Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pemerintah : Dana Riset Kampus Rp57 Miliar untuk 122 Program

Pemerintah : Dana Riset Kampus Rp57 Miliar untuk 122 Program

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • visibility 274
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta (duasatunews.com) – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan mengalokasikan dana riset kampus sebesar Rp57 miliar untuk mendanai 122 program penelitian di perguruan tinggi. Kebijakan ini bertujuan memperkuat ekosistem inovasi nasional sekaligus mendorong pemanfaatan hasil riset di sektor industri.

Selanjutnya, pemerintah menyalurkan anggaran tersebut melalui Program Bestari Saintek dalam kerangka Program Semesta Skema Pendanaan APBN 2026 di Jakarta.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani, menyatakan program ini menarik minat tinggi dari akademisi. Selain itu, tim seleksi menjaring inovasi berbasis kebutuhan masyarakat melalui proses kompetitif.

Sebanyak 122 tim periset melibatkan 854 dosen dan tenaga kependidikan. Mereka juga menggandeng 341 mitra dari berbagai sektor untuk memperkuat implementasi program.

Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mencatat kontribusi sebesar 57,8 persen. Sementara itu, Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menyumbang 42,2 persen. Kondisi ini menunjukkan kedua sektor aktif mendorong penguatan riset nasional.

Sebaran Program Riset di Berbagai Sektor

Para peneliti membagi program ini ke dalam delapan sektor strategis. Pangan dan pertanian mendominasi dengan 45 tim. Kemudian, sektor sosial humaniora, seni budaya, dan pendidikan mencakup 30 tim.

Di sisi lain, kemaritiman melibatkan 12 tim, sedangkan teknologi informasi dan komunikasi mencakup 9 tim. Selain itu, sektor kesehatan dan obat serta kebencanaan masing-masing melibatkan 8 tim. Energi dan energi baru terbarukan mencakup 6 tim, dan material maju melibatkan 4 tim.

Dampak Dana Riset Kampus dan Hilirisasi

Direktur Fasilitasi Riset LPDP, Ayom Widipaminto, menegaskan pentingnya akuntabilitas dalam penggunaan dana. Ia mendorong peneliti memastikan hasil riset memberi dampak nyata dan dapat diadopsi industri.

Keberlanjutan Riset Kampus

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, mengingatkan akademisi agar tidak menghentikan riset pada publikasi ilmiah. Oleh karena itu, ia meminta peneliti terus mengembangkan penelitian hingga menghasilkan solusi konkret bagi masyarakat.

  • Penulis: Adrian Moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo undang eks presiden di Istana dan dihadiri Joko Widodo

    Prabowo Undang Eks Presiden ke Istana Malam Ini

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 431
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Prabowo undang eks presiden dan wakil presiden ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa malam, 3 Maret 2026. Presiden Prabowo Subianto menjadwalkan pertemuan tersebut pukul 19.30 WIB sebagai forum silaturahmi dan diskusi kebangsaan. Agenda ini mempertemukan para pemimpin lintas periode dalam satu forum resmi. Selain mempererat komunikasi politik, pertemuan tersebut juga membuka ruang […]

  • DPRD Jabar Desak PT Jasa Sarana Hentikan Bisnis Merugi, Fokus Selamatkan Aset Daerah

    DPRD Jabar Desak PT Jasa Sarana Hentikan Bisnis Merugi, Fokus Selamatkan Aset Daerah

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 285
    • 3Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Komisi III DPRD Jawa Barat mendesak PT Jasa Sarana segera menghentikan seluruh lini usaha yang terus merugi. DPRD menilai langkah tersebut penting untuk memulihkan kondisi keuangan perusahaan sekaligus menjaga aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat, Jajang Rohana, mengatakan manajemen harus segera mengevaluasi seluruh unit usaha. Ia meminta perusahaan […]

  • sejarah konflik Kalimantan dalam ilustrasi Tragedi Sampit dan Sambas

    Sejarah Konflik Kekerasan di Tanah Dayak: Tragedi Sampit dan Sambas

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 606
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Konflik kekerasan paling menonjol dalam sejarah modern masyarakat Dayak di Kalimantan tidak terjadi antarsesama suku Dayak. Sebaliknya, konflik besar yang sering disebut sebagai “perang” itu muncul dalam bentuk konflik komunal antara suku Dayak sebagai penduduk asli dan etnis pendatang, terutama etnis Madura. Dua peristiwa yang paling sering menjadi rujukan ialah Tragedi Sampit […]

  • Mentan Amran meninjau stok beras Sulsel di gudang Bulog

    Stok Beras Sulsel 761 Ribu Ton, Amran Ungkap Lonjakan

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Makassar (duasatunews.com) – Stok beras Sulsel melonjak tajam hingga mencapai 761 ribu ton. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan capaian tersebut saat meninjau gudang Perum Bulog di Panaikang, Makassar. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya stok beras di wilayah tersebut hanya sekitar 300 ribu ton. Kini jumlahnya meningkat lebih dari dua kali lipat dalam waktu singkat. “Ini […]

  • Anggaran sapi kurban Prabowo mencapai Rp100 miliar untuk Idul Adha 2026

    Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban, Anggaran Banpres Capai Rp100 Miliar

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 225
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)— Pemerintah mengalokasikan sekitar Rp100 miliar untuk pengadaan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto pada Idul Adha 2026. Dana itu berasal dari pos Bantuan Kemasyarakatan Presiden dalam APBN. Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, mengatakan pemerintah menyesuaikan harga sapi di setiap daerah. Selain itu, bobot sapi dan biaya distribusi turut memengaruhi harga hewan kurban. “Kurang lebih […]

  • Banjir Semarang menggenangi jalur pantura Semarang–Demak

    Banjir Semarang Rendam Permukiman dan Jalur Pantura

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 526
    • 0Komentar

    SEMARANG, (duasatunews.com) – Banjir Semarang kembali terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah kota sejak Minggu malam, 15 Februari 2026. Genangan air pada Senin dini hari langsung mengganggu aktivitas warga di sejumlah kawasan permukiman hingga jalur utama pantai utara Jawa. Hujan berintensitas sedang hingga tinggi menaikkan debit air secara cepat. Aliran air melampaui kapasitas drainase kota […]

expand_less