkeadilan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 653
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pertambangan Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, masyarakat hanya akan merasakan manfaatnya jika pemerintah dan pelaku usaha mengelola sektor ini secara transparan, taat aturan, dan berkeadilan. Mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang menempuh pendidikan tinggi di Jakarta, Brian Putra, menyampaikan pandangan tersebut kepada media. Ia menilai kekayaan sumber […]

  • Atlet loncat indah sinkron tampil pada Kejurnas loncat indah 2026 di GBK Jakarta

    Kejurnas Loncat Indah 2026 Tegaskan Kebangkitan Atlet Muda dan Persaingan Nasional yang Semakin Ketat

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Kejurnas loncat indah 2026 menghadirkan perkembangan signifikan dalam regenerasi atlet nasional. Ajang yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno ini memperlihatkan atlet muda yang mampu menekan dominasi senior sejak babak awal. Wakil Ketua Komisi Teknik loncat indah Akuatik Indonesia Ronaldy Herbintoro menilai atlet lapis kedua kini berkembang pesat. Mereka menunjukkan teknik yang […]

  • Koalisi Sanae Takaichi menang pemilu Jepang dengan mayoritas super

    Sanae Takaichi menang pemilu Jepang bersama koalisi pemerintah

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Sanae Takaichi menang pemilu Jepang setelah koalisi pemerintah yang ia pimpin meraih kemenangan besar dalam pemilu nasional pada Minggu (8/2). Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi berhasil mengamankan dukungan mayoritas super di parlemen, sehingga memperkuat posisi pemerintahannya untuk lima tahun ke depan. Kemenangan ini membuka jalan bagi agenda kebijakan strategis, termasuk rencana pemotongan […]

  • Aida Budiman menyampaikan penguatan instrumen pasar uang rupiah dalam acara literasi keuangan di Jakarta

    BI Kembangkan Instrumen Pasar Uang, Investor Didorong Tetap Simpan Aset Rupiah

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 237
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Bank Indonesia (BI) memperluas instrumen pasar uang untuk segmen ritel dan korporasi. Langkah ini bertujuan menjaga minat investor terhadap aset rupiah di tengah tekanan ekonomi global. Deputi Gubernur BI, Aida Budiman, mengatakan masyarakat membutuhkan pilihan investasi yang aman dan fleksibel. Karena itu, BI terus mengembangkan instrumen pasar keuangan domestik. “Supaya investor mau menanam modalnya […]

expand_less