Breaking News
light_mode
Beranda » News » Penangkapan Kapal Nikel Ilegal oleh TNI AL di Teluk Weda

Penangkapan Kapal Nikel Ilegal oleh TNI AL di Teluk Weda

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 352
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Penangkapan kapal nikel ilegal kembali terjadi di perairan Indonesia. TNI Angkatan Laut menindak dua kapal pengangkut nikel yang melanggar aturan pelayaran dan ketentuan pertambangan di Teluk Weda, Selasa (10/2).

Langkah ini menunjukkan keseriusan TNI AL dalam menjaga keamanan laut nasional. Selain itu, kawasan Teluk Weda berperan penting sebagai jalur distribusi hasil tambang di Maluku Utara. Oleh karena itu, aparat meningkatkan pengawasan di wilayah tersebut.

Kronologi Penindakan Kapal Pengangkut Nikel

Saat menjalankan patroli rutin, prajurit TNI AL menggunakan KRI Hampala-880 mendeteksi dua kapal berbendera Indonesia yang melintas di perairan Teluk Weda. Selanjutnya, petugas mendekati kapal tersebut untuk memastikan aktivitas pelayaran.

Kedua kapal itu adalah Tug Boat (TB) Entebe Star 29 dan Tongkang (TK) Finacia 61. Setelah itu, petugas menghentikan kapal dan langsung melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pengecekan, kapal membawa muatan nikel sebesar 11.007,50 Wet Metric Ton (WMT).

Pelanggaran Pelayaran yang Ditemukan TNI AL

Dalam pemeriksaan, Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul menyatakan prajurit menemukan sejumlah pelanggaran administrasi pelayaran. Kapal tidak memenuhi ketentuan Surat Izin Trayek dan Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

Selain itu, dermaga muat tidak tercantum dalam Rencana Pola Trayek (RPT). Petugas juga menemukan perbedaan data awak kapal dengan Crew List dan Sijil. Bahkan, lima perwira kapal menjabat tanpa sertifikat keahlian yang sesuai dengan ketentuan keselamatan pengawakan.

Lebih lanjut, petugas mencatat ketidaksesuaian peralatan radio kapal dengan sertifikat stasiun radio. Sementara itu, awak kapal masih menggunakan buku publikasi navigasi edisi lama.

Dugaan Pelanggaran Izin Tambang Nikel

Tidak hanya pelayaran, penangkapan kapal nikel ilegal ini juga mengungkap dugaan pelanggaran di sektor pertambangan. Berdasarkan laporan intelijen TNI AL di lokasi tambang, jumlah muatan nikel melebihi kuota yang diizinkan.

Akibatnya, muatan tersebut melampaui batas Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 sebesar 25 persen. Kondisi ini berpotensi merugikan negara serta mengganggu tata kelola pertambangan nasional.

Langkah Lanjutan Penanganan Kasus

Berdasarkan temuan tersebut, TNI AL menuntun kedua kapal menuju Pos TNI AL Weda. Jarak pos tersebut sekitar 60 nautical miles dari lokasi penindakan.

Selanjutnya, petugas akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk menentukan proses hukum. Dengan langkah ini, TNI AL berharap dapat menimbulkan efek jera serta mencegah pengangkutan nikel ilegal di perairan Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puan Maharani konferensi pers soal Siaga 1 TNI di DPR RI

    Siaga 1 TNI: DPR Minta Penjelasan Panglima TNI

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 232
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Status Siaga 1 TNI menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Komisi I DPR akan meminta penjelasan kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) terkait kebijakan tersebut. Puan menyampaikan hal itu setelah memimpin rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa. Menurut dia, DPR perlu mengetahui secara jelas alasan TNI […]

  • Penyiraman air keras pelajar di Cempaka Putih Jakarta Pusat

    Penyiraman Air Keras Pelajar di Cempaka Putih Diselidiki Polisi

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Penyiraman air keras pelajar kembali memicu keprihatinan publik. Kepolisian menyelidiki insiden kekerasan yang melibatkan pelajar di kawasan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, pada Jumat (6/2) sore. Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan remaja yang berdampak serius pada keselamatan korban. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menyatakan penyidik […]

  • Pembatasan senjata strategis dalam Perjanjian New START

    Perjanjian New START: Rusia Tak Lagi Terikat Kewajiban

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Moskow, duasatunews.com — Perjanjian New START memasuki fase baru setelah pemerintah Rusia menyatakan bahwa mulai 4 Februari para pihak tidak lagi mematuhi kewajiban dan deklarasi simetris. Rusia menegaskan setiap negara kini bebas menentukan langkah lanjutan terkait kebijakan senjata strategis. Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan pernyataan tersebut pada Rabu (4/2). Pemerintah Rusia mengaku telah mengajukan upaya […]

  • Karhutla di Sumatra Meningkat, Manggala Agni Dikerahkan

    Karhutla di Sumatra Meningkat, Manggala Agni Dikerahkan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Karhutla di Sumatra kembali meningkat seiring masuknya musim kemarau. Kementerian Kehutanan mengerahkan tim Manggala Agni untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah rawan, terutama Aceh, Sumatra Utara, dan Riau. Tim Manggala Agni langsung bergerak ke lapangan untuk melakukan pemadaman darat di titik-titik api yang terdeteksi. Petugas meningkatkan patroli rutin dan […]

  • Demokrat bersama Prabowo Diminta Jadi Solusi Bangsa

    Demokrat bersama Prabowo Diminta Jadi Solusi Bangsa

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 391
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menegaskan bahwa Demokrat bersama Prabowo perlu mengambil peran sebagai bagian dari solusi dan kemajuan bangsa. Menurutnya, seluruh elemen politik harus berkontribusi positif dalam menghadapi berbagai tantangan nasional. Pesan SBY untuk Demokrat Bersama Prabowo SBY menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri perayaan Natal nasional Partai […]

  • Soeharto Pahlawan Nasional Presiden kedua Republik Indonesia

    Soeharto dan Gelar Pahlawan Nasional: Analisis Sejarah, Politik, dan Moral

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Saydul La Opua
    • visibility 825
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Presiden Prabowo Subianto menetapkan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 116/TK Tahun 2025 pada 10 November 2025. Keputusan ini segera memicu perdebatan luas di ruang publik dan media nasional. Publik kembali menilai posisi Soeharto dalam sejarah Indonesia, antara prestasi pembangunan dan kontroversi kekuasaan Orde Baru. Soeharto menjabat sebagai Presiden kedua […]

expand_less