Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » KPK Telusuri Aliran Dana Pemerasan Izin Tinggal WNA, Diduga Mengalir ke Investasi Kripto

KPK Telusuri Aliran Dana Pemerasan Izin Tinggal WNA, Diduga Mengalir ke Investasi Kripto

  • account_circle Reski
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan penggunaan uang hasil pemerasan untuk membeli aset kripto. Dugaan tersebut muncul dalam penyidikan kasus korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik telah menyita empat akun aset kripto senilai Rp1,2 miliar. Penyidik menduga para tersangka membeli aset digital tersebut menggunakan uang hasil pemerasan.

“Kami menduga dana pembelian kripto berasal dari hasil tindak pidana yang sedang kami selidiki,” kata Budi di Jakarta, Senin.

OTT Ungkap Dugaan Korupsi Imigrasi

KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada 2–3 Juni 2026. Dalam operasi itu, tim mengamankan 17 orang.

Mereka terdiri atas delapan penyelenggara negara atau aparatur sipil negara (ASN). Sembilan orang lainnya berasal dari pihak swasta yang berperan sebagai perantara pengurusan dokumen keimigrasian.

Penyidik kemudian mengembangkan kasus tersebut. Hasil penyelidikan mengarah pada dugaan pemerasan dalam pengurusan izin tinggal WNA selama periode 2022–2026.

KPK memperkirakan para pelaku meraup keuntungan ilegal hingga Rp145,5 miliar selama periode tersebut.

Delapan Orang Berstatus Tersangka

Pada 4 Juni 2026, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Mereka berasal dari berbagai jabatan strategis di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Salah satu tersangka adalah Silmy Karim. Ia pernah menjabat Direktur Jenderal Imigrasi pada 2023–2024.

Sebelumnya, Silmy mendatangi Gedung KPK pada 3 Juni 2026. Kedatangannya terkait proses hukum yang sedang berjalan.

Selain Silmy, KPK juga menetapkan Saffar Muhammad Godam, Jaya Saputra, Ronald Arman Abdullah, Tessar Bayu Setyaji, Bagus Bramantyo, Juniadi Sri Priambudi, dan Gusti Benardiansyah sebagai tersangka.

KPK Kejar Aset dan Aliran Dana

Saat ini penyidik terus menelusuri aliran dana hasil dugaan pemerasan. Tim juga memeriksa kemungkinan penempatan dana pada berbagai instrumen investasi digital.

KPK berupaya melacak seluruh aset yang berkaitan dengan perkara tersebut. Langkah itu bertujuan memulihkan kerugian negara dan mengungkap pihak lain yang terlibat.

Penyidik masih melanjutkan proses penyidikan. KPK membuka peluang mengembangkan perkara jika menemukan bukti baru terkait aliran dana maupun keterlibatan pihak lain.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “kecelakaan kereta Bekasi Timur di Stasiun Bekasi Timur”

    Kronologi Awal Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — kecelakaan kereta Bekasi Timur menarik perhatian publik setelah insiden yang melibatkan KRL dan kereta jarak jauh terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Selain itu, peristiwa ini bermula dari tabrakan di perlintasan sebidang dan berkembang menjadi insiden lanjutan. Kronologi Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa insiden kereta di Bekasi Timur bermula […]

  • kapal tanker melintas Selat Hormuz saat Iran siap hadapi AS

    Iran Selat Hormuz : Siap Hadapi Rencana Pengawalan Kapal AS

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Teheran, (duasatunews.com) – Iran Selat Hormuz kembali menjadi sorotan setelah Teheran menyatakan kesiapan menghadapi kemungkinan Amerika Serikat mengerahkan pasukan untuk mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Jalur laut ini merupakan salah satu rute perdagangan energi paling penting di dunia. Juru bicara Islamic Revolutionary Guard Corps, Ali Mohammad Naini, menyampaikan pernyataan tersebut pada Sabtu (7/3). Ia […]

  • shutdown bandara as antrean panjang keamanan tsa

    Shutdown Bandara AS Picu Antrean Panjang

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Washington, (duasatunews.com) – Shutdown bandara AS memicu gangguan besar pada operasional penerbangan setelah sebagian layanan pemerintah berhenti. Bandara di seluruh Amerika Serikat mengalami antrean panjang di pos pemeriksaan keamanan. Banyak penumpang menghadapi penundaan hingga penerbangan terlewat akibat kondisi tersebut. Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) menyatakan gangguan terjadi secara luas. Dalam pernyataan di media sosial, lembaga […]

  • Penambangan Ilegal Gunung Botak di Kabupaten Buru Maluku

    KPIT : Penambangan Ilegal Gunung Botak Bukan Sekadar Persoalan Hukum, Tetapi Ancaman Serius terhadap Masa Depan Pulau Buru

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Ketua Komite Pemuda Indonesia Timur (KPIT), Ichi Amahoru, menilai persoalan penambangan emas ilegal di Gunung Botak, Kabupaten Buru, Maluku, telah berkembang menjadi krisis multidimensi yang tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai pelanggaran hukum semata. Menurutnya, aktivitas pertambangan tanpa izin telah berdampak pada kerusakan lingkungan, melemahkan kewibawaan negara, mengancam keselamatan masyarakat, hingga berpotensi […]

  • Yaqut Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Singgung Pertemuan Jokowi–MBS

    Yaqut Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Singgung Pertemuan Jokowi–MBS

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 477
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kasus kuota haji kembali menjadi sorotan publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dugaan korupsi pengelolaan kuota haji. Selain Yaqut, KPK juga menetapkan staf khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, sebagai tersangka. Dengan demikian, penyidik kini memproses dua pihak yang berperan dalam […]

  • Dugaan pembegalan UNSULTRA menjadi sorotan publik

    Dugaan Pembegalan UNSULTRA Disorot Publik

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Penulis: Eni Samayati
    • visibility 606
    • 0Komentar

    Kendari, (duasatunews.com) — Dunia pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara kembali menjadi sorotan. Sejumlah kalangan menyoroti dugaan pembegalan di Universitas Sulawesi Tenggara (UNSULTRA). Mereka menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan konflik tata kelola kampus yang melibatkan perubahan Akta Notaris, tekanan internal, dan intervensi non-akademik. Konflik Tata Kelola Mencuat Para pengkritik menyatakan perubahan administratif terjadi tanpa keterbukaan yang […]

expand_less