Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » FDR Geruduk Kejagung Desak Segera Periksa Pimpinan CV Berdaya Mediatama

FDR Geruduk Kejagung Desak Segera Periksa Pimpinan CV Berdaya Mediatama

  • account_circle Arin fahrul Sanjaya
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 794
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com — Dugaan praktik tidak sehat dalam pengelolaan proyek infrastruktur kembali mencuat di Sulawesi Tenggara. Publik kini menyoroti CV Berdaya Mediatama, kontraktor yang berulang kali memenangkan tender proyek bernilai miliaran rupiah.

Perhatian publik menguat setelah proyek Peningkatan Jalan Asera–Amorome Utama di Kabupaten Konawe Utara dengan anggaran Rp10,8 miliar memicu kritik. Proyek tersebut gagal memenuhi harapan masyarakat dan menuai keluhan di lapangan.

Temuan Lapangan Ungkap Masalah Teknis

Tim pemantau menemukan banyak kejanggalan pada proyek jalan tersebut. Pihak kontraktor tidak mengerjakan rabat beton di sepanjang volume pekerjaan. Selain itu, permukaan aspal tampak bergelombang dan mulai terkelupas meski proyek baru selesai.

Tim juga tidak menemukan galian saluran drainase di lokasi pekerjaan. Padahal, paket proyek mewajibkan pembangunan drainase sebagai bagian utama. Kondisi ini memperkuat dugaan pengurangan spesifikasi teknis dan potensi mark up anggaran.

Pola Kemenangan Tender Picu Kecurigaan

Selain persoalan kualitas, publik mempertanyakan pola kemenangan tender CV Berdaya Mediatama. Dalam lima tahun terakhir, perusahaan ini mengerjakan ratusan proyek di berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.

Wakil Ketua I Forum Demokrasi Rakyat (FDR), Robby Anggara, menyebut pola tersebut tidak wajar. Ia melihat adanya indikasi praktik makelar proyek dalam proses pengadaan.

“Perusahaan ini terus memenangkan tender bernilai besar. Namun, kualitas pekerjaannya justru sering bermasalah,” ujar Robby, Kamis (02/10/2025).

Aktivis Klaim Terima Tekanan

Robby juga mengungkap dugaan intimidasi setelah isu ini mencuat. Ia mengaku menerima teror dari oknum yang mengaku sebagai direktur CV Berdaya Mediatama.

Alih-alih membuka klarifikasi, oknum tersebut justru menekan pihak yang mengkritik. Sikap ini, menurut Robby, mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas publik.

FDR Paparkan Deretan Proyek

Sebagai bagian dari investigasi, Forum Demokrasi Rakyat memaparkan sejumlah proyek yang melibatkan CV Berdaya Mediatama:

Pekerjaan Konstruksi TA 2024

  • Pembangunan Trotoar dan Drainase SD–Masjid Woikonggo – Rp4,6 miliar

  • Peningkatan Jalan Aspal Asera–Amorome Utama – Rp10,8 miliar

  • Peningkatan Jalan Aspal Poros Andeo – Rp1,4 miliar

  • Rekonstruksi Jalan Mali Singgima – Rp17 miliar

  • Pengaspalan Jalan Watubangga–Dalam Kota – Rp3,8 miliar

  • Lanjutan Pembangunan Gedung DPRD Bombana – Rp12,1 miliar

Pekerjaan Konstruksi TA 2023

Pada tahun anggaran 2023, perusahaan yang sama mengerjakan normalisasi saluran Rawa Lasada, rekonstruksi jalan di Kecamatan Amonggedo dan Meluhu, pembangunan drainase Jalan Khairil Anwar Kolaka, serta pembangunan gedung bertingkat di Kota Kendari.

Pekerjaan Konstruksi dan Pengadaan TA 2022–2021

Sebelumnya, CV Berdaya Mediatama menangani peningkatan jalan desa di Lalembuu, pengadaan bibit kopi DBH Pusat, penggantian Jembatan Sungai Waturai II, hingga pembangunan Gedung PTSP Kejaksaan Negeri Konawe.

FDR Desak Audit Menyeluruh

Melihat pola tersebut, FDR menilai banyak proyek meninggalkan persoalan serius. Masalah aspal bergelombang, drainase yang tidak dikerjakan, serta dugaan mark up terus muncul dari tahun ke tahun.

Karena itu, FDR mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan Agung RI, Badan Pemeriksa Keuangan, dan BPKP untuk melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh proyek tersebut.

“Jika aparat penegak hukum tidak segera bertindak, negara berisiko menanggung kerugian besar,” tegas Robby Anggara.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Political Will Mafia Migas Didorong Sudirman Said

    Political Will Mafia Migas Didorong Sudirman Said

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 449
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Political Will Mafia Migas kembali ditegaskan Sudirman Said saat mendatangi Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Senin. Ia meminta pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto menunjukkan keberanian politik untuk menuntaskan praktik mafia migas yang menghambat pembenahan sektor energi nasional. Menurutnya, reformasi tata kelola migas tidak cukup melalui pendekatan teknis. Pemerintah harus menghadirkan […]

  • Dana Jamrek Sultra dan lubang tambang terbuka tanpa reklamasi

    Feny Tri Indah Kasim Soroti Dana Jamrek yang “Dilarikan” ke Pusat

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 874
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – 22 September 2025 Pengelolaan Dana Jamrek Sultra kembali menuai sorotan. Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta, Feny Tri Indah Kasim, mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang memusatkan Dana Jaminan Reklamasi (Jamrek) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menurut Feny, dana reklamasi tambang seharusnya menjamin pemulihan lingkungan pascatambang di daerah […]

  • Penyegelan toko emas Jakarta oleh Bea Cukai karena dugaan pelanggaran impor

    Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah di Jakarta, Diduga Terkait Administrasi Impor

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 437
    • 1Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Bea Cukai segel toko emas Jakarta menjadi sorotan publik setelah aparat kepabeanan menutup sementara tiga gerai perhiasan mewah di pusat perbelanjaan ibu kota. Tindakan ini memicu pertanyaan konsumen serta pelaku usaha mengenai kepastian hukum dan dampaknya terhadap aktivitas perdagangan. Dugaan Pelanggaran Impor Barang Mewah Petugas Bea Cukai Jakarta melakukan penyegelan karena menduga […]

  • ATM Mandiri pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 di Jakarta

    ATM Mandiri Pecahan Kecil Rp10.000–Rp20.000, Ini Lokasinya

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 308
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Bank Mandiri menyediakan layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan nominal pecahan Rp10.000 dan Rp20.000. Kehadiran ATM Mandiri pecahan kecil membantu masyarakat memenuhi kebutuhan uang tunai, khususnya untuk pembagian tunjangan hari raya (THR). Bank Mandiri menghadirkan layanan ini untuk memudahkan nasabah menarik uang sesuai kebutuhan. Nasabah tidak perlu lagi […]

  • PERAN AI DALAM TRANSFORMASI TEKNOLOGI MASA DEPAN

    PERAN AI DALAM TRANSFORMASI TEKNOLOGI MASA DEPAN

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 557
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Transformasi teknologi masa depan kini tidak dapat dipisahkan dari perkembangan Artificial Intelligence (AI). Seiring kemajuan teknologi digital, AI tidak lagi hadir sebagai tren sesaat. Sebaliknya, teknologi ini berkembang menjadi fondasi utama yang mendorong perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Melalui pemanfaatan data dan sistem cerdas, AI membantu menciptakan proses yang lebih […]

  • Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana pembangunan gedung MUI di Bundaran HI

    Gedung MUI di Bundaran HI Masuk Agenda Strategis Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Gedung MUI Bundaran HI menjadi agenda strategis pemerintah untuk memperkuat kelembagaan umat Islam di pusat ibu kota. Untuk mewujudkan rencana tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Presiden menyampaikan rencana itu saat memberikan taklimat pada pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia […]

expand_less