Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Mahasiswa Koalisi Pemuda Indonesia Timur Desak Pemerintah Hapus Syarat Desil KIP Kuliah 2026

Mahasiswa Koalisi Pemuda Indonesia Timur Desak Pemerintah Hapus Syarat Desil KIP Kuliah 2026

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT) menggelar aksi damai di depan Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Senin 10 Agustus 2026.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak pemerintah mengevaluasi dan menghapus penggunaan kategori desil sebagai salah satu persyaratan dalam penentuan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2026.

Aturan KIP Kuliah 2026 saat ini masih mencantumkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan batas maksimal desil 4 sebagai salah satu bukti keterbatasan ekonomi calon mahasiswa. Namun, calon mahasiswa yang tidak memenuhi kriteria tersebut masih dapat mengajukan bantuan dengan melampirkan bukti kondisi ekonomi lainnya.

Ketua Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT), Ichi Amahoru, mengatakan KIP Kuliah merupakan program strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.

Menurut Ichi, penerapan persyaratan berbasis desil masih menimbulkan persoalan dalam pelaksanaannya. Ia menilai terdapat calon mahasiswa yang secara nyata membutuhkan bantuan pendidikan, tetapi tidak masuk dalam kategori desil yang dipersyaratkan.

“Masih banyak anak-anak dari Indonesia Timur dan berbagai daerah lainnya yang hidup dalam keterbatasan ekonomi, tetapi tidak terakomodasi dalam data desil. Akibatnya, mereka kehilangan kesempatan memperoleh KIP Kuliah meskipun kondisi keluarganya benar-benar membutuhkan bantuan,” ujar Ichi.

Ia meminta pemerintah memastikan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh kesempatan yang adil untuk mendapatkan KIP Kuliah.

Menurutnya, kondisi ekonomi calon penerima seharusnya menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan kelayakan penerima bantuan pendidikan. Penilaian, kata dia, tidak seharusnya hanya mengacu pada kategori desil dalam data sosial ekonomi.

Sementara itu kordinator lapangan, Edrian saputra. Dalam orasinya, mendesak  pemerintah untuk membuka mekanisme pengaduan dan verifikasi ulang yang mudah diakses, cepat, transparan, serta berpihak kepada calon penerima KIP Kuliah yang memenuhi kriteria secara ekonomi.

“Pemerintah harus membuka mekanisme pengaduan dan verifikasi ulang yang mudah, cepat, transparan, dan berpihak kepada calon mahasiswa tersebut,” ujar edrian.

Edrian mengatakan bahwa mekanisme tersebut diperlukan agar mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu tidak kehilangan kesempatan memperoleh bantuan pendidikan hanya karena tercatat dalam kategori desil yang lebih tinggi.

“Adik-adik kami harus mendapatkan bantuan tanpa terhambat oleh desil. Ada mahasiswa yang berprestasi dan benar-benar tidak mampu, tetapi tercatat dalam desil 5 atau 6. Karena itu, kami meminta agar syarat desil dihapus sehingga tidak menghambat calon mahasiswa yang memang membutuhkan KIP Kuliah,” tegasnya.

Melalui aksi tersebut, mahasiswa meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap penggunaan kategori desil dalam KIP Kuliah 2026. Mereka juga mendesak agar proses verifikasi calon penerima dilakukan secara transparan, objektif, dan berdasarkan kondisi ekonomi calon mahasiswa yang sebenarnya.

Mahasiswa berharap agar pemerintah memastikan kebijakan KIP Kuliah tidak menutup akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu, termasuk mereka yang tidak masuk dalam kategori desil maksimal 4.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa berkebutuhan khusus menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dan kursi roda dari anggota DPR RI Rajiv di SLB ABC YPLAB Bandung Barat.

    Siswa Berkebutuhan Khusus di Bandung Barat Terima Bantuan PIP dan Kursi Roda dari Rajiv

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Windi Anggraini
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Jakarta,{duasatunews.com} Anggota DPR RI Rajiv menyerahkan 50 beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada siswa berkebutuhan khusus di SLB ABC YPLAB, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Bantuan itu menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan inklusif. Rajiv mengatakan bantuan tersebut dapat membantu kebutuhan sekolah sekaligus meningkatkan semangat belajar para siswa. Ia menegaskan setiap anak memiliki […]

  • peserta pelatihan komcad ASN latihan baris berbaris dengan seragam militer

    Kemhan Kirim 2.000 ASN Ikut Pelatihan Komcad untuk Perkuat Nasionalisme

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)-Pelatihan komcad ASN menjadi langkah strategis Kementerian Pertahanan untuk memperkuat bela negara. Dalam program ini, Kemhan mengirim 2.000 ASN dari 49 kementerian dan lembaga ke Monas, Jakarta Pusat. Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan, Gabriel Lema, menjelaskan tujuan kegiatan tersebut. Ia menekankan pembentukan karakter, disiplin, dan semangat nasionalisme. Selain itu, ia juga menilai ASN harus memiliki […]

  • indonesia as kerja sama pertahanan utama di Pentagon

    Indonesia AS Kerja Sama Pertahanan Utama, Perkuat Stabilitas

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – indonesia as kerja sama pertahanan memasuki babak baru setelah Indonesia dan Amerika Serikat sepakat meningkatkan hubungan ke tingkat Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama atau Major Defense Cooperation Partnership (MDCP). Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, bertemu dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, di Pentagon pada Senin (13/4). Dalam pertemuan itu, kedua pihak […]

  • hubungan diplomatik AS Venezuela pertemuan diplomatik

    Hubungan Diplomatik AS Venezuela Mulai Pulih

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Caracas, (duasatunews.com) – Hubungan diplomatik AS Venezuela mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah kedua negara kembali membuka komunikasi resmi beberapa tahun setelah hubungan mereka terputus. Pemulihan hubungan ini menandai babak baru dalam dinamika politik antara Washington dan Caracas yang sebelumnya sempat mengalami ketegangan panjang. Pemerintah Venezuela sebelumnya memutus hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat pada Januari 2019. […]

  • tambang nikel Sultra di kawasan pertambangan Sulawesi Tenggara

    Tambang Nikel Sultra Meningkat, Dampak Lingkungan Menguat

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 434
    • 0Komentar

    KENDARI, (duasatunews.com) – Tambang nikel Sultra terus menunjukkan peningkatan seiring tingginya permintaan komoditas mineral strategis. Seiring dengan itu, masyarakat di sekitar wilayah tambang mulai merasakan dampak nyata berupa kerusakan lingkungan dan infrastruktur, terutama pada akses jalan dan kawasan pesisir. Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi salah satu sentra produksi nikel nasional. Industri tambang menggerakkan ekonomi daerah, membuka […]

  • pembangunan sumur bor bencana oleh TNI

    Presiden Prabowo Nilai Biaya Sumur Bor Rp150 Juta Relatif Murah untuk Air Minum Warga Terdampak Bencana

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 698
    • 0Komentar

    Biaya sumur bor bencana menjadi sorotan publik setelah ramai dibahas warganet. Presiden Prabowo Subianto menilai anggaran Rp100–150 juta per titik masih wajar karena langsung memenuhi kebutuhan air bersih korban bencana. Jakarta, duasatunews.com – Perbincangan warganet soal biaya pengeboran sumur bor di wilayah terdampak bencana menguat di ruang publik. Presiden Prabowo Subianto membahas isu tersebut dalam […]

expand_less