Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Kontribusi Anton Timbang Membuka Gerbang Investasi di Sulawesi Tenggara

Kontribusi Anton Timbang Membuka Gerbang Investasi di Sulawesi Tenggara

  • account_circle Afs
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • visibility 973
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Arin Fahrul Sanjaya, S.I.Kom
Direktur Eksekutif Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka
Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (IPPMI) Konsel–Jakarta

Jakarta, duasatunews.com – Anton Timbang buka gerbang investasi Sulawesi Tenggara di tengah momentum besar hilirisasi nikel dan arus modal yang terus meningkat. Peran kepemimpinan lokal menjadi penentu apakah investasi benar-benar menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat atau justru melahirkan ketimpangan baru.

Sulawesi Tenggara (Sultra) kini berada pada fase penentuan arah pembangunan daerah. Kekayaan sumber daya alam, khususnya di sektor pertambangan nikel, menjadikan Sultra magnet bagi investor nasional dan internasional. Namun, manfaat investasi tidak hadir secara otomatis. Kepemimpinan dan arah kebijakan lokal menentukan apakah investasi membawa kesejahteraan atau sekadar menghasilkan angka pertumbuhan ekonomi.

Dalam konteks tersebut, peran Anton Timbang menjadi penting untuk dibahas.

Peran Strategis Kadin Sultra

Sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sultra, Anton Timbang mengambil peran strategis dalam membuka akses investasi ke daerah. Ia secara aktif membangun kepercayaan investor sekaligus mendorong terciptanya iklim usaha yang lebih kondusif. Berkat upaya ini, Sultra mulai diposisikan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia.

Anton Timbang tidak hanya fokus pada arus modal, tetapi juga pada fondasi ekosistem bisnis yang berkelanjutan.

Menjembatani Dunia Usaha dan Kepentingan Publik

Anton Timbang memperkuat komunikasi lintas sektor. Ia menjalin hubungan antara dunia usaha dan pemerintah daerah, mempertemukan investor besar dengan pelaku UMKM lokal, serta membuka ruang dialog antara kepentingan ekonomi dan aspirasi masyarakat. Melalui peran tersebut, ia berfungsi sebagai penghubung antara modal, kebijakan, dan kebutuhan publik.

Pendekatan ini memberi peluang agar pertumbuhan ekonomi tidak berhenti di level elite bisnis, tetapi mengalir ke lapisan masyarakat bawah.

Risiko Investasi dan Tanggung Jawab Sosial

Di balik geliat investasi, risiko sosial dan lingkungan selalu mengintai. Ketimpangan sosial, eksploitasi sumber daya, dan konflik agraria dapat muncul jika pemerintah dan pelaku usaha abai terhadap dampak jangka panjang. Karena itu, Kadin Sultra di bawah kepemimpinan Anton Timbang memikul tanggung jawab yang lebih besar.

Kadin tidak hanya perlu mendatangkan modal, tetapi juga memastikan investasi berjalan adil, beretika, dan berkelanjutan.

Hilirisasi dan Dampak Nyata bagi Rakyat

Saya melihat adanya dorongan agar hilirisasi industri benar-benar memberi manfaat konkret. Kebijakan ini tidak boleh berhenti pada proyek besar yang menguntungkan investor semata. Hilirisasi harus menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing UMKM, dan menggerakkan ekonomi rakyat.

Upaya tersebut perlu dijaga dan diperkuat agar Sultra tidak berubah menjadi sekadar “ladang subur” bagi pemodal, melainkan tetap menjadi ruang hidup yang adil bagi masyarakatnya.

Ujian Konsistensi Kepemimpinan

Ke depan, Sultra masih menghadapi tantangan besar. Regulasi sering tumpang tindih, infrastruktur belum merata, dan kualitas sumber daya manusia lokal membutuhkan peningkatan serius. Kondisi ini menguji konsistensi kepemimpinan Anton Timbang.

Ia perlu menjaga keseimbangan antara kepentingan investasi dan keadilan sosial, serta antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Investasi dengan Visi Jangka Panjang

Saya mengapresiasi kontribusi Anton Timbang dalam membuka gerbang investasi di Sulawesi Tenggara. Namun, apresiasi ini harus diikuti dengan pengawalan kritis. Investasi hanya bermakna jika berpijak pada visi jangka panjang yang memihak rakyat.

Pada akhirnya, investasi bukan sekadar soal triliunan rupiah yang masuk ke daerah. Investasi harus mampu mengubah wajah Sulawesi Tenggara menjadi lebih sejahtera, lebih adil, dan lebih berkelanjutan.

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RKAB 2026 Belum Terbit, Industri Smelter Mulai Tunda Produksi

    RKAB 2026 Belum Terbit, Industri Smelter Mulai Tunda Produksi

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 556
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – RKAB 2026 smelter yang belum terbit mulai berdampak langsung pada industri pengolahan dan pemurnian mineral nasional. Sejumlah perusahaan smelter menunda produksi karena belum mengantongi persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026. Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian Indonesia (AP3I), Haykal Hubies, menyebut banyak perusahaan smelter belum menjalankan produksi secara […]

  • Menlu Turki dan Iran Bahas Upaya Redam Ketegangan Kawasan

    Menlu Turki dan Iran Bahas Upaya Redam Ketegangan Kawasan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membahas upaya meredakan ketegangan kawasan melalui sambungan telepon pada Selasa (28/1/2026). Pembicaraan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk mengedepankan jalur diplomasi. Sumber di Kementerian Luar Negeri Turki menyebutkan bahwa kedua menlu fokus pada langkah konkret penurunan eskalasi. Mereka menilai […]

  • AS Keluar Organisasi Internasional, Pakar Mesir Soroti Dampak Global

    AS Keluar Organisasi Internasional, Pakar Mesir Soroti Dampak Global

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 530
    • 0Komentar

    KAIRO, duasatunews.com — AS keluar organisasi internasional berpotensi membawa dampak luas terhadap negara-negara berkembang dan tatanan sistem internasional. Oleh karena itu, kebijakan luar negeri Amerika Serikat ini menarik perhatian para pengamat hubungan internasional, terutama terkait pendanaan dan efektivitas lembaga global. Dampak Pendanaan bagi Organisasi Internasional Dalam wawancara dengan Xinhua, Abu-Bakr Al-Desouky, pakar hubungan internasional dan […]

  • IHSG hari ini melemah pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

    IHSG Hari Ini Melemah 0,33 Persen usai Perry Warjiyo Mundur

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 108
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Senin (27/7/2026) di zona merah. IHSG turun 0,33 persen ke level 6.175. Pada awal perdagangan, 186 saham menguat. Sementara itu, 281 saham melemah. Adapun 498 saham lainnya bergerak stagnan. Nilai transaksi awal mencapai Rp487 miliar. Selain itu, volume perdagangan tercatat 848 juta lembar saham. LQ45 melemah […]

  • IHSG Ditutup Menguat, Pasar Cermati Isu Independensi Bank Sentral

    IHSG Ditutup Menguat, Pasar Cermati Isu Independensi Bank Sentral

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – IHSG menguat pada perdagangan Selasa sore seiring penguatan bursa saham Asia. Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia naik 4,90 poin atau 0,05 persen ke level 8.980,23. Sebaliknya, indeks LQ45 turun 6,30 poin atau 0,72 persen ke posisi 876,12. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, […]

  • Kisah suku Nomaden di pusat pembangunan Papua yang harus gotong orang sakit lewati hutan belantara – “Mengapa negara tidak melihat kami?

    Kisah suku Nomaden di pusat pembangunan Papua yang harus gotong orang sakit lewati hutan belantara – “Mengapa negara tidak melihat kami?

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 628
    • 0Komentar

    Warga adat Elseng Kampung Omon di Kabupaten Jayapura, Papua, telah lebih dari tiga dekade meninggalkan pola hidup nomaden atas permintaan pemerintah. Namun hingga kini, warga masih hidup terisolasi tanpa akses listrik, pendidikan, layanan kesehatan, dan jaringan komunikasi. Jakarta, duasatunews.com — Komunitas adat Elseng telah lebih dari tiga dekade meninggalkan pola hidup nomaden setelah pemerintah meminta […]

expand_less