Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Mahasiswa Bongkar Dugaan Mega Korupsi Pembangunan Gerbang Kota Wanggudu

Mahasiswa Bongkar Dugaan Mega Korupsi Pembangunan Gerbang Kota Wanggudu

  • account_circle Brian putra
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 239
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Sejumlah mahasiswa dan pemuda kembali menyuarakan keresahan publik terkait dugaan korupsi pembangunan Gerbang Kota Wanggudu, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Mereka menggelar aksi sebagai bentuk protes karena proyek tersebut dinilai penuh kejanggalan dan berpotensi merugikan keuangan negara.

Selain itu, massa menilai proyek tersebut tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, mereka menuntut penjelasan terbuka dari pihak terkait.

Gerbang Kota Dipertanyakan Fungsi dan Kualitasnya

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyoroti bangunan gerbang kota bertuliskan “Selamat Datang” yang berdiri tanpa fungsi jelas. Namun demikian, gerbang yang seharusnya menjadi ikon daerah justru memunculkan banyak pertanyaan.

Selanjutnya, massa mempertanyakan kualitas bangunan serta kesesuaian anggaran dengan kondisi fisik di lapangan. Karena itu, mereka menilai proyek tersebut gagal memenuhi tujuan pembangunan.

Koordinator Aksi Tegaskan Dugaan Penyimpangan

Koordinator aksi, Egit Setiawan, menyampaikan bahwa mahasiswa melihat banyak kejanggalan sejak tahap perencanaan proyek. Menurutnya, pemerintah daerah tidak menyampaikan informasi secara terbuka kepada publik.

“Kami menilai pembangunan ini gagal secara fungsi dan estetika. Selain itu, kami menduga proyek ini menjadi ladang korupsi karena anggarannya mencapai miliaran rupiah,” ujar Egit kepada awak media, Rabu (26/07).

Oleh sebab itu, ia meminta aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas.

Mahasiswa Desak KPK Bertindak

Lebih lanjut, Egit menegaskan bahwa mahasiswa mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi untuk segera turun tangan. Ia meminta KPK memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Konawe Utara serta CV Menara Teknik selaku pelaksana proyek.

Menurutnya, indikasi kejanggalan muncul sejak proses perencanaan, lalu berlanjut pada tahap pelaksanaan. Sementara itu, minimnya pengawasan semakin memperkuat dugaan penyimpangan.

Massa Siapkan Aksi Lanjutan

Selanjutnya, mahasiswa menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Jika aparat penegak hukum tidak merespons tuntutan tersebut, mereka berencana menggelar aksi lanjutan dengan eskalasi lebih besar.

Dengan demikian, mereka berharap lembaga penegak hukum segera bertindak agar kepercayaan publik tidak terus menurun.

Mahasiswa Tegaskan Komitmen Kawal Uang Rakyat

Pada akhir aksi, mahasiswa dan pemuda menyatakan komitmen untuk terus mengawasi penggunaan uang rakyat. Selain itu, mereka menegaskan sikap menolak segala bentuk praktik korupsi yang merugikan daerah dan masyarakat.

Sampai berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait guna memperoleh klarifikasi dan hak jawab sesuai prinsip keberimbangan.

Brian putra

Penulis

Update, Akurat dan Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Subianto menanggapi kritik terhadap pemerintah saat rapat terbatas

    Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 352
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti maraknya kritik yang ia nilai tidak sehat terhadap kinerja pemerintah. Ia menilai sebagian pihak kerap memandang setiap langkah pemerintah secara negatif tanpa memahami konteks dan tujuan kebijakan. Presiden Soroti Pola Kritik Negatif Presiden Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat memimpin rapat terbatas di lokasi banjir Aceh Tamiang, […]

  • OTT KPK Bupati Pekalongan di Gedung Merah Putih KPK Jakarta

    KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Langsung Diperiksa di Jakarta

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 122
    • 0Komentar

    JAKARTA , (Duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026). Dalam operasi tersebut, tim KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama beberapa pihak lain. Langkah ini langsung menyita perhatian publik. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, segera menyampaikan perkembangan itu kepada media. Menurut dia, tim penyelidik […]

  • Konstruksi LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai

    LRT Jakarta Fase 1B Tersambung di Atas Tol Ir. Wiyoto Wiyono

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – 10 Januari 2026 — Proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai mencatat capaian penting pada awal 2026. Jalur layang yang melintasi Tol Ir. Wiyoto Wiyono resmi tersambung sepenuhnya pada 9 Januari 2026. Penyambungan Jalur Layang di Atas Ruas Tol Aktif Tim proyek menandai capaian tersebut dengan pemasangan bentang girder sepanjang 120 meter. Lokasi […]

  • Komunikasi diplomatik Menlu Turki dan Iran bahas ketegangan kawasan

    Menlu Turki dan Iran Bahas Upaya Redam Ketegangan Kawasan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membahas upaya meredakan ketegangan kawasan melalui sambungan telepon pada Selasa (28/1/2026). Pembicaraan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk mengedepankan jalur diplomasi. Sumber di Kementerian Luar Negeri Turki menyebutkan bahwa kedua menlu fokus pada langkah konkret penurunan eskalasi. Mereka menilai […]

  • jamaah terdampak dugaan korupsi kuota haji 2024

    KPK Menetapkan Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 262
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Kasus korupsi kuota haji 2024 kembali mengguncang kepercayaan publik terhadap tata kelola layanan ibadah. Dugaan penyalahgunaan kewenangan ini berpotensi merugikan calon jamaah yang telah menunggu bertahun-tahun untuk berangkat ke Tanah Suci. Isu ini menjadi penting karena penyelenggaraan haji 2024 sebelumnya menuai sorotan luas. Perubahan alokasi kuota dan kebijakan teknis memicu keluhan jamaah […]

  • perampasan tanah adat papua akibat ekspansi perkebunan sawit di kawasan hutan adat

    Papua Bukan Tanah Kosong: Sawit, Deforestasi, dan Perlawanan Masyarakat Adat

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Papua bukan tanah kosong. Papua adalah rumah. Dan rumah tidak untuk dijual. Jakarta, duasatunews.com | Papua bukan ruang hampa yang menunggu untuk dieksploitasi. Gelombang ekspansi perkebunan kelapa sawit kembali mengancam hutan-hutan Papua, bahkan ketika krisis iklim global semakin memburuk. Negara kerap menyatakan komitmen menurunkan emisi karbon, tetapi pada saat yang sama tetap memberi ruang bagi […]

expand_less