Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pelintasan Kereta Sebidang Disorot AHY Usai Kecelakaan Bekasi

Pelintasan Kereta Sebidang Disorot AHY Usai Kecelakaan Bekasi

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 253
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta (duasatunews.com) – Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyoroti banyaknya pelintasan kereta sebidang yang bersinggungan langsung dengan jalan raya. Ia mendorong percepatan pembangunan flyover di sejumlah titik rawan untuk meningkatkan keselamatan dan mengurangi kemacetan.

AHY menyampaikan hal itu saat meninjau lokasi kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). Ia menilai pelintasan kereta sebidang memicu risiko kecelakaan di kawasan padat aktivitas.

Ia menjelaskan pembangunan flyover membutuhkan perencanaan matang. Pemerintah harus menyiapkan tata ruang dan lahan sebelum memulai proyek. Meski prosesnya kompleks, ia meminta semua pihak mempercepat pengerjaan agar manfaatnya segera dirasakan.

Menurut AHY, pembangunan flyover mampu mengurai kepadatan lalu lintas dan menekan potensi kecelakaan. Pemerintah akan menata ulang sistem lalu lintas setelah proyek berjalan. Pemerintah juga berencana menutup pelintasan sebidang yang sudah tidak aman.

AHY menegaskan setiap pelintasan kereta harus memiliki pengamanan. Ia meminta pemasangan palang pintu dan penempatan petugas penjaga di seluruh titik. Langkah ini penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.

Sementara itu, Polda Metro Jaya mencatat 15 orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Kabid Dokkes Kombes Martinus Ginting menyatakan tim masih mengidentifikasi korban.

Petugas menempatkan 10 jenazah di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Petugas juga menangani lima jenazah lainnya di RS Kota Bekasi. Tim forensik terus memastikan identitas korban sebelum menyerahkannya kepada keluarga.

Peristiwa ini menegaskan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur transportasi yang aman. Pemerintah menargetkan sistem yang lebih tertib dan aman di seluruh pelintasan kereta sebidang.

  • Penulis: Adrian Moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo ke Rusia bahas energi dengan Vladimir Putin

    Prabowo ke Rusia Bahas Energi dengan Vladimir Putin

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Agenda Prabowo ke Rusia bahas energi menjadi fokus utama kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Rusia pada Minggu (12/4/2026). Selain itu, Prabowo juga akan bertemu Presiden Vladimir Putin untuk membahas kerja sama strategis. Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan jadwal tersebut di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Menurutnya, keberangkatan berlangsung […]

  • Prabowo Berikan Tanda Kehormatan kepada 2 Satker dan 10 Polda pada Hari Bhayangkara ke-80

    Prabowo Berikan Tanda Kehormatan untuk 2 Satker dan 10 Polda

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Prabowo Berikan Tanda Kehormatan kepada 2 Satker dan 10 Polda pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan Brimob Polri, Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendampingi Presiden Prabowo Subianto saat Presiden menyerahkan Tanda Kehormatan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi […]

  • Situasi Mabes Polri terkait penahanan Bhayangkari Vanessa

    GASKAN Meliput Peristiwa Bhayangkari Vanessa Ditahan di Mabes Polri

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 478
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – GASKAN meliput langsung penahanan Bhayangkari Vanessa di Markas Besar Polri pada Kamis, 12 Februari 2026. Penyidik Mabes Polri menetapkan Vanessa sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik kemudian membawa Vanessa ke ruang tahanan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Langkah tersebut langsung memicu perhatian publik karena Mabes Polri menangani perkara yang diduga […]

  • Reruntuhan RS Indonesia di Gaza setelah kerusakan akibat konflik bersenjata.

    RI Protes Keras Aksi Israel di RS Indonesia Gaza: Dinilai Provokatif dan Langgar Prinsip Kemanusiaan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 219
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Pemerintah Indonesia mengecam keras pemasangan spanduk militer Israel di reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza. Aksi ini memicu kritik karena terjadi di fasilitas sipil yang seharusnya mendapat perlindungan. Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan protes resmi pada Rabu (22/4). Pemerintah menilai spanduk Israel Gaza sebagai tindakan provokatif. Pemerintah juga menilai aksi itu melanggar prinsip kemanusiaan […]

  • BGN Pecat 261 Pegawai Non-ASN diumumkan Kepala BGN Sudaryono di Jakarta

    BGN Pecat Pegawai, 261 Non-ASN Diberhentikan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 183
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – BGN Pecat Pegawai menjadi langkah tegas Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperkuat disiplin dan tata kelola organisasi. Kepala BGN, Sudaryono, mengumumkan pemecatan 261 pegawai non-ASN di Jakarta, Senin (27/7/2026). Keputusan tersebut menjadi bagian dari upaya pembenahan internal agar seluruh pegawai bekerja secara profesional, menjaga integritas, dan mematuhi ketentuan yang berlaku. Sudaryono menjelaskan […]

  • Kerusakan lingkungan akibat tambang ilegal di Sulawesi Tenggara

    Tambang Ilegal di Sulawesi Tenggara; Pembiaran Negara dan Pengkhianatan Terhadap Keadilan Ekologis

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 410
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – (25/01/2026) Tambang ilegal di Sulawesi Tenggara tidak lagi sekadar pelanggaran hukum. Kini, praktik tersebut berubah menjadi indikator pembiaran negara terhadap kejahatan lingkungan. Lebih jauh, aktivitas tambang berlangsung terbuka dan berulang. Akibatnya, kegagalan otoritas publik semakin terlihat. Selain itu, negara tidak dapat menyederhanakan persoalan ini sebagai ulah segelintir pelaku. Sebaliknya, skala kerusakan menunjukkan […]

expand_less