Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » KPK Telusuri Aliran Dana Pemerasan Izin Tinggal WNA, Diduga Mengalir ke Investasi Kripto

KPK Telusuri Aliran Dana Pemerasan Izin Tinggal WNA, Diduga Mengalir ke Investasi Kripto

  • account_circle Reski
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 200
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan penggunaan uang hasil pemerasan untuk membeli aset kripto. Dugaan tersebut muncul dalam penyidikan kasus korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik telah menyita empat akun aset kripto senilai Rp1,2 miliar. Penyidik menduga para tersangka membeli aset digital tersebut menggunakan uang hasil pemerasan.

“Kami menduga dana pembelian kripto berasal dari hasil tindak pidana yang sedang kami selidiki,” kata Budi di Jakarta, Senin.

OTT Ungkap Dugaan Korupsi Imigrasi

KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada 2–3 Juni 2026. Dalam operasi itu, tim mengamankan 17 orang.

Mereka terdiri atas delapan penyelenggara negara atau aparatur sipil negara (ASN). Sembilan orang lainnya berasal dari pihak swasta yang berperan sebagai perantara pengurusan dokumen keimigrasian.

Penyidik kemudian mengembangkan kasus tersebut. Hasil penyelidikan mengarah pada dugaan pemerasan dalam pengurusan izin tinggal WNA selama periode 2022–2026.

KPK memperkirakan para pelaku meraup keuntungan ilegal hingga Rp145,5 miliar selama periode tersebut.

Delapan Orang Berstatus Tersangka

Pada 4 Juni 2026, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Mereka berasal dari berbagai jabatan strategis di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Salah satu tersangka adalah Silmy Karim. Ia pernah menjabat Direktur Jenderal Imigrasi pada 2023–2024.

Sebelumnya, Silmy mendatangi Gedung KPK pada 3 Juni 2026. Kedatangannya terkait proses hukum yang sedang berjalan.

Selain Silmy, KPK juga menetapkan Saffar Muhammad Godam, Jaya Saputra, Ronald Arman Abdullah, Tessar Bayu Setyaji, Bagus Bramantyo, Juniadi Sri Priambudi, dan Gusti Benardiansyah sebagai tersangka.

KPK Kejar Aset dan Aliran Dana

Saat ini penyidik terus menelusuri aliran dana hasil dugaan pemerasan. Tim juga memeriksa kemungkinan penempatan dana pada berbagai instrumen investasi digital.

KPK berupaya melacak seluruh aset yang berkaitan dengan perkara tersebut. Langkah itu bertujuan memulihkan kerugian negara dan mengungkap pihak lain yang terlibat.

Penyidik masih melanjutkan proses penyidikan. KPK membuka peluang mengembangkan perkara jika menemukan bukti baru terkait aliran dana maupun keterlibatan pihak lain.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pusat data Google di Texas dengan teknologi pendingin udara canggih

    Pusat Data Google di Texas Gunakan Pendingin Hemat Air

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Texas, Amerika Serikat, (duasatunews.com) — pusat data Google di Texas menjadi bagian dari strategi perusahaan teknologi global dalam menekan dampak lingkungan. Google membangun fasilitas pusat data baru dengan teknologi pendingin udara canggih yang mengurangi penggunaan air secara signifikan. Teknologi Pendingin Minim Air Mengutip laporan Engadget, Google menjelaskan bahwa sistem pendingin tersebut hampir tidak bergantung pada […]

  • Jusuf Kalla Arab Saudi dukung stabilitas kawasan

    Jusuf Kalla Arab Saudi: Indonesia Dukung Stabilitas Kawasan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 361
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menegaskan dukungan Indonesia terhadap stabilitas dan keamanan Arab Saudi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Menurut Jusuf Kalla, Arab Saudi memiliki posisi penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Negara tersebut menjadi pusat umat Islam karena keberadaan Masjidil Haram serta berbagai tempat […]

  • ott lsm st nikel saat penangkapan di kendari

    OTT LSM atau Skenario? HMI Desak Bongkar Peran Perusahaan dan Aparat

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Kepolisian melalui Polresta Kendari menangkap sejumlah oknum LSM dalam operasi tangkap tangan (OTT). Kasus ini terkait dugaan pemerasan yang menyeret PT ST Nikel Resource di Konawe. Kasus tersebut langsung memicu perhatian publik. Selain itu, banyak pihak meminta aparat mengusut perkara ini secara terbuka dan menyeluruh. Desakan Transparansi Penanganan Kasus Sekretaris Jenderal PTKP […]

  • Presiden Prabowo Tekankan Pengurangan Impor BBM

    Presiden Prabowo Tekankan Pengurangan Impor BBM

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan strategis kepada Ketua Harian dan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) yang baru dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu. Melalui arahan tersebut, Presiden menegaskan fokus pemerintah pada penguatan kebijakan energi nasional serta pengurangan ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM). Kedaulatan dan Ketahanan Energi Jadi Prioritas Dalam pertemuan itu, […]

  • Penggeledahan KPK Pati di kantor bupati terkait kasus pemerasan

    Penggeledahan KPK Pati, Kantor Bupati Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 638
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Penggeledahan KPK Pati menandai lanjutan penyidikan kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati. Pada Kamis, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor dan rumah dinas bupati untuk mengumpulkan bukti tambahan. Langkah ini berkaitan langsung dengan perkara yang menjerat Bupati Pati nonaktif Sudewo. Sebelumnya, KPK melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten […]

  • prank ambulans Jakbar oleh debt collector dengan modus order fiktif merugikan kru medis

    Prank Debt Collector Ambulans Jakbar Viral

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 357
    • 1Komentar

    Prank Ambulans Jakbar Rugikan Kru, Modus Debt Collector Terungkap Jakarta,(duasatunews.com)– Kasus prank ambulans Jakbar menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Aksi ini merugikan kru ambulans karena pelaku membuat pesanan fiktif untuk kepentingan penagihan utang. Sopir ambulans, Yoga Dwi Saputra, menerima pesanan melalui WhatsApp pada Selasa (14/4/2026). Pemesan meminta penjemputan pasien di kawasan Jalan […]

expand_less