Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Proposal Baru Iran Picu Ketegangan, Donald Trump Kecewa Soal Nuklir Tak Dibahas

Proposal Baru Iran Picu Ketegangan, Donald Trump Kecewa Soal Nuklir Tak Dibahas

  • account_circle Reski
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 288
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) — Iran mengajukan proposal negosiasi baru kepada Amerika Serikat. Namun, langkah ini langsung memicu ketidakpuasan Presiden Donald Trump. Pasalnya, Iran tidak memasukkan isu nuklir dalam tahap awal pembahasan.

Fokus Awal pada Stabilitas Kawasan

Pertama, Iran menempatkan pembukaan Selat Hormuz sebagai prioritas utama. Jalur ini memegang peran penting dalam distribusi energi dunia. Oleh karena itu, Teheran ingin memastikan stabilitas kawasan lebih dulu.

Selanjutnya, Iran merencanakan pembahasan nuklir pada tahap lanjutan. Dengan demikian, strategi ini menunjukkan pendekatan bertahap dalam negosiasi.

Iran Perkuat Dukungan Regional

Selain itu, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi активно menggalang dukungan. Ia mengunjungi Pakistan, Oman, dan Rusia dalam waktu singkat.

Melalui langkah ini, Iran berupaya membangun legitimasi politik. Di sisi lain, Teheran juga ingin menekan potensi eskalasi konflik.

AS Tegaskan Syarat Utama

Sementara itu, pemerintah AS menolak pendekatan tersebut. Washington menuntut pembahasan nuklir sejak awal.

Trump menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Bahkan, ia menyatakan tidak akan melanjutkan pertemuan tanpa syarat itu. Dengan kata lain, isu nuklir tetap menjadi prioritas utama AS.

Latar Belakang Kesepakatan Sebelumnya

Di samping itu, situasi ini berkaitan dengan kegagalan Joint Comprehensive Plan of Action. Pada 2018, AS keluar dari kesepakatan tersebut.

Akibatnya, Iran kehilangan jaminan politik dan ekonomi. Selain itu, dukungan dari negara Barat juga melemah secara signifikan.

Strategi Jangka Panjang Iran

Lebih lanjut, pengamat menilai Iran menjalankan strategi jangka panjang. Teheran ingin menghindari ketergantungan pada dinamika politik AS.

Karena itu, Iran memperluas komunikasi dengan negara regional. Dengan langkah ini, Iran berharap dapat memperkuat posisi tawar dalam negosiasi.

Prospek Negosiasi Masih Tidak Pasti

Akhirnya, perbedaan posisi kedua negara masih tajam. Isu nuklir tetap menjadi hambatan utama.

Jika kondisi ini berlanjut, negosiasi berpotensi tertunda. Oleh sebab itu, ketegangan di kawasan Timur Tengah kemungkinan akan terus meningkat.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hutan Sulawesi Tenggara terancam aktivitas tambang

    Hutan Sulawesi Tenggara di Titik Kritis, Ekspansi Tambang Tekan Ruang Hidup Warga

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 744
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Hutan Sulawesi Tenggara kini memasuki fase kritis seiring ekspansi pertambangan yang terus meluas, terutama di sektor nikel. Selama ini, kawasan hutan menopang kehidupan masyarakat melalui sumber air, pangan, dan nilai budaya. Namun demikian, aktivitas industri ekstraktif justru semakin menggerus ruang hidup warga. Di berbagai kabupaten, perusahaan tambang beroperasi dengan membawa narasi pertumbuhan […]

  • Audiensi Komisi V DPRD Jawa Barat bersama Penggiat Keluarga membahas Raperda perlindungan keluarga Jabar di ruang rapat Gedung DPRD Bandung.

    DPRD Jabar Dorong Raperda Perlindungan Keluarga, Fokus Ketahanan di Era Digital

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Raperda perlindungan keluarga Jabar menjadi langkah strategis DPRD Jawa Barat. Kebijakan ini bertujuan memperkuat ketahanan keluarga di tengah arus digital. DPRD juga menargetkan perlindungan anak dari berbagai risiko sosial. Wakil Ketua Komisi V, Siti Muntamah, menegaskan Komisi V menggagas Raperda perlindungan keluarga Jabar sebagai respons atas aspirasi masyarakat. Komisi V akan mengajukan […]

  • investasi Prabowo Korsel pertemuan bisnis Indonesia Korea

    Prabowo Bawa Investasi Rp173 Triliun dari Kunjungan ke Korea

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Prabowo Bawa Investasi senilai Rp173 triliun dari kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan. Nilai tersebut berasal dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pelaku bisnis kedua negara sebesar 10,2 miliar dolar AS. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan capaian tersebut usai menghadiri forum Indonesia–Korea Partnership for Resilient Growth di Seoul. […]

  • Jersei Timnas Indonesia dipamerkan di FIFA Museum Miami bersama replika Trofi Jules Rimet

    Jersei Timnas Indonesia Mejeng di Pameran FIFA Museum Miami, Trofi Jules Rimet Jadi Daya Tarik Utama

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 158
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – FIFA Museum menggelar pameran bertajuk “Unidad – The World’s Game” di Freedom Tower, Miami, selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Pameran ini menghadirkan ratusan koleksi bersejarah sepak bola dunia. Salah satu yang menarik perhatian ialah jersei Timnas Indonesia yang masuk dalam jajaran koleksi 211 federasi anggota FIFA. Manajer Komunikasi FIFA Museum, Patrick Tobler, mengatakan […]

  • post-truth dan framing media membentuk persepsi publik

    POST-TRUTH DAN PERANG FRAMING MEDIA

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 1.194
    • 2Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Era post-truth dan framing media membawa ruang publik memasuki fase baru dalam arus informasi. Pada fase ini, emosi, keyakinan pribadi, dan kepentingan ideologis sering mengalahkan fakta objektif. Publik tidak lagi menilai informasi dari kebenarannya, melainkan dari kesesuaiannya dengan pandangan yang sudah mereka yakini. Post-Truth dan Framing Media dalam Realitas Indonesia Indonesia kini […]

  • konferensi pers APBN Kita penerimaan pajak Februari 2026

    Penerimaan Pajak Februari 2026 Tembus Rp245,1 Triliun,

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 409
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak hingga akhir Februari 2026 mencapai Rp245,1 triliun. Angka tersebut tumbuh 30,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Realisasi itu telah mencapai sekitar 10,4 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Selain pajak, pemerintah juga memperoleh Rp44,9 triliun dari sektor kepabeanan dan cukai. Nilai tersebut setara 13,4 […]

expand_less