Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » KPK sita uang Ono Surono ratusan juta terkait suap proyek Bekasi

KPK sita uang Ono Surono ratusan juta terkait suap proyek Bekasi

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 327
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta (duasatunews.com) – Kasus KPK sita uang Ono menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan di rumah Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono. Dalam proses tersebut, penyidik menemukan uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan perkara suap proyek di Kabupaten Bekasi.

Selanjutnya, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik mengumpulkan dokumen serta barang bukti elektronik dari lokasi. Ia juga menegaskan bahwa tim KPK menjalankan seluruh tahapan sesuai prosedur hukum.

“Penyidik mengamankan beberapa dokumen dan barang bukti elektronik,” ujar Budi pada Ahad, 5 April 2026.

Selain itu, KPK memastikan keluarga Ono Surono menyaksikan langsung proses penggeledahan. Kemudian, penyidik menyusun berita acara penyitaan dan meminta pihak terkait menandatangani dokumen tersebut di lokasi.

Pengacara soroti prosedur penggeledahan

Sementara itu, kuasa hukum Ono Surono, Sahali, mempertanyakan langkah penyidik KPK. Ia menyebut penyidik tidak menunjukkan surat izin resmi saat memasuki rumah kliennya di Indramayu.

Menurut Sahali, aturan KUHAP mewajibkan penyidik membawa izin dari ketua pengadilan negeri setempat sebelum melakukan penggeledahan. Oleh karena itu, ia menilai prosedur tersebut tidak sesuai ketentuan.

Di sisi lain, ia juga menyatakan penyidik mengambil sejumlah barang yang tidak berkaitan langsung dengan perkara. Misalnya, buku catatan lama, dokumen internal partai, serta telepon genggam yang sudah rusak.

KPK sita uang Ono dan telusuri aliran dana

Lebih lanjut, KPK mendalami aliran dana suap proyek di Kabupaten Bekasi dan menelusuri keterlibatan sejumlah pihak. Bahkan, penyidik menduga salah satu tersangka menyalurkan uang kepada Ono Surono.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, sebagai tersangka melalui operasi tangkap tangan pada Desember 2025.

Selain itu, penyidik juga menetapkan H. M. Kunang dan kontraktor Sarjan sebagai tersangka dalam perkara yang sama.

Kemudian, Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa Ade menjalankan praktik permintaan uang muka proyek atau “ijon”.

“Sejak Desember 2024 hingga Desember 2025, ia secara rutin meminta uang ijon proyek melalui perantara,” ujar Asep.

Selanjutnya, KPK mencatat total dugaan penerimaan uang mencapai Rp14,2 miliar. Rinciannya, Sarjan menyerahkan sekitar Rp9,5 miliar dalam empat tahap. Sementara itu, penyidik masih menelusuri aliran dana lain sebesar Rp4,7 miliar dari pihak swasta.

Proses hukum masih berjalan

Pada akhirnya, KPK menegaskan penyidik terus mengembangkan perkara ini. Oleh sebab itu, tim penyidik menelusuri aliran dana dan mengidentifikasi pihak lain yang terlibat.

Sementara itu, pihak Ono Surono melalui kuasa hukumnya menyatakan akan mengikuti proses hukum. Namun demikian, mereka tetap menyampaikan keberatan terhadap prosedur penggeledahan yang dilakukan penyidik.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aduan Masyarakat Kompolnas Dibuka Kapolri untuk Perbaikan Polri

    Kapolri : Aduan Masyarakat Kompolnas Jadi Bahan Perbaikan Polri

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Aduan masyarakat Kompolnas menjadi fokus utama dalam upaya pembenahan institusi kepolisian. Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk menampung seluruh laporan dan saran dari publik sebagai dasar evaluasi. Ia menyampaikan hal tersebut usai meresmikan kantor baru Komisi Kepolisian Nasional di Graha Sentana, Jakarta Selatan. Menurutnya, setiap pelanggaran harus menjadi bahan perbaikan berkelanjutan. […]

  • APBN untuk kurban, hewan kurban, Idul Adha

    Penggunaan APBN untuk Hewan Kurban Dinilai Sah, Asalkan Transparan dan Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jakarta,(duastunews.com )– Wakil Ketua DPP KORLABI (Komando Pelaporan Bela Islam), Novel Bamumin, menilai pemerintah boleh menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pengadaan hewan kurban. Namun, pemerintah harus menjalankan kebijakan itu sesuai aturan dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Menurut Novel, pemerintah dapat menjalankan program sosial keagamaan yang memberi manfaat luas bagi rakyat. Karena itu, pemerintah […]

  • Pramono Anung membahas pengendalian banjir di Jakarta

    Penanganan Banjir Jakarta: Pramono Siapkan Flyover

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 551
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Penanganan banjir Jakarta menjadi perhatian utama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung setiap kali hujan turun di Ibu Kota. Sejak memimpin Jakarta, hujan deras membuatnya terus memantau potensi genangan serta kesiapan jajaran pemerintah daerah di berbagai wilayah rawan. Hal tersebut Pramono sampaikan saat menghadiri Indonesia Economic Summit di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Selasa […]

  • Kapal patroli Angkatan Laut Thailand menghadapi kapal pukat Malaysia ilegal di perairan Thailand

    Kapal Pukat Malaysia Ilegal Tenggelam Ditabrak Patroli Thailand

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Bangkok, (duasatunews.com) – Insiden penegakan hukum laut terjadi di perairan selatan Thailand ketika kapal pukat Malaysia ilegal menabrak kapal patroli Angkatan Laut Thailand. Aparat melepaskan tembakan peringatan setelah kapal nelayan tersebut bermanuver berbahaya saat petugas mendekat untuk pemeriksaan. Juru bicara Angkatan Laut Thailand, Laksamana Muda Parach Rattanachaiyapan, menyampaikan keterangan pada 20 Februari 2026. Nelayan Thailand […]

  • DPRD Prioritaskan KJP KJMU saat efisiensi anggaran untuk menjaga program pendidikan, subsidi pangan, dan penanganan banjir di Jakarta

    DPRD DKI Pastikan KJP, KJMU dan Program Warga Tetap Aman di Tengah Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – DPRD Prioritaskan KJP KJMU sebagai program utama yang tetap berjalan di tengah kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menghadapi tekanan fiskal tanpa mengurangi layanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin, menegaskan bahwa DPRD akan mengawal seluruh proses penganggaran agar tetap berpihak kepada warga. Menurutnya, […]

  • Jalan Amblas Lenteng Agung di Jakarta Selatan yang menjadi sorotan DPRD DKI Jakarta

    Jalan Baru Ditambal Kembali Amblas, DPRD DKI Soroti Pola Perbaikan yang Dinilai Boros Anggaran

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Nabilah Aboebakar Alhabsy, menyoroti kembali amblasnya jalan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Ia menilai pola perbaikan jalan yang tidak menyeluruh dapat mengurangi efektivitas penggunaan anggaran daerah. Nabilah mengatakan masyarakat membutuhkan perbaikan yang berkualitas dan tahan lama. Menurutnya, pemerintah perlu menghadirkan solusi yang menyentuh akar persoalan, bukan hanya […]

expand_less