Breaking News
light_mode
Beranda » News » GP Alwashliyah Dukung Sikap Tegas Kepala BP BUMN Dony Oskaria: Desak PT PP Jalankan Restrukturisasi Tanpa Mengorbankan Karyawan

GP Alwashliyah Dukung Sikap Tegas Kepala BP BUMN Dony Oskaria: Desak PT PP Jalankan Restrukturisasi Tanpa Mengorbankan Karyawan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 202
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) — 26 Juli 2026 Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, terkait penataan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

PP GPA mendesak manajemen PT PP (Persero) Tbk untuk menyelaraskan kebijakan internalnya dengan komitmen pemerintah pusat yang menjamin tidak adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dalam agenda restrukturisasi BUMN Karya.

Sekretaris Jenderal PP GPA, H. Saibal Putra, menegaskan bahwa instruksi dari Kepala BP BUMN sudah sangat jelas. Program streamlining atau penciutan entitas BUMN yang ditargetkan tuntas pada tahun 2026 wajib difokuskan pada efisiensi proses bisnis dan penghapusan transaksi berlapis, bukan dengan mengurangi jumlah tenaga kerja.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria sudah bersikap terang benderang tidak ingin ada rakyat yang dizalimi lewat PHK massal di tubuh BUMN. Kami di jajaran pemuda Al Washliyah akan mengawal ketat hal ini. PT PP harus fokus mencari proyek-proyek produktif baru dan merapikan struktur keuangannya bersama Himbara, bukannya mengambil jalan pintas dengan merumahkan karyawan,” ujar Saibal Putra dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Saibal juga mengingatkan dengan keras agar manajemen PT PP tidak mencari kambing hitam atas dampak dari kegagalan strategi masa lalu.

“Jangan karena kesalahan manajemen PT PP dalam pengambilan keputusan strategi perusahaan terdahulu terutama dalam hal pengembangan strategi bisnis yang keliru dan berujung merugikan perusahaan milik negara kemudian karyawan yang dipersalahkan. Jangan jadikan hal ini alasan untuk melakukan pengurangan karyawan tetap. Karyawan adalah aset berharga perusahaan yang harus dilindungi, bukan tumbal dari salah urus manajemen,” tegas Saibal Putra.

Terkait hal tersebut, PP Gerakan Pemuda Al Washliyah mengeluarkan tiga poin penegasan utama:

* Kawal Komitmen Kepala BP BUMN: PP GPA memegang teguh pernyataan Dony Oskaria bahwa seluruh karyawan tidak akan dikurangi dan akan dialihkan ke perusahaan hasil konsolidasi. PT PP beserta anak usahanya wajib mematuhi garis kebijakan tersebut dan tidak melakukan PHK sepihak secara sembunyi-sembunyi.

* Fokus Efisiensi Keuangan, Bukan Pemangkasan SDM: Restrukturisasi BUMN Karya saat ini memasuki fase final dengan dukungan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk memulihkan fundamental keuangan. Berdasarkan perhitungan, beban biaya tenaga kerja jauh lebih kecil dibanding potensi penghematan transaksi korporasi yang mencapai Rp50 triliun. Oleh karena itu, pekerja tidak boleh dijadikan korban akibat inefisiensi manajemen.

* Realokasi ke Lini Bisnis Inti:
Sesuai arahan Danantara, jika ada subholding atau anak usaha PT PP yang dirampingkan, para karyawan harus diserap dan diredistribusikan ke dalam tiga lini bisnis utama, yaitu konstruksi bangunan (building), infrastruktur, serta engineering procurement and construction (EPC).

Lebih lanjut, Saibal Putra mengingatkan manajemen PT PP bahwa jika ada langkah di luar garis kebijakan penataan yang digariskan pemerintah, maka segala prosedur pemutusan kontrak kerja harus tunduk pada hukum positif ketenagakerjaan secara ketat.

Manajemen wajib mematuhi secara penuh Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2021. Hak-hak normatif pekerja seperti Uang Pesangon (UP), Uang Penghargaan Masa Kerja (UPMK), dan Uang Penggantian Hak (UPH) tidak boleh dikurangi sedikit pun.

PP GPA berharap PT PP dapat menjadi contoh pembenahan korporasi yang humanis dan profesional, sejalan dengan visi besar pemerintah dalam memperkuat sektor infrastruktur nasional tanpa mengabaikan kesejahteraan para pekerjanya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Riset Perguruan Tinggi Ditambah Rp4 Triliun

    Anggaran Riset Perguruan Tinggi Ditambah Rp4 Triliun

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 613
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pemerintah menambah anggaran riset perguruan tinggi sebesar Rp4 triliun. Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan ini saat memberikan taklimat kepada para rektor dan guru besar di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1). Presiden Prabowo Perkuat Riset Kampus Sejak awal masa jabatan, Presiden Prabowo menempatkan riset sebagai fondasi pembangunan jangka panjang. Karena itu, pemerintah memperkuat […]

  • Perlindungan Anak Dunia Digital melalui kolaborasi Kementerian PPPA dan 15 kementerian serta lembaga

    Kementerian PPPA Gandeng 15 K/L Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Perlindungan Anak Dunia Digital menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Untuk memperkuat upaya tersebut, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggandeng 15 kementerian dan lembaga (K/L) dalam menjalankan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2025 tentang Peta Jalan Pelindungan Anak di Ranah Dalam Jaringan Tahun […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis Jadi Rp2,916 Juta perGram

    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis Jadi Rp2,916 Juta perGram

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Harga emas Antam hari ini turun tipis pada perdagangan Selasa. Data dari laman resmi Logam Mulia mencatat harga emas batangan sebesar Rp2.916.000 per gram. Sehari sebelumnya, harga emas berada di level Rp2.917.000 per gram. Penurunan harga ini relatif kecil dan belum mengubah arah pergerakan harga emas dalam jangka pendek. Harga Buyback Emas […]

  • Fasilitas pabrik SDM green jobs EV di HLI Green Power untuk produksi baterai kendaraan listrik Indonesia

    Kemnaker Perkuat SDM untuk “Green Jobs”, Sektor EV Jadi Prioritas

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — SDM green jobs EV menjadi fokus utama pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja terampil untuk mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia. Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan kesiapan SDM menjadi kunci transformasi ekonomi hijau. Oleh karena itu, pemerintah mempercepat berbagai program pelatihan. Pertumbuhan EV Dorong Kebutuhan Tenaga Kerja Seiring dengan percepatan ekonomi hijau, […]

  • CORAK PT GKP saat aksi mahasiswa di Jakarta

    Kritik PT. GKP Berujung Pada Tindakan Refresif, (Corak-Konkep): Jangan Bungkam Suara Mahasiswa!!

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Corong Aspirasi Rakyat (CORAK) Konawe Kepulauan (Konkep) mengecam dugaan tindakan represif yang dilakukan oknum petugas keamanan PT Gema Kreasi Perdana (GKP) terhadap mahasiswa. Insiden itu terjadi saat mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor pusat PT GKP di Tower Panin Bank, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Mahasiswa yang tergabung dalam […]

  • Kerusakan lingkungan Sulawesi Tenggara akibat pertambangan

    Sulawesi Tenggara dalam Kacamata Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 622
    • 0Komentar

    Oleh: Adrian Moita, Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Jakarta JAKARTA, (duasatunews.com) – Sebagai mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang kini menempuh pendidikan di Jakarta, saya memandang daerah kelahiran dari jarak yang ironis. Di ibu kota, saya menyaksikan geliat pembangunan, diskursus kebijakan, dan narasi pertumbuhan ekonomi. Namun, ketika menoleh ke kampung halaman, saya justru melihat luka, hutan tergerus, […]

expand_less