Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Serangan AS Guncang Venezuela: Fasilitas Minyak PDVSA Selamat, Pelabuhan Hancur, Trump Klaim Maduro Ditangkap

Serangan AS Guncang Venezuela: Fasilitas Minyak PDVSA Selamat, Pelabuhan Hancur, Trump Klaim Maduro Ditangkap

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 412
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Serangan militer AS ke Venezuela kembali memicu eskalasi ketegangan geopolitik di Amerika Latin. Pada Sabtu (3/1/2026), militer Amerika Serikat menyerang sejumlah titik strategis di Caracas dan wilayah sekitarnya. Serangan ini memicu kepanikan warga serta meningkatkan kekhawatiran global terhadap stabilitas kawasan dan pasokan energi dunia.

Meski serangan berlangsung intens, fasilitas minyak milik perusahaan negara Venezuela, PDVSA, tetap beroperasi normal. Dua sumber yang mengetahui langsung operasi perusahaan menyatakan seluruh kilang minyak masih berfungsi dan tidak mengalami kerusakan fisik. Dengan demikian, PDVSA mampu menjaga tingkat produksi seperti sebelum serangan.

Dampak Serangan Militer AS ke Venezuela terhadap Infrastruktur

Namun demikian, dampak serangan militer AS ke Venezuela paling terasa di sektor non-energi. Serangan tersebut merusak Pelabuhan La Guaira, yang berlokasi dekat ibu kota Caracas. Pelabuhan ini berperan penting dalam distribusi barang impor dan kebutuhan pokok nasional.

Akibat kerusakan itu, arus logistik nasional terancam terganggu. Selain itu, keterlambatan distribusi barang berpotensi menekan perekonomian domestik dalam waktu dekat.

Serangan Militer AS ke Venezuela Tekan Ekspor Minyak

Di sisi lain, serangan militer AS ke Venezuela terjadi di tengah tekanan ekonomi yang lebih dulu diberlakukan Washington. Pada Desember 2024, Presiden AS Donald Trump mengumumkan blokade terhadap kapal tanker minyak yang keluar dan masuk perairan Venezuela. Bersamaan dengan kebijakan itu, otoritas AS juga menyita dua kargo minyak Venezuela, yang merupakan anggota OPEC.

Sebagai akibatnya, ekspor minyak Venezuela anjlok hampir 50 persen dalam satu bulan terakhir. Banyak pemilik kapal memilih menghindari perairan Venezuela karena khawatir terkena sanksi. Kondisi ini kemudian mendorong peningkatan stok minyak mentah dan bahan bakar PDVSA.

PDVSA Ambil Langkah Darurat

Untuk merespons tekanan tersebut, PDVSA memperlambat pengiriman dan menyimpan minyak di atas kapal tanker. Langkah ini bertujuan menjaga kapasitas produksi serta mencegah penghentian operasi kilang. Selain itu, perusahaan menyesuaikan pola distribusi agar pasokan domestik tetap terjaga.

Situasi semakin rumit setelah serangan siber pada Desember lalu melumpuhkan sistem administrasi perusahaan. Menyikapi kondisi itu, manajemen memutus koneksi sistem pusat dan kembali menggunakan pencatatan manual. Dengan cara ini, PDVSA berupaya memastikan produksi dan distribusi energi nasional tetap berjalan.

Klaim Penangkapan Presiden Venezuela

Sementara itu, eskalasi konflik meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa pasukan AS telah menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Melalui platform Truth Social, Trump menyebut klaim tersebut sebagai bagian dari operasi militer skala besar terhadap Venezuela.

Sebelum klaim itu muncul, militer AS melancarkan serangan udara di Caracas dan beberapa wilayah lain. Ledakan besar mengguncang pangkalan militer Fortuna. Pada saat yang sama, jet tempur terbang rendah di atas kota dan memicu kepanikan luas di tengah masyarakat.

Sorotan Dunia Internasional

Perkembangan serangan militer AS ke Venezuela menjadi perhatian dunia internasional. Media global seperti
<a href=”https://www.reuters.com/world/americas/” target=”_blank” rel=”nofollow noopener”>Reuters</a> menyoroti dampak konflik terhadap pasar energi global. Sementara itu,
<a href=”https://www.un.org/en/global-issues/peace-and-security” target=”_blank” rel=”nofollow noopener”>Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)</a> terus memantau eskalasi militer serta implikasi hukum internasional dari konflik tersebut.

Di dalam negeri, konflik ini menambah daftar krisis global yang berdampak pada
<a href=”https://duasatunews.com/ketegangan-geopolitik-global” target=”_self”>ketegangan geopolitik global</a>
serta memperburuk
<a href=”https://duasatunews.com/krisis-energi-dunia” target=”_self”>krisis energi dunia</a>, seiring meningkatnya ketidakpastian pasokan minyak internasional.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Baterai EV Antam–IBC–CATL Produksi 2026

    Proyek Baterai EV Antam–IBC–CATL Produksi 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 584
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Proyek baterai EV hasil kerja sama Aneka Tambang (Antam), Indonesia Battery Corporation (IBC), dan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) akan mulai berproduksi pada semester I-2026. Dengan demikian, pemerintah menempatkan proyek ini sebagai penggerak utama industri kendaraan listrik nasional. Pemerintah Pastikan Jadwal Produksi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyampaikan kepastian tersebut […]

  • Penundaan Umrah Timur Tengah, Kemenhaj Buat 10 Komitmen

    Penundaan Umrah Timur Tengah, Kemenhaj Buat 10 Komitmen

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 230
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Penundaan umrah Timur Tengah menjadi perhatian pemerintah setelah situasi keamanan kawasan mempengaruhi perjalanan ibadah umrah. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menggelar pertemuan bersama sejumlah pemangku kepentingan guna membahas langkah mitigasi yang diperlukan. Pertemuan tersebut melibatkan perwakilan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Perhubungan, perusahaan penerbangan, serta asosiasi Penyelenggara Perjalanan […]

  • Jokowi Turun Gunung Motivasi Kader PSI di Rakernas

    Jokowi Turun Gunung Motivasi Kader PSI di Rakernas

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Makassar, duasatunews.com — Jokowi Rakernas PSI menyita perhatian publik ketika Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menegaskan pentingnya penguatan struktur partai hingga tingkat desa. Jokowi menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai Solidaritas Indonesia di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis. Dalam arahannya, Jokowi menilai PSI memerlukan mesin partai yang besar dan […]

  • Taklimat Awal Tahun 2026, Presiden Prabowo Tekankan Evaluasi Kinerja dan Langkah Konkret Pemerintah

    Taklimat Awal Tahun 2026, Presiden Prabowo Tekankan Evaluasi Kinerja dan Langkah Konkret Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 363
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Tekanan ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik masih memengaruhi kondisi nasional. Pemerintah perlu memastikan kebijakan sejak awal tahun menjawab persoalan publik secara nyata, bukan sekadar agenda internal. Atas dasar itu, Presiden Prabowo Subianto memimpin Taklimat Awal Tahun bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2025). Pemerintah menggelar pertemuan […]

  • Perlindungan jurnalis global terancam setelah serangan udara di Gaza menewaskan jurnalis dan membakar kendaraan di lokasi kejadian.

    Dunia Kian Tidak Aman bagi Jurnalis, UNESCO Desak Perlindungan dan Kebebasan Pers Diperkuat

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com)-Isu perlindungan jurnalis global kembali menjadi perhatian setelah UNESCO mencatat penurunan kebebasan pers di berbagai kawasan. Organisasi ini menilai dukungan terhadap jurnalisme independen harus diperkuat agar publik tetap memperoleh informasi yang akurat. Tekanan terhadap Media MeningkatUNESCO melaporkan kebebasan berekspresi global turun sekitar 10 persen sejak 2012. Direktur Jenderalnya, Khaled El-Enany, menegaskan jurnalisme berperan penting […]

  • Anggota Ombudsman RI Disetujui DPR untuk Periode 2026–2031

    Anggota Ombudsman RI Disetujui DPR untuk Periode 2026–2031

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – DPR RI menyetujui Anggota Ombudsman RI periode 2026–2031 dalam Rapat Paripurna ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026. Keputusan ini mengakhiri seluruh tahapan seleksi yang Komisi II DPR RI laksanakan melalui uji kelayakan dan kepatutan. Rapat Paripurna DPR RI menyepakati sembilan nama calon Ombudsman untuk masa jabatan lima tahun. Wakil Ketua DPR […]

expand_less