Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Outlook Utang Indonesia Negatif, Fitch Pertahankan Rating BBB

Outlook Utang Indonesia Negatif, Fitch Pertahankan Rating BBB

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 220
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Duasatunews.com) – Lembaga pemeringkat kredit internasional Fitch Ratings mengubah outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif pada Rabu (4/3/2026).

Fitch tetap mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB. Level ini masih masuk kategori investment grade atau layak investasi.

Fitch menilai ketidakpastian kebijakan ekonomi meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini berpotensi menekan kepercayaan investor dan mempersempit ruang kebijakan fiskal pemerintah.

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Jadi Sorotan

Fitch menyoroti target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan pemerintah.

Pemerintah ingin mencapai target tersebut melalui peningkatan belanja sosial dan berbagai stimulus ekonomi.

Fitch menilai langkah tersebut dapat mendorong pelonggaran kebijakan fiskal dan moneter. Kebijakan yang terlalu longgar berpotensi meningkatkan risiko terhadap stabilitas ekonomi makro.

Fitch juga menyoroti rencana pemerintah dan DPR untuk merevisi Undang-Undang Keuangan Negara. Pemerintah memasukkan rencana tersebut ke dalam Prolegnas Prioritas 2026.

Aturan yang berlaku saat ini membatasi defisit anggaran di angka 3 persen dari PDB.

Jika pemerintah menaikkan batas tersebut, kredibilitas kebijakan fiskal dapat melemah. Pemerintah juga akan menghadapi tantangan lebih besar saat membiayai defisit yang lebih tinggi.

Program Belanja Sosial Jadi Perhatian

Fitch menilai peningkatan belanja sosial dapat memberi tekanan tambahan pada kondisi fiskal negara.

Pemerintah menjalankan program makanan bergizi gratis sebagai salah satu program prioritas nasional.

Program tersebut memiliki nilai sekitar 1,3 persen dari PDB untuk periode 2025 hingga 2029.

Fitch memperkirakan percepatan belanja pemerintah pada awal 2026 dapat memperlebar defisit anggaran.

Fitch memperkirakan rasio pendapatan negara berada di sekitar 13,3 persen dari PDB pada 2026 hingga 2027. Angka ini masih tergolong rendah.

Keputusan pemerintah membatalkan sebagian rencana kenaikan tarif PPN turut menekan proyeksi penerimaan negara.

Fitch juga mencatat kebijakan pemerintah yang mengalihkan dividen BUMN ke Badan Pengelola Investasi Danantara. Lembaga ini mengelola investasi pemerintah, namun arah investasinya masih menimbulkan ketidakpastian.

Faktor Politik Turut Mempengaruhi Penilaian

Fitch juga mempertimbangkan faktor sosial dan politik dalam penilaian terbaru.

Demonstrasi besar yang muncul pada Agustus hingga September 2025 menunjukkan ketidakpuasan sebagian masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.

Fitch menilai dinamika tersebut dapat menimbulkan tantangan politik bagi pemerintah dan koalisi yang berkuasa.

Bank Dunia juga menempatkan indikator tata kelola Indonesia di persentil ke-44, masih berada di bawah median negara dengan rating BBB.

Fitch memperkirakan defisit transaksi berjalan Indonesia dapat melebar hingga sekitar 0,8 persen dari PDB pada 2026.

Pelemahan ekspor bersih mendorong pelebaran defisit tersebut. Kondisi ini dapat menekan nilai tukar rupiah dan meningkatkan biaya pinjaman.

Fitch juga menyoroti mandat tambahan Bank Indonesia yang mencakup dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Mandat ini dapat menyulitkan bank sentral saat menjaga inflasi dan stabilitas keuangan jika terjadi arus modal keluar.

Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Kuat

Meski mengubah outlook menjadi negatif, Fitch tetap melihat sejumlah kekuatan pada fundamental ekonomi Indonesia.

Fitch memperkirakan rasio utang pemerintah berada di sekitar 41 persen dari PDB pada 2026. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan median negara dengan rating BBB.

Fitch juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5 persen pada 2026 hingga 2027.

Permintaan domestik, belanja pemerintah, dan investasi diperkirakan tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan. Aktivitas hilirisasi industri juga membantu menjaga momentum ekonomi.

Namun Fitch menilai pemerintah akan sulit mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029 tanpa reformasi struktural yang lebih besar.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • "Parkir nontunai Tanah Abang, QR code pembayaran e-Parking, petugas Dishub mengatur lalu lintas di Jakarta."

    “Solusi Parkir Liar: DPRD DKI Dorong Penerapan Sistem Nontunai di Tanah Abang”

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Windi Anggraini
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta,{duasatunews.com}— Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, mengusulkan penerapan sistem parkir nontunai Tanah Abang sebagai langkah awal untuk mengatasi masalah parkir liar yang semakin berkembang. Tanah Abang, yang dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta, sering kali menjadi sorotan publik terkait maraknya parkir ilegal yang mengganggu ketertiban umum dan arus lalu lintas. Dengan […]

  • Sambut Generasi Baru, Pemuda 21 Sultra–Jakarta Jemput Mahasiswa Baru 2025

    Sambut Generasi Baru, Pemuda 21 Sultra–Jakarta Jemput Mahasiswa Baru 2025

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 804
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com | Senin, 18 Agustus 2025 – Dalam rangka menyambut kedatangan mahasiswa baru asal Sulawesi Tenggara, Pemuda 21 Sultra–Jakarta menggelar kegiatan penjemputan mahasiswa baru tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di area kedatangan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Ketua Umum Pemuda 21 Sultra–Jakarta, Nabil Dean, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata solidaritas dan kepedulian terhadap […]

  • KaloSara: Simbol Keagungan Hukum Adat Suku Tolaki

    KaloSara: Simbol Keagungan Hukum Adat Suku Tolaki

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 528
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews.com – Di tengah derasnya arus modernisasi dan kuatnya dominasi hukum negara, masyarakat adat Suku Tolaki di Sulawesi Tenggara tetap memegang teguh satu nilai luhur yang menyangga kehidupan sosial mereka: KaloSara. Masyarakat Tolaki menjadikan KaloSara bukan sekadar simbol adat, melainkan fondasi hukum yang mengatur relasi manusia dengan sesama, alam, dan Sang Pencipta. Makna Filosofis […]

  • AI dan masa depan pers Indonesia

    Menkomdigi Siapkan Regulasi Lindungi Karya Pers dari Kecerdasan AI

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 138
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Regulasi AI pers menjadi isu mendesak di tengah masifnya penggunaan kecerdasan buatan oleh platform digital. Teknologi ini kerap mengambil, mengolah, dan menyebarkan ulang karya jurnalistik tanpa izin. Praktik tersebut menekan keberlanjutan media dan memengaruhi kualitas informasi publik. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan teknologi memperluas pemanfaatan AI untuk merangkum berita media arus utama. […]

  • Makna Isra Mikraj bagi Kehidupan Umat Islam

    Makna Isra Mikraj bagi Kehidupan Umat Islam

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Makna Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW menjadi pengingat penting bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan. Melalui peristiwa ini, umat Islam memahami kembali perintah salat sekaligus meneguhkan nilai spiritual dan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Makna Isra Mikraj dalam Sejarah Islam Isra Mikraj mencakup dua rangkaian peristiwa besar dalam sejarah Islam. Pertama, Isra menggambarkan […]

  • Alt gambar 1: Aksi tolak penguasaan Greenland oleh ribuan warga Denmark di Copenhagen

    Ribuan Warga Copenhagen Suarakan Penolakan atas Wacana Penguasaan Greenland

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Aksi tolak penguasaan Greenland kembali menarik perhatian publik internasional. Pada Sabtu waktu setempat, ribuan warga Denmark turun ke jalan dan menggelar aksi damai di pusat kota Copenhagen. Melalui demonstrasi ini, massa menolak wacana politik yang mengaitkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan kemungkinan penguasaan wilayah Greenland. Ribuan Warga Padati Pusat Kota Sejak […]

expand_less