Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Kemdiktisaintek Bantah Isu 60 Ribu Mahasiswa Mundur, Data Sebenarnya Hanya 2,8 Persen Tak Daftar Ulang

Kemdiktisaintek Bantah Isu 60 Ribu Mahasiswa Mundur, Data Sebenarnya Hanya 2,8 Persen Tak Daftar Ulang

  • account_circle Reski
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)– Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menepis informasi yang menyebut 60 ribu calon mahasiswa baru (camaba) mundur pada penerimaan mahasiswa tahun 2026. Kementerian meminta masyarakat mengacu pada data resmi agar tidak salah memahami informasi.

Direktur Pembelajaran dan Mahasiswa (Belmawa) Kemdiktisaintek, Beny Bandanadjaja, menjelaskan proses seleksi jalur mandiri masih berlangsung hingga 31 Juli 2026. Karena itu, pemerintah belum memiliki data akhir mengenai jumlah mahasiswa yang melakukan daftar ulang tahun ini.

Beny menegaskan angka 60 ribu berasal dari evaluasi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025. Panitia SNPMB memaparkan data tersebut saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat bersama DPR RI.

Data 2025 Tidak Mencerminkan Seleksi Tahun Ini

Pemerintah menyediakan sekitar 627 ribu kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) pada 2025. Proses seleksi mengisi sekitar 585 ribu kursi.

Panitia sengaja tidak mengisi sekitar 40 ribu kursi karena peserta belum memenuhi standar akademik. Karena itu, angka tersebut tidak menunjukkan adanya puluhan ribu mahasiswa yang mengundurkan diri.

Beny menyebut sekitar 17 ribu calon mahasiswa tidak melanjutkan daftar ulang pada 2025. Jumlah itu hanya sekitar 2,8 persen dari seluruh peserta yang lolos seleksi.

Tiga Alasan Peserta Tidak Melanjutkan Registrasi

Kemdiktisaintek mencatat tiga penyebab utama.

Pertama, sebagian peserta memperoleh program studi yang bukan pilihan utama. Mereka memilih menunggu kesempatan lain.

Kedua, banyak peserta mengikuti seleksi perguruan tinggi kedinasan. Mereka lebih memilih kampus kedinasan karena menawarkan ikatan dinas dan peluang kerja setelah lulus.

Ketiga, persoalan biaya pendidikan membuat sebagian peserta mengurungkan niat melanjutkan kuliah. Beberapa pendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tidak memenuhi syarat sehingga mereka mencari sumber pembiayaan lain.

Kemdiktisaintek Minta Publik Cermati Data Resmi

Kemdiktisaintek mengajak masyarakat memeriksa informasi dari sumber resmi sebelum menyebarkannya. Proses penerimaan mahasiswa baru 2026 masih berlangsung, terutama melalui jalur mandiri.

Kementerian akan merilis data akhir setelah seluruh tahapan seleksi selesai. Data itu akan menunjukkan jumlah mahasiswa baru secara menyeluruh dan akurat.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Longsor dan banjir bandang Cisarua Bandung Barat menimbun rumah warga

    Longsor dan Banjir Bandang Terjang Cisarua Bandung Barat

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 609
    • 0Komentar

    BANDUNG, duasatunews.com – Tim gabungan masih mencari korban bencana longsor dan banjir bandang di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga Sabtu siang, petugas mencatat tujuh orang meninggal dunia. Sejumlah warga lainnya masih hilang. Kapolsek Cisarua A.Y. Yogaswara menyampaikan bencana terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Warga lebih dulu mendengar suara […]

  • GARPEM Sultra Soroti Dugaan Dampak Aktivitas Pertambangan PT Ceria Nugraha Indotama, Desak Pemerintah Bentuk Tim Evaluasi Terpadu

    GARPEM Sultra Soroti Dugaan Dampak Aktivitas Pertambangan PT Ceria Nugraha Indotama, Desak Pemerintah Bentuk Tim Evaluasi Terpadu

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 196
    • 3Komentar

    Kolaka, (duasatunews.com) — Garda Pemuda Sulawesi Tenggara (GARPEM Sultra) mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dugaan dampak aktivitas pertambangan PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Desakan tersebut disampaikan menyusul beredarnya sejumlah dokumentasi foto dan video di media sosial yang memperlihatkan ruas jalan dipenuhi air […]

  • “Semangat kebangkitan nasional dalam upacara Hari Kebangkitan Nasional di Balai Kota Jakarta”

    Sekda DKI Tekankan Semangat Kebangkitan Nasional Hadapi Tantangan Era Digital

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Uus Kuswanto mengajak masyarakat menjaga semangat kebangkitan nasional di tengah perkembangan teknologi digital. Menurut dia, bangsa Indonesia harus mampu menghadapi tantangan baru, termasuk persoalan kedaulatan informasi dan perlindungan generasi muda di ruang digital. Uus menyampaikan hal itu saat memimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional di Balai Kota Jakarta, Rabu. Ia […]

  • Majelis hakim memimpin sidang kasus motif penculikan bank di Pengadilan Militer II-08 Jakarta

    Motif Uang Rp200 Juta di Balik Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank Terungkap di Persidangan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com)-Kasus dengan motif penculikan bank terungkap dalam sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Para terdakwa mengakui uang menjadi pemicu utama aksi yang berujung pada dugaan pembunuhan kepala cabang bank berinisial MIP (37). Fakta persidangan terungkap Terdakwa 1 Serka MN menyatakan menerima Rp150 juta dari Yohannes Joko Pamuntas. Ia menyebut dana itu sebagai bagian awal […]

  • Kejati DKI Sita Kebun Sawit hingga Mobil Mewah Terkait Dugaan Korupsi LPEI Rp 919 Miliar

    Kejati DKI Sita Kebun Sawit hingga Mobil Mewah Terkait Dugaan Korupsi LPEI Rp 919 Miliar

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 572
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menyita aset bernilai ratusan miliar rupiah dalam penyidikan dugaan korupsi pembiayaan ekspor nasional di Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor (LPEI) periode 2015–2023. Langkah tersebut menyusul penetapan empat tersangka baru. Sementara itu, potensi kerugian keuangan negara dalam perkara ini mencapai Rp919 miliar. Aset yang Disita Penyidik Dalam penjelasannya, Asisten […]

  • Hunian Sementara Korban Banjir Bandang Karang Baru

    Hunian Sementara Korban Banjir Bandang Karang Baru

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com –  Pemerintah daerah menempatkan warga terdampak ke hunian sementara korban banjir bandang Karang Baru sebagai bagian dari pemulihan pascabencana. Sebanyak 600 unit hunian sementara tersedia untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal. Proses penempatan warga berlangsung secara bertahap. Petugas lapangan memprioritaskan keluarga yang rumahnya rusak berat atau hanyut akibat banjir bandang. Langkah ini […]

expand_less