Breaking News
light_mode
Beranda » Carita dari duasatunews.com » Tambang Nikel Sultra Meningkat, Dampak Lingkungan Menguat

Tambang Nikel Sultra Meningkat, Dampak Lingkungan Menguat

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 446
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KENDARI, (duasatunews.com) – Tambang nikel Sultra terus menunjukkan peningkatan seiring tingginya permintaan komoditas mineral strategis. Seiring dengan itu, masyarakat di sekitar wilayah tambang mulai merasakan dampak nyata berupa kerusakan lingkungan dan infrastruktur, terutama pada akses jalan dan kawasan pesisir.

Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi salah satu sentra produksi nikel nasional. Industri tambang menggerakkan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan. Namun, intensitas aktivitas pertambangan juga menekan kondisi lingkungan hidup dan fasilitas publik.

Tambang Nikel Sultra Picu Kerusakan Jalan

Kerusakan jalan menjadi dampak yang paling mudah terlihat dari aktivitas pertambangan nikel di wilayah Sulawesi Tenggara. Truk tambang bermuatan berat melintas setiap hari di ruas jalan umum yang tidak dirancang untuk beban ekstrem. Akibatnya, lapisan aspal cepat retak dan berlubang, usia pakai jalan menurun, serta risiko kecelakaan meningkat.

Tambang Nikel Sultra Tekan Lingkungan Hidup

Selain infrastruktur, kegiatan pertambangan juga menekan lingkungan hidup. Pembukaan lahan dan pengangkutan material meningkatkan erosi dan sedimentasi. Di sejumlah wilayah pesisir Sulawesi Tenggara, aliran lumpur dari kawasan tambang mempercepat pendangkalan perairan dan mengganggu ekosistem laut, yang berdampak langsung pada hasil tangkapan nelayan.

Masyarakat Hadapi Dampak Sosial Tambang

Masyarakat sekitar tambang menghadapi perubahan sosial yang cepat. Sebagian warga memperoleh pekerjaan dari sektor tambang. Namun, warga lain menyampaikan kekhawatiran terkait penurunan kualitas lingkungan, kerusakan jalan desa, serta potensi gangguan kesehatan akibat debu dan aktivitas alat berat.

Pengelolaan Tambang Nikel Sultra Perlu Diperketat

Pengamat lingkungan mendorong pengelolaan tambang nikel Sultra yang lebih berkelanjutan. Mereka meminta pengawasan ketat terhadap operasi tambang, kepatuhan terhadap dokumen lingkungan, serta penetapan jalur khusus angkutan tambang agar tidak merusak jalan umum.

Pemerintah daerah perlu memperkuat pengawasan dan memastikan perusahaan tambang menjalankan kewajiban reklamasi serta perbaikan infrastruktur terdampak. Tanpa langkah tegas, manfaat ekonomi pertambangan berisiko tidak sebanding dengan biaya lingkungan dan sosial yang harus masyarakat tanggung.

Rilis ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan keselamatan publik agar pengelolaan tambang nikel di Sulawesi Tenggara berjalan berkelanjutan.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbedaan cerdas dan bijak dalam kehidupan

    CERDAS DAN BIJAK apa bedanya

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 747
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatnews.com – Kita hidup di era ketika banyak orang menilai kecerdasan dari kecepatan menjawab, bukan dari kedalaman memahami. Banyak orang mengagungkan mereka yang mampu menjelaskan teori kompleks, meskipun penjelasan itu sering berdiri di atas logika yang lemah. Sebaliknya, orang yang memilih diam dan berpikir perlahan justru sering menyimpan kebijaksanaan yang tidak terlihat. Perbedaan Mendasar […]

  • Aksi mahasiswa menyoroti kasus Elza Syarief di kawasan Menteng Jakarta

    GASKAN Soroti Lambatnya Penyidikan Kasus Elza Syarief, Ancam Aksi Susulan Usut Dugaan Penggelapan Ratusan Miliar

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 285
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) menegaskan dugaan penggelapan dana klien yang menyeret nama pengacara Elza Syarief semakin meluas. Sekretaris Jenderal GASKAN, Andi Muhammad Rifaldy, menyebut kerugian tidak hanya menimpa UMKM Memiles pada 2019. Selain itu, ia mengatakan sejumlah klien lain juga mengalami kerugian dengan total mencapai ratusan miliar rupiah. Andi menyampaikan pernyataan […]

  • KPST Desak Kapolri Evaluasi Kapolda Sultra terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit

    KPST Desak Kapolri Evaluasi Kapolda Sultra terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Koalisi Pemuda Sulawesi Tenggara (KPST) menggelar aksi demontrasi di depan Mabes Polri, Aksi tersebut yang dipimpin Ketua Umum KPST, Andal Rahmat, tersebut secara khusus mendesak Kapolri untuk mengevaluasi kinerja Kapolda Sulawesi Tenggara yang dinilai belum memberikan kepastian hukum terhadap penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan bibit benih di Sulawesi Tenggara, Jakarta Kamis 20 […]

  • Purbaya minta kembalikan beasiswa LPDP saat konferensi pers APBN KiTa Februari 2026

    Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Pengembalian Beasiswa LPDP

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 254
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Purbaya kembalikan beasiswa LPDP sebagai bentuk ketegasan pemerintah dalam menjaga akuntabilitas dana pendidikan negara. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk memastikan seluruh penerima beasiswa menjalankan kewajiban secara bertanggung jawab. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan sikap tersebut dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026). Ia menegaskan pemerintah […]

  • Evakuasi ATR 42 Pangkep Libatkan H225M dan Boeing TNI AU

    Evakuasi ATR 42 Pangkep Libatkan H225M dan Boeing TNI AU

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Evakuasi ATR 42 Pangkep terus berlangsung di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara mengerahkan helikopter H225M Caracal dan pesawat Boeing guna mempercepat pencarian korban serta pengangkutan puing pesawat. Kepala Dinas Penerangan TNI AU, I Nyoman Suadnyana, menyatakan komando segera mengirim unsur udara setelah menerima laporan kecelakaan. […]

  • Idul Fitri 2026 21 Maret ditetapkan melalui Sidang Isbat Kemenag

    Idul Fitri 2026 21 Maret, Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 285
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Idul Fitri 2026 resmi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah melalui Sidang Isbat yang digelar di Jakarta. Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa tim menggunakan metode hisab dan rukyat dalam menentukan awal Syawal. Hasil pengamatan menunjukkan hilal belum terlihat di seluruh wilayah Indonesia. […]

expand_less