Breaking News
light_mode
Beranda » Carita dari duasatunews.com » Jalan Rusak Indonesia: Mengapa Struktur Jalan Mudah Berlubang

Jalan Rusak Indonesia: Mengapa Struktur Jalan Mudah Berlubang

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 332
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Jalan rusak Indonesia masih menjadi persoalan berulang di berbagai wilayah. Seiring waktu, jalan berlubang, retak, dan bergelombang terus bermunculan meskipun proyek perbaikan dilakukan hampir setiap tahun. Karena itu, publik kembali mempertanyakan ketahanan struktur jalan serta efektivitas pengelolaannya di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas dan logistik.

Kelebihan Muatan Truk Picu Jalan Rusak

Kelebihan muatan truk menjadi penyebab paling dominan kerusakan jalan. Dalam praktiknya, banyak kendaraan logistik membawa beban jauh di atas kapasitas desain. Akibatnya, lapisan perkerasan menerima tekanan berulang setiap hari. Lama-kelamaan, retakan kecil muncul dan berkembang menjadi lubang ketika kendaraan berat terus melintas tanpa jeda.

Kualitas Konstruksi Jadi Penyebab Jalan Mudah Rusak

Selain beban berlebih, kualitas konstruksi sangat memengaruhi daya tahan jalan. Pada sejumlah proyek, kontraktor tidak menjaga mutu material, ketebalan lapisan, dan proses pemadatan secara optimal. Ketika lapisan pondasi bawah kehilangan kekuatan, air hujan mudah meresap. Kondisi ini mempercepat kerusakan permukaan dan memperpendek usia pakai jalan.

Iklim Tropis Mempercepat Kerusakan Jalan

Iklim tropis juga berperan besar dalam mempercepat kerusakan. Saat musim hujan, curah hujan tinggi membanjiri permukaan jalan. Jika drainase tidak berfungsi baik, air menggenang lebih lama dan mengikis lapisan aspal. Sebaliknya, pada musim kemarau, panas ekstrem membuat aspal mengeras dan retak. Siklus basah dan kering ini terus melemahkan struktur jalan.

Perencanaan Jalan Tertinggal dari Beban Lalu Lintas

Masalah lain muncul dari perencanaan jalan yang tertinggal dari pertumbuhan kendaraan. Pada tahap awal pembangunan, perencana menggunakan data lalu lintas lama. Namun, volume kendaraan—khususnya truk angkutan berat—terus meningkat. Akibatnya, banyak ruas jalan tidak siap menanggung beban tambahan meskipun usia pakainya masih relatif baru.

Lemahnya Pengawasan Memperparah Jalan Rusak

Pengawasan proyek yang belum maksimal turut memperparah kondisi. Dalam beberapa kasus, lemahnya pengawasan membuka celah pengerjaan di bawah standar teknis. Selain itu, pemerintah daerah kerap menunda pemeliharaan rutin. Padahal, perbaikan dini terhadap retakan kecil jauh lebih efektif dan hemat biaya dibanding perbaikan besar setelah kerusakan meluas.

Dampak Jalan Rusak Indonesia bagi Publik

Dampak langsung dari kondisi ini sangat terasa. Jalan berlubang meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, merusak kendaraan, dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Pada saat yang sama, distribusi barang melambat dan biaya logistik meningkat. Dengan demikian, kerusakan jalan tidak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga menekan aktivitas ekonomi masyarakat.

Solusi Menyeluruh Atasi Jalan Rusak Indonesia

Pada akhirnya, jalan rusak Indonesia tidak muncul karena satu faktor tunggal. Kombinasi muatan berlebih, kualitas konstruksi yang tidak konsisten, iklim ekstrem, perencanaan tertinggal, serta lemahnya pengawasan dan pemeliharaan memicu kerusakan berulang. Oleh sebab itu, pemerintah perlu memperketat pengawasan muatan kendaraan, meningkatkan standar konstruksi, dan menjalankan pemeliharaan rutin agar jalan lebih aman, tahan lama, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Tidak Revisi UU Pilkada Tahun Ini

    DPR Tidak Revisi UU Pilkada Tahun Ini

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 484
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – DPR tidak revisi UU Pilkada pada tahun ini. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan DPR RI dan pemerintah sepakat tidak melakukan revisi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). DPR dan pemerintah menuangkan kesepakatan tersebut dalam penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Oleh karena itu, Dasco menyatakan Rancangan […]

  • HP21N desak Dirjen Minerba tolak RKAB PT BHR dalam aksi mahasiswa Sultra di Jakarta

    HP21N Desak Dirjen Minerba Tak Setujui RKAB PT BHR

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Santi
    • visibility 983
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Ratusan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tergabung dalam Himpunan Pemuda 21 Nusantara (HP21N) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Jakarta, Rabu (17/1/2024). Dalam aksi tersebut, massa secara terbuka menyoroti praktik tambang ilegal di Sultra. Karena itu, mereka meminta Dirjen Minerba menolak pengajuan Rencana Kerja dan […]

  • bahlil lahadalia ketua satgas transisi energi rapat dengan presiden prabowo

    Prabowo Tunjuk Bahlil Pimpin Satgas Transisi Energi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Satgas transisi energi menjadi langkah baru pemerintah untuk mempercepat program energi bersih di Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menunjuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Satgas Transisi Energi. Bahlil mengatakan pemerintah terus memperluas akses energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, pemerintah juga mendorong penggunaan energi […]

  • Dugaan limbah ban bekas yang diduga melibatkan oknum pejabat KUPP Molawe menjadi sorotan GMH Sultra-Jakarta.

    GMH Sultra-Jakarta Soroti Dugaan Penjualan Limbah Ban Bekas dan Gratifikasi di Morosi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – 8 Juni 2026 Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara-Jakarta, Abdi Aditya, mendesak aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti dugaan praktik penjualan limbah ban bekas serta dugaan gratifikasi yang melibatkan oknum pejabat di lingkungan Kesyahbandaran Molawe. Abdi Aditya menyatakan bahwa pihaknya menerima berbagai informasi dan laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penjualan limbah ban […]

  • makelar proyek Sultra pada proyek jalan

    FDR Geruduk Kejagung Desak Segera Periksa Pimpinan CV Berdaya Mediatama

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 813
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Dugaan praktik tidak sehat dalam pengelolaan proyek infrastruktur kembali mencuat di Sulawesi Tenggara. Publik kini menyoroti CV Berdaya Mediatama, kontraktor yang berulang kali memenangkan tender proyek bernilai miliaran rupiah. Perhatian publik menguat setelah proyek Peningkatan Jalan Asera–Amorome Utama di Kabupaten Konawe Utara dengan anggaran Rp10,8 miliar memicu kritik. Proyek tersebut gagal memenuhi […]

  • tersangka korupsi ekspor CPO dan POME dikawal Kejaksaan Agung

    Kejagung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor CPO dan POME, Negara Berpotensi Rugi Hingga Rp14 Triliun

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 452
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Korupsi ekspor CPO kembali menjadi sorotan publik setelah aparat penegak hukum menahan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam penyimpangan kebijakan perdagangan sawit. Kasus ini mengancam keuangan negara hingga belasan triliun rupiah dan memperlihatkan rapuhnya pengawasan sektor strategis. Isu korupsi ekspor CPO menjadi penting karena terjadi di tengah upaya pemerintah memperbaiki tata kelola […]

expand_less