Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » Jalan Baru Ditambal Kembali Amblas, DPRD DKI Soroti Pola Perbaikan yang Dinilai Boros Anggaran

Jalan Baru Ditambal Kembali Amblas, DPRD DKI Soroti Pola Perbaikan yang Dinilai Boros Anggaran

  • account_circle Reski
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • visibility 122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) – Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Nabilah Aboebakar Alhabsy, menyoroti kembali amblasnya jalan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Ia menilai pola perbaikan jalan yang tidak menyeluruh dapat mengurangi efektivitas penggunaan anggaran daerah.

Nabilah mengatakan masyarakat membutuhkan perbaikan yang berkualitas dan tahan lama. Menurutnya, pemerintah perlu menghadirkan solusi yang menyentuh akar persoalan, bukan hanya memperbaiki kerusakan di permukaan.

Ia menyampaikan hal tersebut setelah jalan yang sebelumnya diperbaiki kembali mengalami kerusakan. Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan dan pengawasan proyek di lapangan.

Nabilah juga menyoroti pentingnya koordinasi antarinstansi. Sebelum pengaspalan dilakukan, petugas telah memeriksa saluran di lokasi tersebut. Namun, kerusakan tetap terjadi setelah pekerjaan selesai.

Sebagai wakil rakyat dari Jakarta Selatan, ia meminta pemerintah mengevaluasi seluruh pekerjaan di titik tersebut. Evaluasi perlu mencakup kualitas konstruksi, kondisi tanah, dan sistem drainase bawah jalan.

Menurut Nabilah, pemerintah harus memastikan setiap proyek berjalan sesuai standar teknis. Langkah itu penting untuk mencegah kerusakan serupa terulang di lokasi yang sama.

Ia juga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat pengawasan proyek infrastruktur. Pengawasan yang ketat dapat membantu menjaga kualitas pekerjaan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Nabilah menegaskan bahwa infrastruktur yang baik berperan penting bagi keselamatan masyarakat. Karena itu, pemerintah perlu mengutamakan kualitas agar warga dapat merasakan manfaat pembangunan secara maksimal.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelatihan Vokasi Nasional 2026 di balai latihan kerja Kemnaker

    Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Kemnaker Hapus Batas Kelulusan

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 266
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Pelatihan Vokasi Nasional 2026 yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menghadirkan kebijakan baru dengan menghapus batas tahun kelulusan. Kebijakan ini membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk mengikuti pelatihan kerja. Direktur Jenderal Binalavotas Kemnaker, Darmawansyah, menyampaikan bahwa langkah ini bertujuan memperluas akses bagi seluruh lulusan, baik baru maupun lama. “Penghapusan batasan tahun kelulusan […]

  • Mahasiswa dan Rakyat Sultra: Benteng Terakhir Melawan Tambang Ilegal di Tanah Anoa

    Mahasiswa dan Rakyat Sultra: Benteng Terakhir Melawan Tambang Ilegal di Tanah Anoa

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Penambangan ilegal di Sulawesi Tenggara kini tidak lagi tersembunyi. Sebaliknya, aktivitas ini berlangsung terang-terangan, bahkan merobek hutan, mencemari sungai, dan menggerus ruang hidup masyarakat. Dalam konteks ini, kehadiran mahasiswa yang bersatu dengan warga bukan sekadar simbol perlawanan. Lebih jauh, mereka menjadi alarm keras atas kegagalan negara menjaga Tanah Anoa. Tambang Ilegal Terus […]

  • Denny Indrayana saat diwawancarai media menyoroti tambang batubara dekat permukiman warga

    Tambang Batubara Dekat Permukiman, Eks Wamenkumham Era SBY Angkat Suara

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 227
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Tambang batubara dekat permukiman di Kalimantan Selatan memicu perhatian serius. Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Denny Indrayana, secara terbuka mengkritik aktivitas tambang yang berdiri sangat dekat dengan rumah warga. Kritik tersebut muncul melalui unggahan media sosial. Dalam unggahan itu, Denny memperlihatkan lokasi tambang batubara di Sungai […]

  • TNI AL gagalkan penyelundupan sianida 1,4 ton di Bitung

    Penyelundupan Sianida Bitung, TNI AL Amankan 1,4 Ton

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com)  – TNI AL menggagalkan penyelundupan sianida seberat 1,4 ton melalui Pelabuhan Ferry ASDP Bitung, Sulawesi Utara. Petugas menemukan bahan kimia berbahaya itu saat memeriksa kendaraan yang turun dari kapal feri rute Talaud–Bitung. Operasi ini menunjukkan keberhasilan pengawasan laut oleh personel TNI Angkatan Laut bersama Bea Cukai di kawasan pelabuhan. Dalam siaran pers yang diterima […]

  • mahasiswa Indonesia di AS apresiasi Prabowo Subianto

    Apresiasi Prabowo AS dari Mahasiswa Indonesia

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 386
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — apresiasi Prabowo AS datang dari mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Amerika Serikat. Mahasiswa tersebut menilai kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mampu menjaga optimisme Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang. Mahasiswa bernama Andi Pratama, asal Jakarta, menyampaikan pandangannya setelah mengikuti berbagai pemberitaan terkait kebijakan dan aktivitas Presiden Prabowo di kancah […]

  • Kerusakan lingkungan tambang nikel di Indonesia

    “Nikel Berdarah, Alam Menangis: Di Balik Kilau Industri, Tersembunyi Derita Bumi dan Rakyat”.

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 852
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com | Indonesia kini berdiri di persimpangan sejarah. Di satu sisi, pemerintah mempromosikan hilirisasi nikel sebagai motor pertumbuhan ekonomi dan fondasi transisi energi global. Namun di sisi lain, praktik pertambangan nikel justru memicu krisis lingkungan dan ketimpangan sosial yang semakin dalam. Tata kelola tambang yang timpang, tidak akuntabel, dan terlalu memihak modal telah menciptakan […]

expand_less