Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Outlook Utang Indonesia Negatif, Fitch Pertahankan Rating BBB

Outlook Utang Indonesia Negatif, Fitch Pertahankan Rating BBB

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 474
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Duasatunews.com) – Lembaga pemeringkat kredit internasional Fitch Ratings mengubah outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif pada Rabu (4/3/2026).

Fitch tetap mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB. Level ini masih masuk kategori investment grade atau layak investasi.

Fitch menilai ketidakpastian kebijakan ekonomi meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini berpotensi menekan kepercayaan investor dan mempersempit ruang kebijakan fiskal pemerintah.

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Jadi Sorotan

Fitch menyoroti target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan pemerintah.

Pemerintah ingin mencapai target tersebut melalui peningkatan belanja sosial dan berbagai stimulus ekonomi.

Fitch menilai langkah tersebut dapat mendorong pelonggaran kebijakan fiskal dan moneter. Kebijakan yang terlalu longgar berpotensi meningkatkan risiko terhadap stabilitas ekonomi makro.

Fitch juga menyoroti rencana pemerintah dan DPR untuk merevisi Undang-Undang Keuangan Negara. Pemerintah memasukkan rencana tersebut ke dalam Prolegnas Prioritas 2026.

Aturan yang berlaku saat ini membatasi defisit anggaran di angka 3 persen dari PDB.

Jika pemerintah menaikkan batas tersebut, kredibilitas kebijakan fiskal dapat melemah. Pemerintah juga akan menghadapi tantangan lebih besar saat membiayai defisit yang lebih tinggi.

Program Belanja Sosial Jadi Perhatian

Fitch menilai peningkatan belanja sosial dapat memberi tekanan tambahan pada kondisi fiskal negara.

Pemerintah menjalankan program makanan bergizi gratis sebagai salah satu program prioritas nasional.

Program tersebut memiliki nilai sekitar 1,3 persen dari PDB untuk periode 2025 hingga 2029.

Fitch memperkirakan percepatan belanja pemerintah pada awal 2026 dapat memperlebar defisit anggaran.

Fitch memperkirakan rasio pendapatan negara berada di sekitar 13,3 persen dari PDB pada 2026 hingga 2027. Angka ini masih tergolong rendah.

Keputusan pemerintah membatalkan sebagian rencana kenaikan tarif PPN turut menekan proyeksi penerimaan negara.

Fitch juga mencatat kebijakan pemerintah yang mengalihkan dividen BUMN ke Badan Pengelola Investasi Danantara. Lembaga ini mengelola investasi pemerintah, namun arah investasinya masih menimbulkan ketidakpastian.

Faktor Politik Turut Mempengaruhi Penilaian

Fitch juga mempertimbangkan faktor sosial dan politik dalam penilaian terbaru.

Demonstrasi besar yang muncul pada Agustus hingga September 2025 menunjukkan ketidakpuasan sebagian masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.

Fitch menilai dinamika tersebut dapat menimbulkan tantangan politik bagi pemerintah dan koalisi yang berkuasa.

Bank Dunia juga menempatkan indikator tata kelola Indonesia di persentil ke-44, masih berada di bawah median negara dengan rating BBB.

Fitch memperkirakan defisit transaksi berjalan Indonesia dapat melebar hingga sekitar 0,8 persen dari PDB pada 2026.

Pelemahan ekspor bersih mendorong pelebaran defisit tersebut. Kondisi ini dapat menekan nilai tukar rupiah dan meningkatkan biaya pinjaman.

Fitch juga menyoroti mandat tambahan Bank Indonesia yang mencakup dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Mandat ini dapat menyulitkan bank sentral saat menjaga inflasi dan stabilitas keuangan jika terjadi arus modal keluar.

Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Kuat

Meski mengubah outlook menjadi negatif, Fitch tetap melihat sejumlah kekuatan pada fundamental ekonomi Indonesia.

Fitch memperkirakan rasio utang pemerintah berada di sekitar 41 persen dari PDB pada 2026. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan median negara dengan rating BBB.

Fitch juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5 persen pada 2026 hingga 2027.

Permintaan domestik, belanja pemerintah, dan investasi diperkirakan tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan. Aktivitas hilirisasi industri juga membantu menjaga momentum ekonomi.

Namun Fitch menilai pemerintah akan sulit mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029 tanpa reformasi struktural yang lebih besar.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lukisan Kuda Api Karya SBY Terjual Rp6,5 Miliar di Jakarta

    Lukisan Kuda Api Karya SBY Terjual Rp6,5 Miliar di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Sebuah karya seni lukis milik Susilo Bambang Yudhoyono mencatatkan nilai transaksi tinggi dalam lelang seni yang digelar di Jakarta. Lukisan berjudul Kuda Api terjual dengan harga Rp6,5 miliar, sekaligus menarik perhatian pelaku pasar seni dan publik nasional. (19/02/2026). SBY melukis karya tersebut dengan gaya ekspresif dan warna-warna kuat. Sosok kuda tampil dominan […]

  • Mojtaba Khamenei Iran calon pemimpin tertinggi

    Mojtaba Khamenei Iran: Calon Kuat Pemimpin Tertinggi Baru Iran

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Moskow, (duasatunews.com) – Mojtaba Khamenei calon pemimpin Iran menjadi sorotan setelah laporan menyebut namanya muncul sebagai kandidat kuat untuk menggantikan ayahnya, Ali Khamenei. Ayahnya dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir pekan lalu. Menurut laporan The New York Times, para ulama dan tokoh agama Iran menggelar musyawarah pada Selasa untuk membahas […]

  • Golkar dukung Prabowo Gibran ditegaskan Bahlil Lahadalia

    Golkar Dukung Prabowo Gibran hingga Akhir Pemerintahan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen partainya mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga akhir masa jabatan. Bahlil menyampaikan pernyataan itu usai menghadiri Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat. Menurut Bahlil, Golkar memiliki kewajiban politik karena partai tersebut mengusung […]

  • Longsor Chongqing China akibat hujan lebat di kawasan Sungai Wujiang

    Longsor Terjang Chongqing Usai Hujan Lebat, 8 Tewas dan 34 Orang Masih Hilang

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 224
    • 5Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Longsor Chongqing China akibat hujan lebat menewaskan sedikitnya delapan orang dan menyebabkan 34 warga masih hilang. Tim penyelamat terus mencari korban setelah bencana melanda kawasan pegunungan di sepanjang Sungai Wujiang, Kota Chongqing, pada Jumat (17/7). Media pemerintah China, Xinhua, melaporkan hujan deras memicu pergerakan tanah yang menghantam permukiman warga. Tim penyelamat mengevakuasi 10 orang […]

  • tambang ilegal Sulawesi Tenggara dengan alat berat

    Kasus Tambang Ilegal Sultra Disorot, Bareskrim Polri Didesak Usut Aktor Utama dan Hindari Tebang Pilih

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Penanganan kasus tambang ilegal di Sulawesi Tenggara kembali menuai sorotan. Sejumlah pihak menilai aparat penegak hukum belum konsisten dan terkesan tebang pilih. Nusantara Forest Watch Soroti Penanganan Kasus Nusantara Forest Watch menilai aparat belum menindak semua pihak yang diduga terlibat. Mereka menyoroti pengusaha tambang berinisial AM yang masuk dalam jajaran direksi PT […]

  • aksi mahasiswa sultra di kejagung soroti dugaan perambahan hutan

    Mahasiswa Gelar Aksi di Kejagung, Desak Pengusutan Dugaan Perambahan Hutan di Sultra

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Senin (2/2/2026). Melalui aksi ini, mahasiswa mendesak aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan pelanggaran hukum di sektor pertambangan dan kehutanan di Sulawesi Tenggara. Selain itu, mahasiswa menilai penegakan hukum lingkungan membutuhkan perhatian serius. Mereka meminta aparat bertindak transparan dan […]

expand_less