Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Kejagung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor CPO dan POME, Negara Berpotensi Rugi Hingga Rp14 Triliun

Kejagung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor CPO dan POME, Negara Berpotensi Rugi Hingga Rp14 Triliun

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 259
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Korupsi ekspor CPO kembali menjadi sorotan publik setelah aparat penegak hukum menahan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam penyimpangan kebijakan perdagangan sawit. Kasus ini mengancam keuangan negara hingga belasan triliun rupiah dan memperlihatkan rapuhnya pengawasan sektor strategis.

Isu korupsi ekspor CPO menjadi penting karena terjadi di tengah upaya pemerintah memperbaiki tata kelola industri sawit. Komoditas ini menyumbang devisa besar dan menopang perekonomian banyak daerah. Ketika kebijakan ekspor menyimpang, dampaknya langsung menyentuh harga, penerimaan negara, dan kepercayaan publik.

Kejaksaan Agung menahan 11 tersangka setelah rangkaian pemeriksaan intensif. Penyidik menyebut para tersangka berasal dari unsur penyelenggara negara dan pihak swasta. Tim penyidik menemukan indikasi pengaturan ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan palm oil mill effluent (POME) secara melawan hukum sepanjang 2022 hingga 2024. Perhitungan sementara menunjukkan potensi kerugian negara berkisar Rp10 triliun hingga Rp14 triliun.

Langkah penahanan ini memicu respons luas dari publik. Pengamat hukum menilai kasus korupsi ekspor CPO menunjukkan lemahnya pengawasan kebijakan perdagangan komoditas strategis. Sejumlah kalangan mendesak penegak hukum menelusuri peran pengambil keputusan dan aktor utama, bukan hanya pelaksana teknis di lapangan.

Kasus ini juga berpotensi memengaruhi daerah penghasil sawit. Gangguan tata niaga dapat menekan harga tandan buah segar dan mengurangi pendapatan daerah. Petani sawit menghadapi risiko ketika kebijakan ekspor tidak berjalan transparan. Industri turunan sawit pun ikut menanggung ketidakpastian pasar akibat proses hukum yang berjalan.

Selain dampak ekonomi, perkara ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas pengawasan lintas lembaga. Publik menilai pemerintah perlu memperkuat sistem kontrol ekspor dan memastikan kebijakan berjalan akuntabel. Transparansi menjadi kunci untuk mencegah kebocoran serupa di masa depan.

Kejaksaan Agung menyatakan penyidikan kasus POME ini terus berlanjut. Aparat menargetkan pengungkapan perkara secara menyeluruh dan pemulihan kerugian negara. Penanganan kasus korupsi ekspor CPO diharapkan mampu memperkuat tata kelola sektor sawit dan memulihkan kepercayaan masyarakat.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bahlil lahadalia ketua satgas transisi energi rapat dengan presiden prabowo

    Prabowo Tunjuk Bahlil Pimpin Satgas Transisi Energi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Satgas transisi energi menjadi langkah baru pemerintah untuk mempercepat program energi bersih di Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menunjuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Satgas Transisi Energi. Bahlil mengatakan pemerintah terus memperluas akses energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, pemerintah juga mendorong penggunaan energi […]

  • Hardiknas tingkatkan kualitas pendidikan, Kurniasih Mufidayati saat rapat Komisi X DPR RI

    Komisi X DPR Dorong Hardiknas 2026 Jadi Titik Balik Peningkatan Mutu Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, menegaskan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 harus menjadi momentum untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan nasional secara terarah dan berkelanjutan. Ia menilai Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini harus mendorong refleksi dan langkah konkret untuk memperbaiki sistem pendidikan. “Pendidikan menjadi fondasi masa depan bangsa, […]

  • Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Rahman
    • visibility 489
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Smart home 2023 menandai evolusi besar teknologi rumah pintar yang semakin cerdas, adaptif, dan ramah lingkungan. Tidak lagi sekadar otomatisasi, smart home kini mampu memahami kebiasaan pengguna, mengantisipasi kebutuhan, serta mengelola energi secara efisien sejak awal penggunaan. Berkat kecerdasan buatan, perangkat rumah tangga merespons lebih dari sekadar perintah. Sebagai contoh, mesin kopi […]

  • lokomotif menggunakan biosolar B40 KAI di Indonesia

    Biosolar B40 KAI Digunakan di Seluruh Lokomotif, Siap Adopsi B50

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kini mengoperasikan seluruh lokomotif dan genset menggunakan biosolar B40 KAI. Kebijakan ini memperkuat efisiensi operasional sekaligus mendorong transportasi nasional yang lebih ramah lingkungan. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan kebijakan tersebut mendukung program Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). “KAI memakai biosolar B40 pada […]

  • Demo IPMKU Jakarta menentang praktik tambang ilegal Konawe Utara

    Aksi Jilid II IPMKU Jakarta: PT Kembar Emas Sultra Diduga Jual ore nikel Tanpa RKAB, Kejagung Didesak Bertindak

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Ikatan Pemuda Mahasiswa Konawe Utara–Jakarta (IPMKU Jakarta) kembali menggelar aksi unjuk rasa Jilid II di Jakarta, Rabu (14/1/2026). Pada aksi tersebut, massa bergerak secara beruntun ke tiga lokasi. Pertama, mereka mendatangi Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Selanjutnya, mereka menggelar aksi di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI. Setelah itu, massa melanjutkan aksi […]

  • Dugaan Kejahatan Lingkungan PT TMS, Mahasiswa Desak KPK Usut

    Dugaan Kejahatan Lingkungan PT TMS, Mahasiswa Desak KPK Usut

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Koalisi Mahasiswa Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (26/1/2026). Dalam aksi tersebut, mereka mendesak KPK mengusut dugaan kejahatan lingkungan PT TMS di Sulawesi Tenggara. Para mahasiswa menilai KPK harus bertindak tegas dan terbuka. Mereka menegaskan penegakan hukum harus berjalan tanpa pengecualian, termasuk terhadap pihak […]

expand_less