Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » KPK sita uang Ono Surono ratusan juta terkait suap proyek Bekasi

KPK sita uang Ono Surono ratusan juta terkait suap proyek Bekasi

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 91
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta (duasatunews.com) – Kasus KPK sita uang Ono menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan di rumah Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono. Dalam proses tersebut, penyidik menemukan uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan perkara suap proyek di Kabupaten Bekasi.

Selanjutnya, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik mengumpulkan dokumen serta barang bukti elektronik dari lokasi. Ia juga menegaskan bahwa tim KPK menjalankan seluruh tahapan sesuai prosedur hukum.

“Penyidik mengamankan beberapa dokumen dan barang bukti elektronik,” ujar Budi pada Ahad, 5 April 2026.

Selain itu, KPK memastikan keluarga Ono Surono menyaksikan langsung proses penggeledahan. Kemudian, penyidik menyusun berita acara penyitaan dan meminta pihak terkait menandatangani dokumen tersebut di lokasi.

Pengacara soroti prosedur penggeledahan

Sementara itu, kuasa hukum Ono Surono, Sahali, mempertanyakan langkah penyidik KPK. Ia menyebut penyidik tidak menunjukkan surat izin resmi saat memasuki rumah kliennya di Indramayu.

Menurut Sahali, aturan KUHAP mewajibkan penyidik membawa izin dari ketua pengadilan negeri setempat sebelum melakukan penggeledahan. Oleh karena itu, ia menilai prosedur tersebut tidak sesuai ketentuan.

Di sisi lain, ia juga menyatakan penyidik mengambil sejumlah barang yang tidak berkaitan langsung dengan perkara. Misalnya, buku catatan lama, dokumen internal partai, serta telepon genggam yang sudah rusak.

KPK sita uang Ono dan telusuri aliran dana

Lebih lanjut, KPK mendalami aliran dana suap proyek di Kabupaten Bekasi dan menelusuri keterlibatan sejumlah pihak. Bahkan, penyidik menduga salah satu tersangka menyalurkan uang kepada Ono Surono.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, sebagai tersangka melalui operasi tangkap tangan pada Desember 2025.

Selain itu, penyidik juga menetapkan H. M. Kunang dan kontraktor Sarjan sebagai tersangka dalam perkara yang sama.

Kemudian, Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa Ade menjalankan praktik permintaan uang muka proyek atau “ijon”.

“Sejak Desember 2024 hingga Desember 2025, ia secara rutin meminta uang ijon proyek melalui perantara,” ujar Asep.

Selanjutnya, KPK mencatat total dugaan penerimaan uang mencapai Rp14,2 miliar. Rinciannya, Sarjan menyerahkan sekitar Rp9,5 miliar dalam empat tahap. Sementara itu, penyidik masih menelusuri aliran dana lain sebesar Rp4,7 miliar dari pihak swasta.

Proses hukum masih berjalan

Pada akhirnya, KPK menegaskan penyidik terus mengembangkan perkara ini. Oleh sebab itu, tim penyidik menelusuri aliran dana dan mengidentifikasi pihak lain yang terlibat.

Sementara itu, pihak Ono Surono melalui kuasa hukumnya menyatakan akan mengikuti proses hukum. Namun demikian, mereka tetap menyampaikan keberatan terhadap prosedur penggeledahan yang dilakukan penyidik.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penggeledahan KPK di DJP Sita Dokumen dan Uang

    Penggeledahan KPK di DJP Sita Dokumen dan Uang

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 290
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Penggeledahan KPK di DJP Kementerian Keuangan mengungkap penyitaan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan langkah tersebut sebagai bagian dari penyidikan dugaan suap pemeriksaan pajak yang melibatkan aparat pajak dan pihak swasta. Langkah ini menegaskan komitmen KPK dalam memberantas praktik korupsi di sektor perpajakan. Selain itu, penyidik berupaya […]

  • Prabowo Perintahkan 18 Proyek  Mulai Konstruksi Maret 2026

    Prabowo Perintahkan 18 Proyek Mulai Konstruksi Maret 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 345
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com— Pemerintah pusat mempercepat 18 proyek industri hilir strategis saat Indonesia masih bergantung pada impor energi dan menghadapi krisis pengelolaan sampah di banyak kota. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh proyek itu mulai konstruksi paling lambat Maret 2026. Kebijakan ini memengaruhi arah investasi negara, kesiapan daerah, serta dampaknya bagi lingkungan dan masyarakat sekitar proyek. Target […]

  • IUP dan Perusakan Hutan di Tengah Pembangunan Nasional

    IUP dan Perusakan Hutan di Tengah Pembangunan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — IUP dan perusakan hutan menjadi persoalan serius di tengah gencarnya narasi pembangunan dan investasi di Indonesia. Saat ini, aktivitas pertambangan terus menggerus hutan yang menopang kehidupan sekaligus menjadi ruang hidup masyarakat. Ironisnya, banyak perusahaan tetap menjalankan aktivitas tersebut dengan dalih Izin Usaha Pertambangan (IUP). Sebagai mahasiswa, saya memandang persoalan ini bukan sekadar […]

  • 4 Operator Judi Online di Bandung Barat Ditangkap, Akui Bekerja untuk Perusahaan Terhubung Kamboja

    4 Operator Judi Online di Bandung Barat Ditangkap, Akui Bekerja untuk Perusahaan Terhubung Kamboja

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 247
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Aparat kepolisian mengungkap kasus perjudian online di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, dan mengamankan empat orang terduga pelaku. Para pelaku berperan sebagai operator layanan pelanggan (customer service) pada sejumlah situs judi daring yang terhubung dengan jaringan luar negeri. Keempat tersangka berinisial Aditya Fajar, M Arman Priyatna, Reza Maulana Fadli, dan Fajar […]

  • masyarakat adat Tolaki menolak penghinaan terhadap Suku Tolaki

    Penghinaan terhadap Suku Tolaki di Media Sosial

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 615
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kami menyoroti beredarnya unggahan di media sosial Facebook yang memuat dugaan penghinaan terhadap Suku Tolaki. Unggahan tersebut memicu perhatian publik karena menyentuh isu sensitif yang berkaitan langsung dengan identitas suku, martabat masyarakat adat, dan nilai kebhinekaan bangsa, Selasa (6/1/2025). Suku Tolaki memegang peran penting dalam sejarah dan kekayaan budaya Indonesia, khususnya di […]

  • IEA efisiensi energi transportasi umum dan ramah lingkungan

    IEA Efisiensi Energi, Dorong Penghematan di Tengah Krisis Global

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – IEA efisiensi energi menjadi sorotan di tengah krisis energi global akibat konflik Amerika Serikat, Israel, dan Iran. International Energy Agency mendorong pemerintah dan masyarakat untuk melakukan penghematan energi guna menjaga stabilitas pasokan. IEA menegaskan bahwa penghematan energi tidak harus dilakukan melalui perubahan besar. Dalam pendekatan IEA efisiensi energi, kebiasaan kecil yang konsisten […]

expand_less