LP2D Audiensi ke Kementerian Sosial, Dorong Perhatian bagi Anak Pesisir dan Masyarakat 3T
- account_circle Admin
- calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
- visibility 1.121
- comment 0 komentar
- print Cetak

Perwakilan LP2D saat audiensi dengan Kementerian Sosial terkait program pendidikan anak pesisir.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, duasatunews.com – Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) melakukan audiensi ke Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk membangun sinergi program pemberdayaan masyarakat. Fokus utama kerja sama ini adalah anak-anak pesisir serta wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
LP2D menginisiasi audiensi tersebut melalui jadwal resmi dengan Saifullah Yusuf, tanpa melalui undangan formal. Pihak kementerian menugaskan Tenaga Ahli Menteri Sosial, Alif Kamal, untuk menerima pertemuan tersebut.
Dalam audiensi itu, Ketua LP2D, Eni Samayati, memaparkan sejumlah program yang telah berjalan. Ia menegaskan pentingnya perhatian negara terhadap pendidikan anak-anak pesisir, khususnya dari komunitas Suku Same Bajau di Sulawesi dan Maluku.
“Kami mendorong pemerintah untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi anak-anak pesisir yang selama ini terpinggirkan,” kata Eni Samayati.
Sementara itu, Ketua Perkumpulan Orang Same Bajau Indonesia (POSBI), Erni Bajau, menyampaikan bahwa LP2D dan POSBI mulai bekerja sama tahun ini. Kerja sama tersebut berfokus pada perekrutan mahasiswa dari wilayah pesisir dan daerah 3T.
POSBI bertanggung jawab melakukan perekrutan dan seleksi calon mahasiswa. LP2D kemudian menyediakan tempat tinggal serta membantu pembiayaan pendidikan. Para peserta yang lolos seleksi akan didaftarkan secara kolektif ke kampus tujuan.
Audiensi yang berlangsung selama satu jam ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan. LP2D, POSBI, dan Kementerian Sosial menargetkan peningkatan akses pendidikan dan kesejahteraan bagi masyarakat marjinal di Indonesia.

Saat ini belum ada komentar