Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Serangan AS Guncang Venezuela: Fasilitas Minyak PDVSA Selamat, Pelabuhan Hancur, Trump Klaim Maduro Ditangkap

Serangan AS Guncang Venezuela: Fasilitas Minyak PDVSA Selamat, Pelabuhan Hancur, Trump Klaim Maduro Ditangkap

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 487
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Serangan militer AS ke Venezuela kembali memicu eskalasi ketegangan geopolitik di Amerika Latin. Pada Sabtu (3/1/2026), militer Amerika Serikat menyerang sejumlah titik strategis di Caracas dan wilayah sekitarnya. Serangan ini memicu kepanikan warga serta meningkatkan kekhawatiran global terhadap stabilitas kawasan dan pasokan energi dunia.

Meski serangan berlangsung intens, fasilitas minyak milik perusahaan negara Venezuela, PDVSA, tetap beroperasi normal. Dua sumber yang mengetahui langsung operasi perusahaan menyatakan seluruh kilang minyak masih berfungsi dan tidak mengalami kerusakan fisik. Dengan demikian, PDVSA mampu menjaga tingkat produksi seperti sebelum serangan.

Dampak Serangan Militer AS ke Venezuela terhadap Infrastruktur

Namun demikian, dampak serangan militer AS ke Venezuela paling terasa di sektor non-energi. Serangan tersebut merusak Pelabuhan La Guaira, yang berlokasi dekat ibu kota Caracas. Pelabuhan ini berperan penting dalam distribusi barang impor dan kebutuhan pokok nasional.

Akibat kerusakan itu, arus logistik nasional terancam terganggu. Selain itu, keterlambatan distribusi barang berpotensi menekan perekonomian domestik dalam waktu dekat.

Serangan Militer AS ke Venezuela Tekan Ekspor Minyak

Di sisi lain, serangan militer AS ke Venezuela terjadi di tengah tekanan ekonomi yang lebih dulu diberlakukan Washington. Pada Desember 2024, Presiden AS Donald Trump mengumumkan blokade terhadap kapal tanker minyak yang keluar dan masuk perairan Venezuela. Bersamaan dengan kebijakan itu, otoritas AS juga menyita dua kargo minyak Venezuela, yang merupakan anggota OPEC.

Sebagai akibatnya, ekspor minyak Venezuela anjlok hampir 50 persen dalam satu bulan terakhir. Banyak pemilik kapal memilih menghindari perairan Venezuela karena khawatir terkena sanksi. Kondisi ini kemudian mendorong peningkatan stok minyak mentah dan bahan bakar PDVSA.

PDVSA Ambil Langkah Darurat

Untuk merespons tekanan tersebut, PDVSA memperlambat pengiriman dan menyimpan minyak di atas kapal tanker. Langkah ini bertujuan menjaga kapasitas produksi serta mencegah penghentian operasi kilang. Selain itu, perusahaan menyesuaikan pola distribusi agar pasokan domestik tetap terjaga.

Situasi semakin rumit setelah serangan siber pada Desember lalu melumpuhkan sistem administrasi perusahaan. Menyikapi kondisi itu, manajemen memutus koneksi sistem pusat dan kembali menggunakan pencatatan manual. Dengan cara ini, PDVSA berupaya memastikan produksi dan distribusi energi nasional tetap berjalan.

Klaim Penangkapan Presiden Venezuela

Sementara itu, eskalasi konflik meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa pasukan AS telah menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Melalui platform Truth Social, Trump menyebut klaim tersebut sebagai bagian dari operasi militer skala besar terhadap Venezuela.

Sebelum klaim itu muncul, militer AS melancarkan serangan udara di Caracas dan beberapa wilayah lain. Ledakan besar mengguncang pangkalan militer Fortuna. Pada saat yang sama, jet tempur terbang rendah di atas kota dan memicu kepanikan luas di tengah masyarakat.

Sorotan Dunia Internasional

Perkembangan serangan militer AS ke Venezuela menjadi perhatian dunia internasional. Media global seperti
<a href=”https://www.reuters.com/world/americas/” target=”_blank” rel=”nofollow noopener”>Reuters</a> menyoroti dampak konflik terhadap pasar energi global. Sementara itu,
<a href=”https://www.un.org/en/global-issues/peace-and-security” target=”_blank” rel=”nofollow noopener”>Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)</a> terus memantau eskalasi militer serta implikasi hukum internasional dari konflik tersebut.

Di dalam negeri, konflik ini menambah daftar krisis global yang berdampak pada
<a href=”https://duasatunews.com/ketegangan-geopolitik-global” target=”_self”>ketegangan geopolitik global</a>
serta memperburuk
<a href=”https://duasatunews.com/krisis-energi-dunia” target=”_self”>krisis energi dunia</a>, seiring meningkatnya ketidakpastian pasokan minyak internasional.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi pemindahan proyek aspal Karawang dari Buton yang memicu polemik, menampilkan peta Indonesia, aktivitas tambang, pabrik aspal, dan aksi penolakan masyarakat

    Pemindahan Proyek Aspal Karawang Picu Polemik Daerah

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Pemerintah mengarahkan pembangunan fasilitas produksi Aspal Buton ke Karawang, Jawa Barat. Kebijakan ini memicu perdebatan karena banyak pihak menilai langkah tersebut menyimpang dari semangat hilirisasi berbasis daerah. Keputusan Proyek Picu Sorotan Pemerintah memasukkan proyek Ekosistem dan Fasilitas Produksi Aspal Buton dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) tahap kedua tahun 2026. Pemerintah memilih Karawang sebagai […]

  • Gedung DPR MPR DPD RI di Jakarta terkait evaluasi otonomi daerah

    Evaluasi Otonomi Daerah Dinilai Perlu Diperkuat DPD RI

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Bengkulu, (duasatunews.com) — Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan otonomi daerah. Ia menilai kebijakan tersebut perlu penguatan agar tetap efektif. Sultan menyampaikan pernyataan itu usai dialog Green Demokrasi Indonesia. Kegiatan tersebut melibatkan Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia dan Generasi Z. Acara berlangsung di Bengkulu, Selasa (17/2/2026). Menurut Sultan, pemerintah perlu […]

  • Jembatan Mahakam Ulu ditabrak tongkang di Sungai Mahakam

    Jembatan Mahakam Ulu Ditabrak Tongkang, DPUPR Kaltim Evaluasi Struktur

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 334
    • 0Komentar

     SAMARINDA, duasatunews.com – Jembatan Mahakam Ulu ditabrak tongkang kembali pada Minggu (25/1). Insiden ini menjadi kejadian ketiga dalam 60 hari terakhir. Peristiwa tersebut meningkatkan risiko terhadap keselamatan pengguna jembatan dan kelancaran pelayaran Sungai Mahakam. Pemerintah daerah mencatat insiden terjadi di jalur pelayaran aktif. Karena itu, pemerintah memperkuat koordinasi lintas instansi untuk mencegah kejadian serupa. DPUPR […]

  • Prabowo terima Megawati di Istana Merdeka Jakarta

    Prabowo Terima Megawati di Istana, Puan dan Dasco Ikut

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 235
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Prabowo terima Megawati di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis siang, dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di serambi Istana. Selain itu, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad turut mendampingi dalam pertemuan tersebut. Pertemuan ini menjadi bagian dari […]

  • hilirisasi nikel di pabrik pengolahan industri Indonesia

    Indonesia Percepat Kedaulatan Energi, Hilirisasi Nikel Perkuat Ekosistem Baterai Nasional

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 179
    • 2Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)-Indonesia mempercepat hilirisasi nikel untuk memperkuat ekosistem baterai nasional sekaligus mendorong kedaulatan energi. Langkah ini menjadi semakin penting, terutama di tengah tekanan harga minyak global dan ketidakpastian pasokan bahan bakar minyak (BBM). Selain itu, pemerintah juga terus mengurangi ketergantungan pada energi fosil dengan mempercepat pengembangan kendaraan listrik berbasis nikel. Head of External Relations Forum Industri […]

  • banjir bandang dan sungai

    Menelusuri Evolusi Sungai dari Bumi Purba hingga Sumber Bencana

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Banjir bandang sering dianggap sebagai kesalahan sungai. Padahal, aliran sungai bergerak mengikuti kodrat alamnya. Cara manusia memperlakukan sungailah yang menentukan apakah air tetap terkendali atau berubah menjadi bencana. Ketika hujan ekstrem datang, kesalahan tata kelola langsung memperbesar risiko. JAKARTA, duasatunews.com — Tuduhan kembali mengarah ke sungai saat banjir bandang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera […]

expand_less