Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Beasiswa Molor, Mahasiswa Konawe di Jakarta Menjerit Jelang Ujian Semester

Beasiswa Molor, Mahasiswa Konawe di Jakarta Menjerit Jelang Ujian Semester

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) – Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Konawe yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Jakarta mengeluhkan belum terealisasinya bantuan pendidikan (beasiswa) dari Pemerintah Kabupaten Konawe. Keterlambatan pencairan tersebut dinilai telah berdampak langsung terhadap keberlangsungan studi para mahasiswa, bahkan mengancam mereka tidak dapat mengikuti ujian akhir semester.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi di Jakarta sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa asal Konawe yang menempuh studi di ibu kota.

Namun, beberapa bulan setelah penandatanganan MoU tersebut, hingga kini realisasi pencairan bantuan pendidikan belum juga diterima oleh mahasiswa maupun pihak kampus. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena sebagian mahasiswa telah menunggak biaya kuliah.

Akibat keterlambatan tersebut, sejumlah mahasiswa bahkan sempat mendapat teguran dari pihak kampus karena belum melunasi kewajiban pembayaran. Persoalan itu untuk sementara dapat diatasi melalui penandatanganan surat pernyataan penangguhan pembayaran sambil menunggu pencairan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Konawe.

Beberapa pekan lalu, pimpinan salah satu lembaga pendidikan dan pelatihan daerah juga telah bertemu langsung dengan Bupati Konawe, Yusran Akbar, guna membahas kepastian realisasi program bantuan pendidikan tersebut. Dalam pertemuan itu, Bupati disebut menyampaikan komitmennya untuk segera merealisasikan penyaluran beasiswa dalam waktu secepatnya.

Belakangan diketahui bahwa proses penyaluran bantuan pendidikan memang telah dimulai, namun masih difokuskan kepada perguruan tinggi yang berada di wilayah Sulawesi Tenggara. Sementara itu, penyaluran untuk mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar daerah, termasuk di Jakarta, belum juga dilakukan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, proses penyaluran sempat tertunda karena Pemerintah Kabupaten Konawe memprioritaskan penyelenggaraan Pawai Ta’aruf dan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Sulawesi Tenggara, di mana Konawe menjadi tuan rumah.

Di sisi lain, waktu terus berjalan. Sejumlah perguruan tinggi di Jakarta dalam waktu dekat akan melaksanakan ujian akhir semester. Salah satu syarat utama mengikuti ujian adalah menyelesaikan seluruh kewajiban administrasi, termasuk pelunasan biaya kuliah.

Kondisi tersebut membuat mahasiswa penerima beasiswa berada dalam situasi yang sulit karena mereka bergantung pada bantuan yang hingga kini belum kunjung dicairkan.

“Kalau beasiswa ini tidak segera direalisasikan, kami terancam tidak bisa ikut ujian. Padahal kami sudah dijanjikan sejak MoU ditandatangani. Kami hanya meminta pemerintah menepati komitmennya,” ungkap salah seorang mahasiswa asal Konawe di Jakarta yang enggan disebutkan namanya.

Para mahasiswa berharap Pemerintah Kabupaten Konawe segera menyelesaikan proses administrasi dan mempercepat pencairan bantuan pendidikan agar hak mereka memperoleh pendidikan tidak terhambat oleh persoalan birokrasi.

Keterlambatan ini juga memunculkan kritik terhadap kepemimpinan Bupati Konawe, Yusran Akbar, Komitmen yang telah disampaikan kepada publik semestinya diikuti dengan langkah konkret dan penyelesaian tepat waktu. Program beasiswa bukan sekadar janji politik atau agenda seremonial, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Konawe.

Pemerintah daerah dinilai perlu menempatkan kepentingan pendidikan sebagai prioritas utama. Penundaan yang berlarut-larut tidak hanya berdampak pada administrasi kampus, tetapi juga berpotensi menghambat prestasi akademik mahasiswa, bahkan mengancam masa depan mereka. Di tengah berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah, nasib mahasiswa perantau seharusnya tidak menjadi pihak yang paling akhir mendapatkan perhatian.

Bagi para mahasiswa, bantuan pendidikan bukanlah bentuk belas kasihan pemerintah, melainkan wujud tanggung jawab daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, mereka meminta Bupati Konawe segera membuktikan komitmen yang pernah disampaikan dengan merealisasikan pencairan beasiswa tanpa penundaan lebih lanjut.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Konawe terkait keterlambatan penyaluran beasiswa tersebut.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ali Mazi saat Munas KKST di Ancol Jakarta

    Munas KKST: Ali Mazi Gaungkan Semangat Persatuan Dan Persaudaraan

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Musyawarah Nasional (Munas) Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) berlangsung khidmat dan meriah di kawasan Ancol, Jakarta. Pada kesempatan ini, ribuan perantau asal Sulawesi Tenggara dari berbagai daerah hadir dan berpartisipasi aktif. Dengan demikian, Munas menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi serta solidaritas warga Sultra di perantauan. Dalam sambutannya, pendiri KKST, Ali Mazi, […]

  • Eks Sekjen Kemenaker Diduga Beli Mobil Pakai Uang Hasil Peras Izin

    Eks Sekjen Kemenaker Diduga Beli Mobil Pakai Uang Hasil Peras Izin

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dugaan pemerasan RPTKA Kemnaker kembali mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aset milik mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Heri Sudarmanto. Seiring penyidikan berjalan, penyidik mendalami aliran dana yang berasal dari pengurusan izin tenaga kerja asing. Selain itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa Heri menampung uang hasil pemerasan melalui rekening […]

  • Tim KKP survei muara dangkal Aceh untuk memperlancar aktivitas nelayan dan mengurangi risiko banjir di wilayah pesisir.

    KKP Survei 13 Muara Dangkal di Aceh untuk Lancarkan Aktivitas Nelayan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – KKP survei muara dangkal Aceh sebagai langkah mempercepat penanganan sedimentasi di sejumlah wilayah pesisir. Pendangkalan muara selama ini menghambat aktivitas nelayan dan meningkatkan risiko banjir di beberapa daerah. Direktur Pemanfaatan Ruang Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Ditjen Penataan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, Permana Yudiarso, mengatakan survei tersebut menindaklanjuti permintaan Pemerintah Aceh terkait kondisi […]

  • dampak kebakaran depot minyak Rusia terhadap ekonomi global

    Indonesia Perlu Antisipasi Dampak Jangka Panjang Kebakaran Depot Minyak Rusia

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 274
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com —Indonesia perlu mengantisipasi dampak jangka panjang kebakaran depot minyak di Rusia akibat serangan drone Ukraina di Kota Penza, Jumat (23/1/2026) pagi waktu setempat. Insiden tersebut berpotensi memengaruhi harga energi global dan berdampak tidak langsung pada perekonomian nasional. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menilai ketegangan geopolitik Rusia–Ukraina berdampak pada […]

  • pengusaha tambang berkuasa dan konflik kepentinga

    PENGUSAHA TAMBANG MEMIMPIN DAERAH TAMBANG

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 1.091
    • 0Komentar

    Oleh: Eni Samayati JAKARTA, duasatunews.com – Demokrasi lahir untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Cita-cita itu tertulis tegas dalam Undang-Undang Dasar 1945. Namun hingga kini, keadilan dan kemakmuran masih terasa jauh dari realitas hidup rakyat. Setiap lima tahun sekali, pesta demokrasi kembali digelar. Pada saat yang sama, para kontestan mengorbankan waktu, tenaga, dan dana […]

  • May Day 2026 Monas dipadati buruh berjalan kaki menuju lokasi aksi di Jakarta Pusat

    Gelombang Buruh Padati Monas di May Day 2026, Presiden Dijadwalkan Hadir

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja memusatkan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jumat pagi. Massa mulai berdatangan sejak pukul 08.00 WIB dan langsung mengarah ke panggung utama di lapangan barat. Arus kendaraan yang membawa peserta memadati sejumlah ruas jalan menuju lokasi. Bus dan kendaraan pribadi […]

expand_less