Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ketergantungan Dolar Masih Membayangi, Indonesia Perlu Perkuat Transaksi dengan Mata Uang Lokal

Ketergantungan Dolar Masih Membayangi, Indonesia Perlu Perkuat Transaksi dengan Mata Uang Lokal

  • account_circle Reski
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) – Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) kembali menjadi perhatian karena sering memicu tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia masih perlu mengurangi ketergantungan terhadap mata uang tersebut.

Saat dolar AS menguat, biaya impor ikut naik. Kenaikan itu dapat mendorong inflasi dan menambah beban pelaku usaha. Banyak perusahaan juga harus menyesuaikan strategi bisnis untuk menghadapi perubahan biaya produksi dan perdagangan.

Rupiah Kerap Tertekan Saat Dolar Menguat

Tekanan terhadap rupiah bukan fenomena baru. Dalam berbagai periode gejolak ekonomi global, rupiah sering melemah ketika dolar AS menguat. Kondisi serupa terjadi saat krisis Asia 1998, gejolak pasar keuangan 2013, pandemi COVID-19, hingga ketidakpastian ekonomi saat ini.

Meski demikian, fondasi ekonomi Indonesia kini lebih kuat dibandingkan dua dekade lalu. Cadangan devisa nasional masih berada pada level yang aman. Posisi tersebut mampu mendukung kebutuhan impor dan menjaga stabilitas ekonomi.

Namun, kekuatan cadangan devisa belum sepenuhnya menghilangkan kerentanan terhadap dolar AS. Struktur perdagangan dan pembiayaan internasional masih membuat Indonesia sensitif terhadap perubahan ekonomi global.

Dominasi Dolar dalam Perdagangan Global

Dolar AS masih menjadi mata uang utama dalam perdagangan internasional. Banyak negara menggunakan dolar untuk transaksi ekspor, impor, dan pembiayaan lintas negara.

Sebagian besar transaksi ekspor Indonesia juga masih menggunakan dolar AS. Akibatnya, perubahan nilai dolar dapat memengaruhi biaya perdagangan dan aktivitas bisnis nasional.

Dominasi tersebut membuat banyak negara berkembang menghadapi tekanan ketika dolar menguat. Indonesia termasuk negara yang merasakan dampak tersebut karena aktivitas perdagangan internasional masih bergantung pada mata uang AS.

Mendorong Penggunaan Mata Uang Lokal

Pemerintah bersama otoritas terkait terus mendorong penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan internasional. Langkah ini bertujuan mengurangi risiko yang muncul akibat fluktuasi dolar AS.

Selain itu, pemerintah juga berupaya memperluas pasar ekspor dan memperkuat industri dalam negeri. Strategi tersebut dapat meningkatkan ketahanan ekonomi nasional dalam jangka panjang.

Penggunaan mata uang lokal yang lebih luas dapat membantu mengurangi tekanan terhadap rupiah. Kebijakan itu juga berpotensi memperkuat stabilitas ekonomi ketika terjadi gejolak di pasar keuangan global.

Dengan dukungan fundamental ekonomi yang lebih baik, Indonesia memiliki peluang untuk membangun sistem ekonomi yang lebih kuat. Upaya tersebut dapat mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS sekaligus meningkatkan daya tahan ekonomi nasional.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AI dan masa depan pers Indonesia

    Menkomdigi Siapkan Regulasi Lindungi Karya Pers dari Kecerdasan AI

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 302
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Regulasi AI pers menjadi isu mendesak di tengah masifnya penggunaan kecerdasan buatan oleh platform digital. Teknologi ini kerap mengambil, mengolah, dan menyebarkan ulang karya jurnalistik tanpa izin. Praktik tersebut menekan keberlanjutan media dan memengaruhi kualitas informasi publik. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan teknologi memperluas pemanfaatan AI untuk merangkum berita media arus utama. […]

  • Pertemuan Teddy dan Basuki di Sekretariat Kabinet

    Pertemuan Teddy dan Basuki Bahas Progres Pembangunan IKN

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Pertemuan Teddy dan Basuki berlangsung di Kantor Sekretariat Kabinet RI pada Kamis sore. Teddy Indra Wijaya menerima Basuki Hadimuljono dan langsung membahas perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Basuki memaparkan capaian pembangunan infrastruktur di kawasan inti pemerintahan. Ia menjelaskan progres fisik proyek serta rencana kerja tahap berikutnya. Selain itu, ia menyampaikan hasil […]

  • kebijakan Spanyol larang pesawat AS Iran di wilayah udara dan pangkalan militer

    Spanyol larang pesawat AS Iran Terbang di Wilayahnya

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 260
    • 0Komentar

    MADRID,(duasatunews.com) – Kebijakan Spanyol larang pesawat AS menjadi sorotan setelah pemerintah Madrid menutup wilayah udaranya bagi pesawat militer Amerika Serikat yang terkait operasi terhadap Iran. Langkah ini menegaskan sikap Spanyol untuk menghindari keterlibatan dalam eskalasi konflik. Spanyol Larang Pesawat AS di Wilayah Udara Pemerintah Spanyol memutuskan menutup akses wilayah udara bagi pesawat militer Amerika Serikat […]

  • AC Milan vs Parma Serie A 2025/2026 di Stadion San Siro

    AC Milan vs Parma: Rossoneri Tumbang 0-1 di San Siro

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 396
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – AC Milan vs Parma menjadi laga mengejutkan dalam lanjutan Serie A musim ini. AC Milan harus menelan kekalahan 0-1 saat menjamu Parma di San Siro, hasil yang membuat Rossoneri kini tertinggal 10 poin dari Inter Milan di puncak klasemen Liga Italia. Duel Milan kontra Parma pada pekan ke-26 Serie A digelar di […]

  • Warga memecah batu gamping di pegunungan Desa Nambo, Morowali, Sulawesi Tengah

    DPRD Sulteng Tekan Pencabutan IUP Tambang Batu Gamping demi Lindungi Karst Banggai Kepulauan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com)– DPRD Sulawesi Tengah menyoroti IUP tambang batu gamping di Banggai Kepulauan. Komisi III mendesak gubernur mencabut seluruh izin dan menghentikan aktivitas tambang. Ketua Komisi III, Dandy Adhi Prabowo, menyampaikan rekomendasi tersebut dalam rapat. DPRD mencatat 23 izin tersebar di wilayah itu. Lima izin sudah masuk tahap operasi produksi. Sebanyak 18 izin masih tahap […]

  • Tambang Pulau Senja di Konawe Selatan

    “Tambang Galian C Diduga Ancam Pulau Senja dan Tanjung Kartika”

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Tambang Pulau Senja kembali menuai sorotan publik. Green Institute Sulawesi Tenggara (Sultra) menolak keras aktivitas pertambangan batu gamping di Pulau Senja dan Tanjung Kartika, Konawe Selatan, karena dinilai mengancam ekosistem pesisir dan ruang hidup masyarakat. Jakarta, 4 Januari 2025 — Green Institute Sulawesi Tenggara (Sultra) menolak keras aktivitas pertambangan batu gamping (galian C) yang diduga […]

expand_less